Bayern Munchen dan Akhir Perlawanan Celtic: Satu Gol di Ujung Waktu, Satu Tiket ke 16 Besar
Gia Yuda Pradana | 19 Februari 2025 11:34
Bola.net - Bayern Munchen meladeni Celtic di Allianz Arena dengan modal kemenangan tipis 2-1 dari leg pertama. Mereka difavoritkan untuk melaju ke babak 16 besar Liga Champions.
Namun, Celtic tidak datang untuk menyerah begitu saja. Tim asal Skotlandia itu menunjukkan tekad besar untuk mengejar defisit agregat.
Bayern menguasai jalannya laga, tetapi kesulitan menembus pertahanan rapat lawan. Celtic, di sisi lain, menunggu momen yang tepat untuk melancarkan serangan balik.
Kejutan Celtic di Allianz Arena
Celtic datang ke Jerman dengan tekad untuk memberikan segalanya. Mereka siap bermain dengan hati dan semangat luar biasa.
Setelah satu jam pertandingan berlangsung, publik tuan rumah dikejutkan oleh gol Nicolas Kuhn pada menit ke-63. Sebuah skema serangan tim tamu membuat Bayern lengah. Agregat pun sementara berubah menjadi 2-2.
Suasana Allianz Arena mendadak hening. Harapan Celtic untuk membuat kejutan semakin besar, sementara Bayern harus menemukan jawaban dengan cepat.
Gol Penyelamat di Menit Akhir
Bayern terus menekan, menciptakan sejumlah peluang, tetapi penyelesaian akhir mereka kurang maksimal. Waktu terus berjalan, dan tekanan semakin besar.
Saat laga seolah akan berlanjut ke perpanjangan waktu, Alphonso Davies muncul sebagai pahlawan. Pada menit 90+4, pemain asal Kanada itu mencetak gol penyama kedudukan.
Gol tersebut memastikan Bayern melaju dengan agregat 3-2. Kelegaan terpancar dari wajah para pemain dan suporter di stadion.
Pelajaran dari Laga yang Sulit
Meski berhasil lolos, Bayern sadar bahwa performa mereka masih perlu diperbaiki. Pelatih Bayern, Vincent Kompany, menyoroti pentingnya pemulihan fisik setelah jadwal yang padat.
“Kami selalu ingin mendominasi dan tampil lebih baik dari lawan, terutama di kandang. Namun, yang paling penting adalah hasil,” kata Kompany, seperti dilansir situs resmi UEFA.
Kemenangan ini membawa Bayern ke babak 16 besar. Mereka kini menunggu hasil undian untuk menghadapi Atletico Madrid atau Bayer Leverkusen.
Bayern Tetaplah Bayern
Celtic telah memberikan perlawanan sengit, tetapi Bayern sekali lagi menunjukkan mentalitas klub elite. Mereka mungkin tidak dalam performa terbaik, tetapi tetap menemukan cara untuk menang.
Ini mungkin kejam bagi Celtic, yang sudah tampil luar biasa. Namun, tim elite selalu menemukan jalan.
Babak selanjutnya menjanjikan tantangan yang lebih berat. Bayern harus segera berbenah jika ingin melangkah lebih jauh di Liga Champions musim ini.
Baca Artikel-artikel Menarik Lainnya:
Atalanta dan Bayang-bayang Penyesalan
Benteng Terakhir: Simon Mignolet dan Penyelamatan Penalti yang Menjadi Kunci
Mental Baja dan Strategi Cerdas: Senjata Club Brugge Tundukkan Atalanta
Ardon Jashari: Mesin Penggerak Club Brugge yang Menenggelamkan Atalanta
Jatuhnya Atalanta: Babak Pertama yang Mematikan, Sejarah Baru di Tanah Italia
Prediksi Borussia Dortmund vs Sporting Lisbon 20 Februari 2025
Prediksi PSG vs Brest 20 Februari 2025
Prediksi Real Madrid vs Manchester City 20 Februari 2025
Prediksi PSV Eindhoven vs Juventus 20 Februari 2025
Prediksi Aston Villa vs Liverpool 20 Februari 2025
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
PSG Pertahankan Gelar Men's Club of the Year di Ballon d'Or 2026
Liga Champions 27 Oktober 2026, 06:03
-
Man of the Match Freiburg vs Bayern: Dayot Upamecano
Bundesliga 26 Oktober 2026, 03:49
-
Hasil Freiburg vs Bayern: Die Roten Menang 3-1
Bundesliga 26 Oktober 2026, 03:44
-
Prediksi Freiburg vs Bayern 25 Oktober 2026
Bundesliga 24 Oktober 2026, 11:19
-
Michael Carrick Dipastikan Masih Pimpin MU Lawan Bournemouth
Liga Inggris 22 Oktober 2026, 22:12
LATEST UPDATE
-
Mimpi-mimpi Mitchell Baker: Bermain di Piala Dunia dan Premier League
Tim Nasional 31 Oktober 2026, 23:47
-
Kata-kata Michael Carrick Usai Manchester United Dihajar Chelsea
Liga Inggris 31 Oktober 2026, 22:39
-
Lisandro Martinez yang Konyol!
Liga Inggris 31 Oktober 2026, 22:02
-
Halloween untuk MU: Kalah dari Chelsea, Setan Merah Ukir Rekor Terburuk Sejak 1988!
Liga Inggris 31 Oktober 2026, 21:47
-
Ketika Vinicius Junior Justru Dianggap Masalah bagi Real Madrid
Liga Spanyol 31 Oktober 2026, 20:19
-
Statistik Ini Jadi Bukti Nyata Bernardo Silva Ubah Permainan Real Madrid
Liga Spanyol 31 Oktober 2026, 19:45
-
Strategi Cerdas Marc Marquez Sprint Race MotoGP Malaysia 2026: Pantang Memimpin Balapan!
Otomotif 31 Oktober 2026, 19:14
-
Hasil BRI Super League: Madura United Raih Poin Penuh dari Markas PSM Makassar
Bola Indonesia 31 Oktober 2026, 17:44
LATEST EDITORIAL
-
4 Pemain Inggris yang Meraih Ballon d'Or sebelum Harry Kane
Editorial 27 Oktober 2026, 13:52
-
Kursi Panas Pelatih Premier League: 4 Manajer yang Berisiko Dipecat Lebih Dulu
Editorial 26 Oktober 2026, 23:49
-
7 Pelatih Gratis yang Bisa Gantikan Michael Carrick di Manchester United
Editorial 26 Oktober 2026, 16:03
-
5 Pemain Argentina yang Bisa Mewarisi Nomor 10 Lionel Messi
Editorial 8 Oktober 2026, 11:18







