Ballack: Bayern Lebih Favorit Juara
Editor Bolanet | 18 Mei 2012 18:30
- Mantan gelandang dan Bayern Munich, Michael Ballack menjagokan raksasa Bundesliga itu akan keluar sebagai juara di final Liga Champions akhir pekan ini.
Pemain berusia 35 tahun itu yang kini membela Bayer Leverkusen, merupakan bagian dari skuad The Blues yang harus rela menerima kekalahan di final yang sama tahun 2008 silam, dan juga di tahun 2001 kala masih bermain di bawah panji Leverkusen.
Ballack menghabiskan empat musim di masing-masing finalis tahun ini tersebut dan meski ia mengakui kekuatan Chelsea, mantan kapten Jerman itu lebih merasa FC Hollywood punya keuntungan lebih.
Tentu saja Chelsea bisa menghadirkan kejutan - mereka sudah melakukannya lawan , tukas Ballack pada Chelsea TV.
Semuanya tampak seperti Bayern yang favorit, mereka bermain di kandang yang merupakan keuntungan besar di final. Mereka mendepak Real Madrid di semifinal dan meski itu lewat dua laga yang ketat, mereka pantas mendapatkannya.
Mereka punya tim bagus dan masuk final dua tahun lalu, ketika mereka kalah dari Inter Milan, jadi mereka sangatlah lapar, sambungnya.
Tapi Chelsea paham kekuatan dan kualitasnya. Mereka melalui musim yang sulit, namun dalam beberapa pekan terakhir, mereka sudah menunjukkan apa yang bisa mereka lakukan. Mereka bermain benar-benar sesuai dengan apa yang harus mereka lakukan demi menang, dan mereka masih punya kualitas luar biasa. (sun/row)
Pemain berusia 35 tahun itu yang kini membela Bayer Leverkusen, merupakan bagian dari skuad The Blues yang harus rela menerima kekalahan di final yang sama tahun 2008 silam, dan juga di tahun 2001 kala masih bermain di bawah panji Leverkusen.
Ballack menghabiskan empat musim di masing-masing finalis tahun ini tersebut dan meski ia mengakui kekuatan Chelsea, mantan kapten Jerman itu lebih merasa FC Hollywood punya keuntungan lebih.
Tentu saja Chelsea bisa menghadirkan kejutan - mereka sudah melakukannya lawan , tukas Ballack pada Chelsea TV.
Semuanya tampak seperti Bayern yang favorit, mereka bermain di kandang yang merupakan keuntungan besar di final. Mereka mendepak Real Madrid di semifinal dan meski itu lewat dua laga yang ketat, mereka pantas mendapatkannya.
Mereka punya tim bagus dan masuk final dua tahun lalu, ketika mereka kalah dari Inter Milan, jadi mereka sangatlah lapar, sambungnya.
Tapi Chelsea paham kekuatan dan kualitasnya. Mereka melalui musim yang sulit, namun dalam beberapa pekan terakhir, mereka sudah menunjukkan apa yang bisa mereka lakukan. Mereka bermain benar-benar sesuai dengan apa yang harus mereka lakukan demi menang, dan mereka masih punya kualitas luar biasa. (sun/row)
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
LATEST UPDATE
-
Piala Dunia 2026: Haruskah Belanda Takut pada Alexander Isak?
Piala Dunia 18 Juni 2026, 15:54
-
Inggris Akhirnya Usir 'Hantu' yang Menempel Selama 24 Tahun!
Piala Dunia 18 Juni 2026, 15:45
-
Imam Sudjarwo Lepas Timnas Voli Putra Indonesia dan Putri U-18
Voli 18 Juni 2026, 15:10
-
Prediksi Piala Dunia 2026: Brasil vs Haiti 20 Juni 2026
Piala Dunia 18 Juni 2026, 14:26
-
Prediksi Piala Dunia 2026: Turki vs Paraguay 20 Juni 2026
Piala Dunia 18 Juni 2026, 14:03
-
Man of the Match Uzbekistan vs Kolombia: Luis Diaz
Piala Dunia 18 Juni 2026, 12:27
-
BRI Region 13 Malang Salurkan 125 Paket Sembako Melalui Majelis Agung GKJW
News 18 Juni 2026, 12:14
LATEST EDITORIAL
-
6 Kemenangan Terbesar dalam Sejarah Piala Dunia
Editorial 15 Juni 2026, 16:55
-
10 Target Transfer Arsenal yang Patut Dipantau di Piala Dunia 2026
Editorial 12 Juni 2026, 14:41
-
10 Negara dengan Koleksi Trofi Mayor Terbanyak, Argentina Ungguli Brasil
Editorial 11 Juni 2026, 14:28














