Angel Di Maria, Mantan yang Menghantui Real Madrid
Richard Andreas | 19 September 2019 06:00
Bola.net - Angel Di Maria bisa jadi merupakan pemain PSG yang paling gembira usai mengalahkan Real Madrid dengan skor telak 3-0 pada matchday 1 Grup A Liga Champions 2019/20, Kamis (19/9/2019) dini hari WIB. Di Maria membuktikan bahwa mantan pemain bisa menjadi momok.
Betapa tidak, penyerang Argentina ini mencetak dua dari tiga gol PSG pada laga tersebut. Dua gol ini penting, tercipta di menit ke-14 dan ke-33. Lalu dilengkapi dengan gol Thomas Meunier di ujung laga.
Sebelum pertandingan ini, Madrid sudah diwanti-wanti untuk menghadapi kutukan mantan pemain mereka. Terbukti, Di Maria tampil impresif, seakan-akan ingin membuat Madrid menyesal karena melepasnya begitu saja beberapa tahun lalu.
Pelatih PSG, Thomas Tuchel menjelaskan performa apik Di Maria. Baca ulasan selengkapnya di bawah ini ya, Bolaneters!
Kaki Kiri Di Maria
Tuchel mengaku tidak terkejut dengan penampilan Di Maria. Dia tahu Di Maria bisa tampil apik pada pertandingan dengan level tinggi. Pergerakan apik Di Maria yang membuat gol-gol itu bisa tercipta.
"Di Maria sudah membuktikan bertahun-tahun bahwa dia bisa memberikan performa sebaik ini. Kaki kirinya luar biasa. Dia memiliki statistik istimewa bersama kami dan dia selalu menjadi penentu dengan gol-gol dan assists-nya," tutur Tuchel di UEFA.com.
"Saat bertahan, dia juga sangat kuat dan rendah hati. Dia bisa menutup ruang gerak Carvajal dan bekerja sama dengan Bernat di sisi kiri dengan sangat baik."
Sempurna
Di Maria sendiri merasa kemenangan itu memang sempurna, melawan mantan klub. Dia bekerja keras, lebih dari biasanya, untuk mengisi ruang yang ditinggalkan trio penyerang utama PSG. Sebab itu, Di Maria merasa kemenangan itu sangat memuaskan.
"Kami bekerja keras dan hasil akhirnya sempurna. Kami banyak berlari dan kami layak mendapatkan kemenangan ini. Kami tetap harus memetik kemenangan dengan atau tanpa Neymar, Mbappe, dan Edi [Cavani]]," kata Di Maria.
"Kami harus terus bekerja keras dengan cara positif ini dan tetap fokus di setiap pertandingan, sebab laga-laga seperti ini memang sangat penting," tutupnya.
Sumber: UEFA
Baca ini juga ya!
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Tempat Menonton Juventus vs Benfica 22 Januari 2026, Streaming UCL di Vidio
Liga Champions 21 Januari 2026, 16:59
-
Kalahkan Inter dan Kunci 16 Besar UCL: Arsenal Kirim Pesan Kuat!
Liga Champions 21 Januari 2026, 16:09
-
Siaran Langsung Liga Champions: Juventus vs Benfica, Kick Off Jam 03.00 WIB
Liga Champions 21 Januari 2026, 15:56
LATEST UPDATE
-
Bayangan Starting XI Timnas Indonesia di FIFA Series 2026: Ujian Awal John Herdman
Tim Nasional 21 Januari 2026, 20:56
-
Seri Ketiga Proliga 2026: Bandung bjb Tandamata Bidik Sapu Bersih di Rumah Sendiri
Voli 21 Januari 2026, 20:45
-
Live Streaming Newcastle vs PSV - Link Nonton Liga Champions/UCL di Vidio
Liga Champions 21 Januari 2026, 20:00
-
Live Streaming Marseille vs Liverpool - Link Nonton Liga Champions/UCL di Vidio
Liga Champions 21 Januari 2026, 20:00
-
Live Streaming Juventus vs Benfica - Link Nonton Liga Champions/UCL di Vidio
Liga Champions 21 Januari 2026, 20:00
-
Live Streaming Chelsea vs Pafos - Link Nonton Liga Champions/UCL di Vidio
Liga Champions 21 Januari 2026, 20:00
-
Live Streaming Slavia Praha vs Barcelona - Link Nonton Liga Champions/UCL di Vidio
Liga Champions 21 Januari 2026, 20:00
-
Live Streaming Atalanta vs Athletic Club - Link Nonton Liga Champions/UCL di Vidio
Liga Champions 21 Januari 2026, 20:00
LATEST EDITORIAL
-
9 Pemain yang Pernah Bermain untuk Inter Milan dan Arsenal
Editorial 20 Januari 2026, 14:06
-
6 Bek Tengah yang Bisa Datangkan Liverpool Setelah Kehilangan Marc Guehi
Editorial 20 Januari 2026, 13:05
-
5 Pemain Liverpool yang Bisa Ikuti Jurgen Klopp ke Real Madrid
Editorial 19 Januari 2026, 12:24
-
4 Bek Tengah yang Bisa Jadi Target Chelsea di Bursa Januari: Ada Eks Real Madrid
Editorial 19 Januari 2026, 12:06









