Cules Berulah, Barca Terancam Sanksi UEFA
Editor Bolanet | 2 Juli 2015 14:41
- Kemenangan di partai final Liga Champions bulan lalu rupanya berbuntut panjang usai para pendukung mereka kedapatan melakukan aksi ilegal di venue laga, Olympiastadion Berlin.
Dalam laga kontra Juventus itu, para Cules mengibarkan bendera separatis Catalan dari tribun dan menyanyikan chant yang menyuarakan kemerdekaan wilayah tersebut dari Spanyol.
Tentu saja hal ini melanggar peraturan UEFA. Karena itu badan sepakbola tertinggi Eropa tersebut menyatakan akan segera melakukan penyelidikan terkait hal ini.
Penyelidikan disipliner telah dilakukan terhadap FC Barcelona terkait spanduk dan chant yang dilarang, demikian bunyi pernyataan resmi UEFA seperti dilansir AFP.
Kasus ini akan diputuskan pada pertemuan kontrol, etika, dan kedisiplinan selanjutnya pada 23 Juli mendatang, lanjut pernyataan tersebut.
Jika terbukti bersalah, Barca sendiri bisa terkena sanksi dari UEFA berupa denda dan tampil tanpa penonton kala bermain di kandang mereka, Camp Nou musim depan.
Barcelona sendiri memang sangat identik dengan perlawanan rakyat Catalan terhadap Spanyol. Rivalitas mereka dengan Real Madrid pun tercipta karena mereka menganggap El Real merupakan klub yang didukung diktator Jenderal Franco. [initial]
(afp/pra)
Dalam laga kontra Juventus itu, para Cules mengibarkan bendera separatis Catalan dari tribun dan menyanyikan chant yang menyuarakan kemerdekaan wilayah tersebut dari Spanyol.
Tentu saja hal ini melanggar peraturan UEFA. Karena itu badan sepakbola tertinggi Eropa tersebut menyatakan akan segera melakukan penyelidikan terkait hal ini.
Penyelidikan disipliner telah dilakukan terhadap FC Barcelona terkait spanduk dan chant yang dilarang, demikian bunyi pernyataan resmi UEFA seperti dilansir AFP.
Kasus ini akan diputuskan pada pertemuan kontrol, etika, dan kedisiplinan selanjutnya pada 23 Juli mendatang, lanjut pernyataan tersebut.
Jika terbukti bersalah, Barca sendiri bisa terkena sanksi dari UEFA berupa denda dan tampil tanpa penonton kala bermain di kandang mereka, Camp Nou musim depan.
Barcelona sendiri memang sangat identik dengan perlawanan rakyat Catalan terhadap Spanyol. Rivalitas mereka dengan Real Madrid pun tercipta karena mereka menganggap El Real merupakan klub yang didukung diktator Jenderal Franco. [initial]
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Gercep! Barcelona Capai Kesepakatan Pribadi dengan Karim Adeyemi
Liga Spanyol 9 Juli 2026, 16:47
-
Pesan Lamine Yamal ke Julian Alvarez: Gue Tunggu di Barcelona, Bro!
Piala Dunia 9 Juli 2026, 15:00
-
Barcelona Ajukan Tawaran Resmi untuk Bintang Borussia Dortmund Ini
Liga Spanyol 9 Juli 2026, 11:30
LATEST UPDATE
-
Andoni Iraola Buka Suara soal Rumor Alexis Mac Allister ke Real Madrid
Liga Inggris 22 Juli 2026, 10:31
-
Gary Neville: Tanpa Lionel Messi, Argentina Sulit Tembus Semifinal
Piala Dunia 22 Juli 2026, 10:01
-
Inter Milan Dekati Cristian Romero, Tottenham Minta 50 Juta Euro
Liga Italia 22 Juli 2026, 08:01
-
Luka Modric Sepakat Perpanjang Kontrak di AC Milan
Liga Italia 22 Juli 2026, 05:52
-
Italia Siap Buat Pengecualian Anggaran demi Datangkan Pep Guardiola
Piala Dunia 22 Juli 2026, 05:26
-
Emi Martinez Pertimbangkan Mundur dari Timnas Argentina
Piala Dunia 22 Juli 2026, 01:18
-
Kejutan Bursa Transfer: Real Madrid Pantau Ferran Torres!
Liga Spanyol 22 Juli 2026, 00:15
LATEST EDITORIAL
-
6 Alternatif Enzo Fernandez untuk Real Madrid
Editorial 3 Juli 2026, 14:19
-
Makin Panas! 5 Opsi Klub Baru Julian Alvarez, Barcelona Jadi Tujuan Impian
Editorial 24 Juni 2026, 15:34
-
6 Kemenangan Terbesar dalam Sejarah Piala Dunia
Editorial 15 Juni 2026, 16:55










