Como Terlihat Bermain dengan '12 Orang' saat Bantai MU 4-1

Asad Arifin | 22 Oktober 2026 18:55
Como Terlihat Bermain dengan '12 Orang' saat Bantai MU 4-1
Pemain Como, Nico Paz (tengah), merayakan gol dalam pertandingan Liga Champions melawan Manchester United, Rabu (21/10/2026). (c) AP Photo/Antonio Calanni

Bola.net - Manchester United mengalami malam yang mengecewakan setelah dibantai Como 1-4 pada matchday ketiga Liga Champions di Stadio Giuseppe Sinigaglia, Rabu (21/10) malam WIB. Performa dominan tuan rumah membuat legenda Setan Merah, Rio Ferdinand, melontarkan kritik tajam terhadap mantan klubnya.

Ferdinand bahkan menilai Como terkadang terlihat seperti memiliki 12 pemain di lapangan. Komentar itu menggambarkan betapa sulitnya Manchester United mengimbangi intensitas permainan dan organisasi tim besutan Cesc Fabregas.

Advertisement

Como membuka keunggulan melalui Nico Paz saat pertandingan baru berjalan dua menit. Paz kemudian mencetak gol keduanya, sementara Anastasios Douvikas dan Jacobo Ramon turut menyumbang gol sebelum Joshua Zirkzee mencetak gol hiburan bagi Manchester United pada menit-menit akhir.

Di sisi lain, Ferdinand memberikan apresiasi kepada Fabregas atas keberhasilannya membangun tim yang disiplin dan terorganisasi. Como kini mengoleksi enam poin dari tiga pertandingan dan menjadi tim Serie A dengan posisi terbaik di klasemen Liga Champions.

1 dari 3 halaman

Rio Ferdinand Kritik Performa Manchester United

Rio Ferdinand Kritik Performa Manchester United

Pemain Manchester United Bryan Mbeumo (kiri) berebut bola dengan pemain Como Alex Valle dalam pertandingan Liga Champions, Rabu (21/10/2026). (c) AP Photo/Antonio Calann

Ferdinand menyampaikan reaksinya melalui media sosial X setelah melihat Manchester United takluk di markas Como. Ia menilai penampilan Setan Merah membuat mereka terlihat tidak pantas berada di level kompetisi elite Eropa.

"Cesc Fabregas dan Como membuat kita terlihat seperti tim yang memenangkan undian untuk bisa tampil di Liga Champions," tulis Ferdinand di platform X.

Mantan bek Manchester United itu juga menyoroti lemahnya pressing dan minimnya pola permainan tim saat menguasai bola. Menurutnya, Como mampu bergerak dengan leluasa karena United gagal memberikan tekanan yang cukup kepada para pemain tuan rumah.

"Terkadang, Como tampak seperti memiliki 12 pemain di lapangan. Kita benar-benar tumpul dalam menyerang, tidak ada daya jelajah dalam tim, tidak mampu melakukan tekanan (pressing) terhadap Como, dan tidak ada pola yang jelas saat menguasai bola," ucap Ferdinand.

2 dari 3 halaman

Rio Ferdinand Puji Cesc Fabregas dan Como

Rio Ferdinand Puji Cesc Fabregas dan Como

Pemain Como, Nico Paz, merayakan gol dalam pertandingan Liga Champions melawan Manchester United, Rabu (21/10/2026). (c) AP Photo/Antonio Calanni

Di balik kritik kerasnya terhadap Manchester United, Ferdinand memberikan pujian kepada Fabregas. Ia menilai pelatih Como tersebut berhasil menanamkan filosofi permainan yang jelas sehingga para pemain memahami peran masing-masing.

"Pujian besar patut diberikan kepada Cesc atas cara ia membangun tim ini dan bagaimana ia menanamkan ide-idenya ke dalam skuad. Setiap pemain memahami tugas mereka dan tetap fokus, baik saat menguasai bola maupun tidak," papar Ferdinand.

Kemenangan 4-1 tersebut memperlihatkan efektivitas pendekatan Fabregas, terutama dalam menjaga organisasi permainan dan memanfaatkan ruang. Como tidak hanya unggul dalam menciptakan peluang, tetapi juga mampu mempertahankan tekanan terhadap Manchester United sepanjang pertandingan.

LATEST UPDATE