Como 19 Gol dalam 4 Laga: Leipzig, Manchester United, dan Lens Jadi Korban Keganasan
Gia Yuda Pradana | 5 November 2026 13:13
Bola.net - Como tengah menciptakan kejutan besar di Liga Champions 2026-2027. Klub asuhan Cesc Fabregas itu telah mengemas 19 gol dalam empat pertandingan pertamanya di kompetisi elite Eropa tersebut, sebuah catatan yang belum pernah dicapai klub lain dalam jumlah laga yang sama.
Korban terbaru keganasan Como adalah Lens. Bertandang ke Stade Bollaert-Delelis pada Kamis (5/11/2026) dini hari WIB, wakil Italia itu menang telak 9-1 pada matchday keempat fase liga.
Kemenangan tersebut melengkapi rangkaian hasil impresif Como setelah sebelumnya menghancurkan RB Leipzig dan Manchester United. Meski sempat kalah dari Feyenoord, I Lariani kini membuktikan bahwa mereka memiliki daya serang yang mampu merepotkan klub-klub besar Eropa.
Intip ketatnya persaingan Liga Champions melalui klasemen Liga Champions di sini.
Sembilan Gol di Markas Lens

Como tampil tanpa ampun saat menghadapi Lens. Anastasios Douvikas menjadi bintang utama dengan mencetak hat-trick, sementara Nico Paz, Lucas Da Cunha, Marc-Oliver Kempf, Mattia Liberali, Martin Baturina, dan pemain debutan berusia 18 tahun Matteo Papaccioli turut menyumbangkan gol.
Hasil 9-1 itu menyamai rekor kemenangan dengan selisih gol terbesar dalam sejarah Liga Champions. Como juga mencatatkan kemenangan tandang terbesar dalam kompetisi tersebut setelah unggul delapan gol dari tuan rumah.
Catatan itu semakin istimewa karena Como baru menjalani empat pertandingan di fase liga. Mereka sudah mencetak 19 gol, terbanyak yang pernah dihasilkan sebuah klub dalam empat penampilan pertamanya di kompetisi utama Liga Champions.
Leipzig dan Manchester United Lebih Dulu Jadi Korban

Perjalanan Como di Liga Champions musim ini dimulai dengan kemenangan 4-1 atas RB Leipzig pada 11 September 2026. Mereka kemudian menelan kekalahan 2-3 saat bertandang ke markas Feyenoord pada 14 Oktober.
Namun, Como segera bangkit dengan mengalahkan Manchester United 4-1 pada 21 Oktober. Hasil tersebut menjadi salah satu bukti bahwa ketajaman lini serang mereka bukan hanya muncul ketika menghadapi lawan yang lebih lemah.
Rangkaian pertandingan Como di Liga Champions 2026-2027:
- 11 September 2026: Como 4-1 RB Leipzig
- 14 Oktober 2026: Feyenoord 3-2 Como
- 21 Oktober 2026: Como 4-1 Manchester United
- 5 November 2026: Lens 1-9 Como
Dari empat pertandingan tersebut, Como telah mencetak 19 gol dan kebobolan enam kali. Produktivitas itu menjadi modal penting bagi tim asuhan Fabregas untuk melanjutkan kiprahnya di Liga Champions.
Fabregas Puas dengan Mentalitas Pemain

Fabregas menilai kemenangan atas Lens memberikan banyak hal positif bagi timnya. Pelatih Como tersebut juga mengapresiasi kepercayaan diri para pemain yang mampu tampil konsisten di berbagai kompetisi.
"Pada malam ini, ada banyak hal positif yang bisa kami ambil. Semuanya berjalan sesuai keinginan kami. Kami merasa para pemain tampil percaya diri. Kami selalu memiliki motivasi, baik di Serie A maupun Liga Champions," ujar Fabregas.
Dia juga menegaskan bahwa pendekatan tim tidak berubah meski sempat kalah dari Feyenoord. Menurut Fabregas, hasil pertandingan memang berbeda, tetapi sikap dan mentalitas para pemain tetap terjaga.
"Kami tidak mengubah apa pun, bahkan setelah kekalahan dari Feyenoord. Satu-satunya hal yang berubah adalah hasilnya, tetapi sikap para pemain selalu sama. Mentalitas mereka adalah sesuatu yang tidak pernah perlu diragukan," katanya.
Dengan 19 gol dalam empat pertandingan, Como pun menjadi salah satu kejutan terbesar Liga Champions musim ini. Tantangan berikutnya adalah menjaga produktivitas tersebut ketika persaingan fase liga semakin ketat.
Sumber: UEFA.com
Klasemen
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Douvikas, Nama Baru yang Mengancam Para Predator Gol Eropa
Liga Champions 5 November 2026, 12:21
-
Real Madrid dan Keistimewaan Menang pada Menit-menit Akhir
Liga Champions 5 November 2026, 09:42
-
Liverpool Kebobolan dari 3 Bola Mati
Liga Champions 5 November 2026, 09:30
-
Ismail Yuksek, Motor Lini Tengah di Balik Kemenangan Fenerbahce atas Liverpool
Liga Champions 5 November 2026, 09:17
LATEST UPDATE
-
Meski Menang Lawan Slavia Praha, Arsenal Dinilai Bikin Keteledoran yang Berbahaya
Liga Champions 5 November 2026, 14:49
-
Jude Bellingham akui AEK Athens Bikin Real Madrid Kelimpungan
Liga Champions 5 November 2026, 14:27
-
Andoni Iraola Kesal Liverpool Tumbang di Kandang Fenerbahce
Liga Champions 5 November 2026, 14:16
-
Douvikas, Nama Baru yang Mengancam Para Predator Gol Eropa
Liga Champions 5 November 2026, 12:21
-
Real Madrid dan Keistimewaan Menang pada Menit-menit Akhir
Liga Champions 5 November 2026, 09:42
-
Liverpool Kebobolan dari 3 Bola Mati
Liga Champions 5 November 2026, 09:30
-
Ismail Yuksek, Motor Lini Tengah di Balik Kemenangan Fenerbahce atas Liverpool
Liga Champions 5 November 2026, 09:17
-
Ketika Konstantinos Karetsas Mengubah Arah Pertandingan
Liga Champions 5 November 2026, 09:04
-
Gabriel Veiga, Kreator Kemenangan Telak Porto atas Napoli
Liga Champions 5 November 2026, 08:56
-
Viktor Gyokeres vs Slavia Praha: Gol, Assist, Man of the Match
Liga Champions 5 November 2026, 08:38
-
Enzo Fernandez, Kunci Permainan Man City Saat Kalahkan Leipzig
Liga Champions 5 November 2026, 08:28
LATEST EDITORIAL
-
4 Pemain Inggris yang Meraih Ballon d'Or sebelum Harry Kane
Editorial 27 Oktober 2026, 13:52
-
Kursi Panas Pelatih Premier League: 4 Manajer yang Berisiko Dipecat Lebih Dulu
Editorial 26 Oktober 2026, 23:49
-
7 Pelatih Gratis yang Bisa Gantikan Michael Carrick di Manchester United
Editorial 26 Oktober 2026, 16:03
-
5 Pemain Argentina yang Bisa Mewarisi Nomor 10 Lionel Messi
Editorial 8 Oktober 2026, 11:18



