Arsenal Diunggulkan di Emirates, Namun Harus Waspadai Ancaman Grimaldo dari Leverkusen

Aga Deta | 17 Maret 2026 20:23
Arsenal Diunggulkan di Emirates, Namun Harus Waspadai Ancaman Grimaldo dari Leverkusen
Selebrasi Viktor Gyokeres dkk. dalam laga Liga Inggris 2025/2026 antara Arsenal vs Everton, Minggu (15/3/2026). (c) AP Photo/Kin Cheung

Bola.net - Arsenal akan menjamu Bayer Leverkusen di London Utara pada leg lanjutan babak 16 besar Liga Champions. Pertandingan ini diperkirakan berlangsung sengit karena kedua tim masih memiliki peluang yang sama.

Pada pertemuan pertama, Arsenal nyaris mengalami kekalahan. Gol penalti Kai Havertz di menit akhir menyelamatkan The Gunners dari hasil buruk.

Advertisement

Hasil tersebut membuat agregat pertandingan masih terbuka. Kedua tim kini akan berusaha memaksimalkan peluang pada laga di Emirates Stadium pada Rabu (18/3/2026) dini hari WIB.

Arsenal datang dengan kepercayaan diri tinggi berkat performa kandang yang impresif. Namun Leverkusen tetap memiliki sejumlah pemain yang mampu memberikan ancaman serius.

1 dari 5 halaman

Arsenal Tangguh di Emirates Stadium

Arsenal Tangguh di Emirates Stadium

Selebrasi Gabriel usai Arsenal mencetak gol penalti Kai Havertz ke gawang Bayer Leverkusen di leg pertama 16 besar Liga Champions, 12 Maret 2026. (c) AP Photo/Martin Meissner

Arsenal menunjukkan performa yang sangat kuat di kandang sepanjang Liga Champions musim 2025/2026. Tim asuhan Mikel Arteta selalu menang dalam empat laga kandang mereka.

Dalam empat pertandingan tersebut, Arsenal mencetak 12 gol dan hanya kebobolan tiga kali. Catatan tersebut menunjukkan dominasi mereka di Emirates Stadium.

Selain itu, Arsenal juga selalu mencetak gol dalam sembilan pertandingan Liga Champions musim ini. Konsistensi tersebut membuat mereka menjadi salah satu tim paling produktif.

Meski demikian, Leverkusen bukan lawan yang mudah dikalahkan. Klub Bundesliga itu hanya sekali kalah saat bermain tandang di kompetisi Eropa musim ini.

2 dari 5 halaman

Rekor Pertemuan yang Menguntungkan Arsenal

Rekor Pertemuan yang Menguntungkan Arsenal

Aksi pemain muda Arsenal, Max Dowman saat melawan Everton, 15 Maret 2026 pada laga lanjutan Liga Inggris. (c) AP Photo/Kin Cheung

Pendukung Arsenal memiliki alasan untuk optimistis melihat sejarah pertemuan kedua tim. Pada satu satunya duel dua leg sebelumnya, Arsenal mampu keluar sebagai pemenang.

Pertemuan tersebut terjadi pada tahun 2002 di Liga Champions. Setelah bermain imbang 1-1 di BayArena, Arsenal menang 4-1 di London.

Leverkusen juga memiliki catatan kurang baik pada fase ini. Mereka belum pernah lolos dari enam kesempatan sebelumnya di babak 16 besar Liga Champions.

Namun tim asal Jerman itu tetap memiliki modal positif. Mereka tidak terkalahkan dalam tiga pertandingan terakhir di fase gugur kompetisi Eropa.

3 dari 5 halaman

Alejandro Grimaldo Jadi Ancaman Utama

Alejandro Grimaldo Jadi Ancaman Utama

Pemain Olympiacos Lorenzo Pirola (kiri) berebut bola dengan pemain Bayer Leverkusen Alejandro Grimaldo pada di play-off Liga Champions antara Leverkusen vs Olympiacos , 24 Februari 2026 (c) Rolf Vennenbernd/dpa via AP

Arsenal perlu memberi perhatian khusus kepada Alejandro Grimaldo. Bek kiri asal Spanyol itu menjadi salah satu pemain paling berbahaya di Leverkusen.

Grimaldo memimpin statistik peluang tercipta bagi timnya di Liga Champions musim ini dengan 26 kesempatan. Ia juga mencatat 20 tembakan ke gawang lawan.

Selain itu, Grimaldo telah memberikan tiga assist dan mencetak empat gol. Catatan tersebut membuatnya menjadi salah satu pemain paling produktif di tim.

Pada pertemuan pertama, Grimaldo juga berperan penting. Ia memberikan assist untuk gol penyama kedudukan yang dicetak Robert Andrich.

4 dari 5 halaman

Gol Pertama Bisa Menentukan Pertandingan

Gol Pertama Bisa Menentukan Pertandingan

Starting XI Arsenal dalam laga versus Bayer Leverkusen di leg pertama 16 besar Liga Champions 2025/2026, Kamis (12/3/2026). (c) AP Photo/Martin Meissner

Pertandingan ini berpotensi ditentukan oleh gol pertama. Statistik menunjukkan kedua tim sangat bergantung pada momen tersebut.

Arsenal sering mencetak gol pada fase akhir pertandingan. Namun mereka juga mampu memulai laga dengan agresif.

Leverkusen memiliki kelemahan pada awal pertandingan. Mereka beberapa kali kebobolan dalam 15 menit pertama laga.

Namun tim asal Jerman itu biasanya tampil lebih baik setelah jeda babak pertama. Karena itu, kedua tim akan berusaha mencetak gol lebih dulu untuk mengontrol jalannya pertandingan.

Sumber: Flashscore

5 dari 5 halaman

Klasemen Liga Champions 2025/2026

LATEST UPDATE