Bela Zinedine Zidane, Casemiro: Kadang Orang-orang Suka Lupa Prestasinya
Yaumil Azis | 9 Desember 2020 01:34
Bola.net - Serangkaian hasil buruk yang diterima Real Madrid membuat sang pelatih, Zinedine Zidane, berada dalam posisi terpojok. Untungnya, ia memiliki banyak pemain yang siap memasang badan untuk menghalau kritikan pedas.
Pada Rabu (9/12/2020) dinihari nanti, Real Madrid bakalan menjalani partai hidup-mati dalam laga pamungkas fase grup Liga Champions. Klub berjuluk Los Merengues tersebut akan bertemu pemuncak klasemen Grup B, Monchengladbach.
Saat ini Real Madrid sedang berada di peringkat ketiga dengan koleksi tujuh poin. Jika ingin lolos ke babak 16 besar, mereka wajib mengalahkan Monchengladbach sembari berharap Shakhtar Donetsk tumbang di tangan Inter Milan.
Hasil imbang maupun kalah bisa membuat mereka terdampar ke Liga Europa di sisa musim 2020/21. Atau lebih buruk, Los Merengues bisa tersingkir dari seluruh kompetisi Eropa kalau sampai menelan kekalahan.
Scroll ke bawah untuk membaca informasi selengkapnya.
Pembelaan Casemiro
Situasi Real Madrid di kompetisi domestik, La Liga, pun tidak begitu bagus. Mereka telah menelan tiga kekalahan dari 11 pertandingan dan sedang menempati posisi ke-4, tertinggal enam angka dari Atletico Madrid.
Jelas saja kalau Zidane berada dalam posisi yang tersudut. Masa depannya mulai dipertanyakan karena serangkaian nasib buruk yang diterima Real Madrid. Untungnya, ada pemain seperti Casemiro yang setia membelanya.
"Apa yang akan saya katakan soal Zidane? Dia menciptakan sejarah, tahun lalu dia memenangkan dua trofi. Terkadang kami tidak menyadari apa yang telah Zidane lakukan," ujar Casemiro seperti yang dikutip dari Goal International.
"Musim ini terasa aneh, itu benar. Pra-musim tidak begitu bagus dan bermain setiap dua atau tiga hari sekali rasanya sulit. Tim bersama pelatih, dan saya menghargai apa yang sudah ia lakukan dan sedang dilakukan," lanjutnya.
Laga Final Buat Madrid
Real Madrid dihadapkan dengan statistik yang tidak begitu bagus jelang pertandingan. Memang, dari lima pertemuan terakhir melawan Monchengladbach, Madrid hanya kalah sekali saja.
Namun tiga pertandingan lainnya berakhir dengan kedudukan imbang. Artinya, Real Madrid hanya mampu mengalahkan tim asal Jerman tersebut satu kali saja. Meski begitu, statistik ini tidak memengaruhi kepercayaan Casemiro dan pemain Real Madrid lainnya.
"Kami tahu laga besok menjadi yang paling penting tahun ini. Kami semua tahu bahwa laga besok adalah final. Kami harus menghadapinya seolah itu adalah partai final," tambahnya.
"Kami telah belajar di klub ini bahwa anda tidak bermain di final, anda memenangkannya. Kami tidak memikirkan apapun selain kemenangan," pungkas pemain berkebangsaan Brasil tersebut.
(Goal International)
Baca Juga:
- Ketika Cinta Paul Pogba ke Real Madrid Bertepuk Sebelah Tangan
- Keuangan Memburuk, Real Madrid Minta Pemain Potong Gaji Lagi
- Eduardo Camavinga Ingin Tinggalkan Rennes, Real Madrid Siaga Satu
- Real Madrid Tak Usah Bingung Cari Pengganti Zinedine Zidane, Kan Sudah Ada Raul
- Kylian Mbappe Diklaim Sangat Cocok jadi Bintang Masa Depan Real Madrid
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Inter Milan Coba Telikung MU untuk Transfer Eduardo Camavinga
Liga Italia 8 Maret 2026, 06:40
-
Man of the Match Celta Vigo vs Real Madrid: Aurelien Tchouameni
Liga Spanyol 7 Maret 2026, 07:45
LATEST UPDATE
-
Alasan Inter Kalah di Derby: Tidak Mampu Bongkar Blok Pertahanan Milan!
Liga Italia 9 Maret 2026, 10:28
-
Bobol Gawang Inter Milan, Estupinan: Ini Gol Terpenting dalam Karir Saya!
Liga Italia 9 Maret 2026, 10:11
-
Panas! Manchester United dan Tottenham Berebut Roberto De Zerbi
Liga Inggris 9 Maret 2026, 09:45
-
Milan Punya 'Semangat Sergio Ramos' Saat Tumbangkan Inter di Derby
Liga Italia 9 Maret 2026, 09:31
-
Inter Kalah dari Milan: Memang Sulit, tapi Tenang Masih Unggul 7 Poin!
Liga Italia 9 Maret 2026, 09:00
-
Man of the Match laga Milan vs Inter: Pervis Estupinan
Liga Italia 9 Maret 2026, 05:05














