
Bola.net - Timnas Inggris membuka perjalanan mereka di Piala Dunia 2026 dengan kemenangan yang tidak hanya menghasilkan tiga poin. Sukses menumbangkan Kroasia dengan skor 4-2 juga membawa makna yang jauh lebih besar bagi The Three Lions.
Pada laga Grup L yang berlangsung di AT&T Stadium, Arlington, Inggris menunjukkan karakter kuat untuk mengatasi perlawanan Kroasia. Setelah dua kali kehilangan keunggulan di babak pertama, pasukan Thomas Tuchel bangkit dan mengunci kemenangan pada paruh kedua pertandingan.
Harry Kane menjadi tokoh utama lewat dua gol yang dicetaknya sebelum jeda. Sementara itu, Jude Bellingham dan Marcus Rashford menyempurnakan kemenangan yang membuat Inggris memuncaki klasemen sementara Grup L.
Di balik pesta gol tersebut, tersimpan sebuah catatan penting yang telah lama dinanti publik Inggris. Kemenangan atas Kroasia menjadi jawaban atas kritik yang terus menghantui mereka selama lebih dari dua dekade terakhir.
Mengakhiri Kutukan Lawan Tim Elite Dunia

Selama bertahun-tahun, Inggris seperti diikuti 'hantu' karena kesulitan mengalahkan tim-tim elite pada putaran final turnamen besar. Kritik tersebut semakin menguat pada era Gareth Southgate meskipun Inggris beberapa kali mampu melangkah jauh.
Pada Piala Dunia 2018, Kroasia menjadi tim yang menghentikan langkah Inggris di semifinal. Empat tahun kemudian, Prancis menyingkirkan mereka pada perempat final Piala Dunia 2022.
Meski Southgate berhasil membangun kembali fondasi tim nasional setelah kegagalan di Piala Dunia 2014 dan Euro 2016, satu pertanyaan tetap muncul. Mampukah Inggris mengalahkan lawan-lawan besar ketika tekanan turnamen mencapai puncaknya?
Kemenangan atas Kroasia memberikan jawaban yang selama ini dicari para pendukung Inggris. The Three Lions akhirnya membuktikan bahwa mereka mampu menaklukkan tim papan atas dunia pada panggung terbesar sepak bola internasional.
Tuchel Bangun Kepercayaan Diri Baru Inggris

Hasil di Arlington seolah membuat Inggris mengusir hantu yang menempel selama 24 tahun. Inggris akhirnya meraih kemenangan Piala Dunia atas tim yang berada di peringkat 15 besar FIFA untuk pertama kalinya sejak mengalahkan Argentina pada edisi 2002.
Sejak kemenangan atas Argentina yang saat itu menempati peringkat ketiga dunia, Inggris menjalani sembilan pertandingan Piala Dunia melawan tim-tim elite tanpa satu pun kemenangan. Dalam periode tersebut, mereka menelan enam kekalahan dan hanya mampu meraih hasil imbang dalam beberapa kesempatan.
Memang, Kroasia saat ini tidak lagi berada pada level yang sama seperti ketika mencapai final Piala Dunia 2018. Namun, tim yang menempati peringkat ke-11 FIFA itu tetap merupakan lawan tangguh yang sarat pengalaman di turnamen besar.
Karena itu, kemenangan 4-2 ini layak mendapat apresiasi tinggi. Selain mengamankan posisi yang kuat di Grup L, Inggris juga berhasil menghapus salah satu beban psikologis terbesar yang selama ini membayangi perjalanan mereka di Piala Dunia.
Sumber: Sportbible
Baca Ini Juga
- Inggris Vs Kroasia: Ini Kata-kata Tuchel yang Bikin The Three Lions Comeback Lawan Vatreni
- Prediksi Piala Dunia 2026: Brasil vs Haiti 20 Juni 2026
- Prediksi Piala Dunia 2026: Turki vs Paraguay 20 Juni 2026
- Fenomena Sepatu Pink di Piala Dunia 2026: Sekadar Gaya atau Ada Maksud Khusus?
- Thierry Henry Sentil Ego Cristiano Ronaldo: Portugal yang Harus Cetak Gol, Bukan Anda!
Advertisement
Berita Terkait
-
Piala Dunia 18 Juni 2026 15:54Piala Dunia 2026: Haruskah Belanda Takut pada Alexander Isak?
-
Piala Dunia 18 Juni 2026 15:45Inggris Akhirnya Usir 'Hantu' yang Menempel Selama 24 Tahun!
-
Piala Dunia 18 Juni 2026 14:26Prediksi Piala Dunia 2026: Brasil vs Haiti 20 Juni 2026
LATEST UPDATE
-
Piala Dunia 18 Juni 2026 15:54Piala Dunia 2026: Haruskah Belanda Takut pada Alexander Isak?
-
Piala Dunia 18 Juni 2026 15:45Inggris Akhirnya Usir 'Hantu' yang Menempel Selama 24 Tahun!
BERITA LAINNYA
-
piala dunia 18 Juni 2026 15:54Piala Dunia 2026: Haruskah Belanda Takut pada Alexander Isak?
-
piala dunia 18 Juni 2026 14:26Prediksi Piala Dunia 2026: Brasil vs Haiti 20 Juni 2026
-
piala dunia 18 Juni 2026 14:03Prediksi Piala Dunia 2026: Turki vs Paraguay 20 Juni 2026
SOROT
-
Liputan6 18 Juni 2026 17:34Qodari Sebut 95% Ojol Tak Terdampak Kenaikan Pertamax
-
Liputan6 18 Juni 2026 17:21Korban Penipuan Hanania Travel Diduga Tembus 3.000 Orang
-
Liputan6 18 Juni 2026 16:47Dukun Buka Aura yang Gasak Emas Warga Tegal Alur Ditangkap
-
Liputan6 18 Juni 2026 16:02Prabowo Beri Arahan Ekonomi Indonesia ke Pimpinan Bank Himbara
-
Liputan6 18 Juni 2026 15:30Mentan Temui Prabowo, Bahas Harga Sawit
MOST VIEWED
HIGHLIGHT
4 Striker Incaran Barcelona untuk Era Baru Hansi F...
5 Pemain yang Bisa Direkrut Liverpool Setelah Penu...
6 Transfer yang Bisa Membawa Manchester United Jua...
3 Pemain Bournemouth yang Bisa Dibawa Andoni Iraol...
4 Bek Top yang Jadi Target Real Madrid pada Bursa ...
Man United atau Fenerbahce? 5 Klub yang Bisa Jadi ...
Arsenal Cari Winger Kiri Baru, Ini 5 Kandidatnya















:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8231736/original/082184600_1781092165-DSC02067.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8262306/original/050234700_1781778082-1001242583.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8262232/original/038033900_1781776040-IMG-20260618-WA0006.v1.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5386433/original/064295900_1761008005-8.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8262134/original/070981200_1781772017-IMG_4358.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8262110/original/051945500_1781771206-Timnas_MLBB_Indonesia_Asian_Games_2026.jpg)

