Bayern Beri Barca Pelajaran Tiki-Taka
Editor Bolanet | 25 Juli 2013 02:03
- Bayern Munich menundukkan 2-0 dalam ajang Uli Hoeness Cup 2013. Tampil dengan skuad seadanya dan hanya ditemani asisten pelatih Jordi Roura, Barcelona dipaksa bertekuk lutut di Jerman. Bayern racikan Josep Guardiola, yang menerapkan gaya tiki-taka ketika masih melatih Blaugrana, pun seolah memberi pelajaran berharga bagi sang raksasa Catalan.
Di Allianz Arena, Rabu (24/7), Bayern unggul segalanya, baik penguasaan bola maupun jumlah tembakan ke gawang, dan memastikan kemenangan lewat gol kapten Philipp Lahm serta striker pengganti Mario Mandzukic. Ironis bagi Barcelona. Pasalnya, selama ini, penguasaan bola selalu identik dengan permainan mereka. Namun, sepertinya itu bisa dimaklumi jika melihat skuad yang ada.
Laga ini memang hanya bertajuk friendly dan skuad yang disiapkan pun bukan skuad terkuat. Namun, 71.000 penonton yang memadati Allianz Arena membuktikan bahwa duel Bayern kontra Barcelona tetaplah memiliki gengsi tersendiri.
Barcelona terbang ke Munich tanpa dan 11 pemain utamanya yang tampil di Piala Konfederasi beberapa waktu lalu, sedangkan Bayern memiliki skuad lebih komplet.
Toni Kroos dan eks Barcelona Thiago Alcantara dipercaya Guardiola untuk mengawal lini tengah timnya sejak menit awal, sementara Lionel Messi jadi ancaman utama di barisan depan Barcelona.
Bayern mengambil inisiatif serangan. Setelah menekan dengan gencar di awal-awal laga lewat tendangan Kroos serta akselerasi Franck Ribery dan Robben, Bayern sukses memecah kebuntuan di menit 14. Gol pembuka itu tercipta lewat sundulan Lahm, yang melakukan overlap sampai depan gawang dan berhasil meneruskan crossing jitu Ribery tanpa bisa dihentikan oleh Pinto di bawah mistar.
Barcelona coba membalas. Namun, duet Kroos dan Thiago di lini tengah Bayern lebih sanggup mengontrol permainan daripada para gelandang pelapis sang raksasa Catalan. Peluang lalu didapat Barcelona lewat Sergi Roberto, Cristian Tello, dan tendangan bebas Messi, tapi tak ada yang berbuah angka.
Sepanjang babak pertama, lini belakang racikan Guardiola tampil baik dalam mengantisipasi serta meredam setiap tembakan pemain Barcelona ke gawang Manuel Neuer, dan skor 1-0 pun bertahan hingga jeda.
Babak kedua dimulai dengan pergantian tiga pemain di kubu Bayern, yakni kiper Tom Starke, winger Xherdan Shaqiri dan Mandzukic untuk Neuer, Robben serta Thomas Muller. Barcelona sendiri mengganti seluruh starter mereka.
Di tengah jalan, Luiz Gustavo, Daniel van Buyten, Bastian Schweinsteiger, serta rekrutan baru Jan Kirchhoff dan Diego Contento juga mendapat kesempatan untuk turun ke lapangan.
Di menit 86, keunggulan Bayern bertambah setelah Mandzukic sukses menuntaskan crossing rendah Contento dari sisi kanan pertahanan Barcelona. Skor berubah jadi 2-0, dan itu bertahan sampai peluit panjang.
Kalau melihat statistik laga (via bundesliga.com, Bayern harusnya bisa menang dengan selisih skor lebih telak. Guardiola harus lebih mematangkan lagi penyelesaian akhir pasukannya.
Dengan sembilan kemenangan dalam sembilan laga pramusim sejauh ini, Bayern bisa dibilang sudah sangat siap untuk menyambut musim 2013/14. Lawan Bayern selanjutnya, 27 Juli, adalah Borussia Dortmund dalam ajang DFL-Supercup di Signal Iduna Park.
Sementara itu, Barcelona baru melakoni uji coba pertamanya. Masih ada beberapa laga lagi untuk mematangkan persiapan, khususnya dengan skuad lengkap dan sosok pelatih baru Gerardo Martino di bench mereka.
Barcelona mungkin memilih lawan yang salah untuk mengawali pramusim ini. Berikutnya, Barcelona menuju Oslo untuk menghadapi Valerenga dan pasti berharap bisa meraih hasil yang lebih positif di Norwegia.
Starting XI Bayern: Neuer, Rafinha, Boateng, Dante, Alaba, Lahm, Kroos, Thiago, Robben, Ribery, Muller.
Di Allianz Arena, Rabu (24/7), Bayern unggul segalanya, baik penguasaan bola maupun jumlah tembakan ke gawang, dan memastikan kemenangan lewat gol kapten Philipp Lahm serta striker pengganti Mario Mandzukic. Ironis bagi Barcelona. Pasalnya, selama ini, penguasaan bola selalu identik dengan permainan mereka. Namun, sepertinya itu bisa dimaklumi jika melihat skuad yang ada.
Laga ini memang hanya bertajuk friendly dan skuad yang disiapkan pun bukan skuad terkuat. Namun, 71.000 penonton yang memadati Allianz Arena membuktikan bahwa duel Bayern kontra Barcelona tetaplah memiliki gengsi tersendiri.
Barcelona terbang ke Munich tanpa dan 11 pemain utamanya yang tampil di Piala Konfederasi beberapa waktu lalu, sedangkan Bayern memiliki skuad lebih komplet.
Toni Kroos dan eks Barcelona Thiago Alcantara dipercaya Guardiola untuk mengawal lini tengah timnya sejak menit awal, sementara Lionel Messi jadi ancaman utama di barisan depan Barcelona.
Bayern mengambil inisiatif serangan. Setelah menekan dengan gencar di awal-awal laga lewat tendangan Kroos serta akselerasi Franck Ribery dan Robben, Bayern sukses memecah kebuntuan di menit 14. Gol pembuka itu tercipta lewat sundulan Lahm, yang melakukan overlap sampai depan gawang dan berhasil meneruskan crossing jitu Ribery tanpa bisa dihentikan oleh Pinto di bawah mistar.
Barcelona coba membalas. Namun, duet Kroos dan Thiago di lini tengah Bayern lebih sanggup mengontrol permainan daripada para gelandang pelapis sang raksasa Catalan. Peluang lalu didapat Barcelona lewat Sergi Roberto, Cristian Tello, dan tendangan bebas Messi, tapi tak ada yang berbuah angka.
Sepanjang babak pertama, lini belakang racikan Guardiola tampil baik dalam mengantisipasi serta meredam setiap tembakan pemain Barcelona ke gawang Manuel Neuer, dan skor 1-0 pun bertahan hingga jeda.
Babak kedua dimulai dengan pergantian tiga pemain di kubu Bayern, yakni kiper Tom Starke, winger Xherdan Shaqiri dan Mandzukic untuk Neuer, Robben serta Thomas Muller. Barcelona sendiri mengganti seluruh starter mereka.
Di tengah jalan, Luiz Gustavo, Daniel van Buyten, Bastian Schweinsteiger, serta rekrutan baru Jan Kirchhoff dan Diego Contento juga mendapat kesempatan untuk turun ke lapangan.
Di menit 86, keunggulan Bayern bertambah setelah Mandzukic sukses menuntaskan crossing rendah Contento dari sisi kanan pertahanan Barcelona. Skor berubah jadi 2-0, dan itu bertahan sampai peluit panjang.
Kalau melihat statistik laga (via bundesliga.com, Bayern harusnya bisa menang dengan selisih skor lebih telak. Guardiola harus lebih mematangkan lagi penyelesaian akhir pasukannya.
Dengan sembilan kemenangan dalam sembilan laga pramusim sejauh ini, Bayern bisa dibilang sudah sangat siap untuk menyambut musim 2013/14. Lawan Bayern selanjutnya, 27 Juli, adalah Borussia Dortmund dalam ajang DFL-Supercup di Signal Iduna Park.
Sementara itu, Barcelona baru melakoni uji coba pertamanya. Masih ada beberapa laga lagi untuk mematangkan persiapan, khususnya dengan skuad lengkap dan sosok pelatih baru Gerardo Martino di bench mereka.
Barcelona mungkin memilih lawan yang salah untuk mengawali pramusim ini. Berikutnya, Barcelona menuju Oslo untuk menghadapi Valerenga dan pasti berharap bisa meraih hasil yang lebih positif di Norwegia.
Starting XI Bayern: Neuer, Rafinha, Boateng, Dante, Alaba, Lahm, Kroos, Thiago, Robben, Ribery, Muller.
Cadangan: Starke, Van Buyten, Mandzukic, Shaqiri, Pizarro, Kirchhoff, Weiser, Contento, Luiz Gustavo, Schweinsteiger, Hojbjerg, Can.
Starting XI Barcelona: Pinto, Montoya, Bartra, Mascherano, Adriano, Dos Santos, Song, Sergi Roberto, Alexis, Messi, Tello.
Cadangan: Olazabal, Gomez, Ilie, Jordi Quintilla, Kiko Femenia, Espinosa, Roman, Dani Nieto, Planas, Patric, Samper.
Statistik Bayern - Barcelona
Ball possession: 65% - 35%
Shot: 12 - 4
Corner: 2 - 1
Goal: 2 - 0. (bola/gia)
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Bawa Semangat Blaugrana di Setiap Transaksi, Intip Benefit Kartu Debit BRI FC Barcelona
Lain Lain 13 September 2026, 20:00
-
Lionel Messi Cetak Gol ke-99, Inter Miami Gagal Menang di Injury Time
Bola Dunia Lainnya 13 September 2026, 09:22
-
Prediksi Elversberg vs Bayern 13 September 2026
Bundesliga 12 September 2026, 22:06
-
Prediksi Levante vs Barcelona 13 September 2026
Liga Spanyol 12 September 2026, 20:13
-
Liverpool Tak Punya Opsi 55 Juta Euro untuk Ronald Araujo
Liga Inggris 12 September 2026, 16:45
LATEST UPDATE
-
Prediksi Elche vs Madrid 16 September 2026
Liga Spanyol 15 September 2026, 04:23
-
Prediksi Ipswich vs Arsenal 16 September 2026
Liga Inggris 15 September 2026, 04:16
-
Man of the Match Inter vs Udinese: Marcus Thuram
Liga Italia 15 September 2026, 04:06
-
Prediksi Liverpool vs Tottenham 16 September 2026
Liga Inggris 15 September 2026, 04:04
-
Hasil Inter vs Udinese: Comeback Gila! Tertinggal 0-2, Nerazzurri Menang 5-3
Liga Italia 15 September 2026, 03:45
-
Elliot Anderson Puji Bintang MU Ini: Dia Pemain Top!
Liga Inggris 15 September 2026, 00:13
-
Juventus Ngidam Super-sub Arsenal Ini?
Liga Italia 14 September 2026, 23:42
-
Kalah di Derby Manchester, MU Janji Bakal Lekas Bangkit!
Liga Inggris 14 September 2026, 23:30
-
Baru Menang Sekali di EPL 2026/2027, Nasib Michael Carrick di MU Masih Aman?
Liga Inggris 14 September 2026, 23:08
-
Bukan Haaland, Dua Pemain Ini Dinilai Berjasa Besar Hantarkan Man City Kalahkan MU!
Liga Inggris 14 September 2026, 20:40
-
Shin Tae-yong Kirim Pesan Penting usai Persija Sapu Bersih 2 Laga Awal BRI Super League
Bola Indonesia 14 September 2026, 20:19
-
Menuju MotoGP Mandalika 2026, Pertamina Bawa Atmosfer Balap Lebih Dekat ke Masyarakat Indonesia
Otomotif 14 September 2026, 19:51
LATEST EDITORIAL
-
Bukan Cuma Ronaldo, 3 Pemain Ini Juga Pernah Membela Real Madrid dan Inter Milan
Editorial 8 September 2026, 20:58
-
Robert Sanchez Blunder Lagi, 5 Kiper Ini Bisa Jadi Solusi Chelsea
Editorial 27 Agustus 2026, 14:00
-
5 Pemain Manchester United yang Pernah Memakai Nomor 20 Sebelum Carlos Baleba
Editorial 26 Agustus 2026, 12:06
-
4 Klub yang Bisa Jadi Pelabuhan Nicolas Jackson, Aston Villa Paling Berpeluang?
Editorial 25 Agustus 2026, 11:33



