Dari Gol Szoboszlai Hingga Pemilihan Taktik Arne Slot, Ini Pelajaran dari Duel Marseille vs Liverpool
Dimas Ardi Prasetya | 22 Januari 2026 21:57
Bola.net - Liverpool pulang dari Prancis dengan senyum lebar setelah menaklukkan Marseille pada matchday 7 Liga Champions 2025/2026. Bermain di Orange Velodrome, Kamis (22/01/2026), The Reds menang meyakinkan dengan skor 3-0.
Kemenangan ini terasa istimewa karena Liverpool harus menghadapi tekanan besar dari tuan rumah. Marseille tampil cukup dominan dalam penguasaan bola, namun efektivitas menjadi pembeda utama di laga tersebut.
Liverpool mencetak gol lewat Dominik Szoboszlai di akhir babak pertama, sebelum diikuti gol bunuh diri Geronimo Rulli dan penyelesaian Cody Gakpo di masa injury time. Hasil ini membawa The Reds semakin dekat dengan tiket otomatis ke babak gugur.
Di balik skor telak itu, ada sejumlah pelajaran penting yang bisa dipetik dari permainan Liverpool. Mulai dari penampilan individu, kecerdikan bola mati, hingga kematangan taktik racikan Arne Slot.
Joe Gomez Bersinar

Joe Gomez mendapat kepercayaan untuk menggantikan Ibrahima Konate yang absen karena alasan keluarga. Keputusan itu sempat memunculkan keraguan, mengingat minimnya menit bermain sang bek musim ini.
Namun, Gomez menjawabnya dengan performa solid sepanjang pertandingan. Ia tampil tenang, disiplin, dan hampir tak melakukan kesalahan saat menghadapi tekanan lini depan Marseille.
Bek asal Inggris itu memenangkan tiga dari lima duel, mencatatkan tiga pemulihan bola, serta melakukan tujuh sapuan penting. Akurasi umpannya juga sempurna dengan catatan 100 persen, memperlihatkan kualitasnya saat menguasai bola.
Penampilan ini menjadi pengingat mengapa Gomez telah mencatatkan begitu banyak penampilan untuk Liverpool selama bertahun-tahun. Andai mampu menjaga kebugaran, ia masih menjadi aset berharga di lini belakang.
Eksekusi Cerdik Szoboszlai

Dominik Szoboszlai kembali menunjukkan kelasnya lewat bola mati yang mematikan. Gol pembuka Liverpool lahir dari tendangan bebas cerdik yang memecah kebuntuan di Velodrome.
Szoboszlai dengan cermat menempatkan bola di antara celah pagar hidup Marseille. Bola meluncur mendatar ke sisi kiri bawah gawang tanpa mampu dihalau Geronimo Rulli.
Gol ini menegaskan kualitas Szoboszlai sebagai spesialis bola mati baru Liverpool. Kehadirannya perlahan mengurangi rasa kehilangan terhadap sosok Trent Alexander-Arnold yang lama menjadi andalan situasi set-piece.
Tak Masalah Gagal Finis di Posisi Pertama

Kemenangan di Prancis membawa Liverpool melesat ke posisi empat klasemen Liga Champions. Mereka kini mengoleksi 15 poin dari tujuh pertandingan dan berada di jalur aman menuju delapan besar.
Posisi ini sangat krusial karena memberi peluang lolos otomatis ke babak 16 besar. Liverpool kini menjadi salah satu dari empat wakil Inggris yang nasibnya masih berada di tangan sendiri.
Meski gagal jadi pemuncak klasemen namun Liverpool tak perlu kecewa. Sebab pengalaman musim lalu bisa menjadi pelajaran berharga. Saat itu, Liverpool finis sebagai pemuncak klasemen fase grup, namun justru bertemu lawan berat di babak 16 besar yakni PSG.
Mereka kemudian tersingkir lewat adu penalti. Kini, finis di delapan besar diyakini bisa membuat jalan Liverpool lebih bersahabat di fase knockout.
Taktik Jitu Arne Slot

Arne Slot pantas mendapat pujian atas pendekatan taktisnya di laga ini. Formasi 4-2-2-2 yang diterapkannya sukses meredam agresivitas Marseille.
Tim tuan rumah, yang telah mencetak lebih banyak gol dibanding PSG di Ligue 1 musim ini, dibatasi hanya pada 0,88 xG. Sebagian besar peluang mereka datang dari tembakan spekulatif luar kotak penalti.
Di sisi lain, Liverpool mampu mengalirkan bola dengan baik dari belakang ke depan. Mereka mencatatkan 11 tembakan dan 1,49 xG, angka yang bisa lebih besar dengan keputusan akhir di area pertahanan Marseille yang lebih bersih.
Perubahan posisi Ryan Gravenberch yang turun ke bek kanan demi memberi ruang bagi Jeremie Frimpong juga terbukti efektif. Ini menjadi salah satu penampilan taktis terbaik Slot musim ini.
Slot dan Salah Sudah Berdamai?

Sorotan lain tertuju pada Mohamed Salah yang kembali menjadi starter. Keputusan ini terasa signifikan setelah hubungan keduanya sempat memanas sebelum Piala Afrika.
Slot sebelumnya merasa Salah memberi dampak negatif dalam permainan tanpa bola. Hal itu membuat sang pemain sempat dicadangkan meski berstatus bintang utama.
Di Velodrome, Slot langsung menurunkannya sejak awal. Salah memang tak tampil eksplosif, hanya mencatatkan dua tembakan dan satu peluang tercipta.
Namun kontribusinya tanpa bola cukup untuk membenarkan kepercayaan sang pelatih. Gencatan senjata yang tampaknya telah disepakati ini diharapkan mampu bertahan demi kepentingan Liverpool.
Klasemen Liga Champions
Baca Juga:
Marseille vs Liverpool: Ini Penjelasan Arne Slot soal Chiesa dan Konate
Liverpool Pesta Gol di Markas Marseille, Tandang Kian Tak Terkalahkan
Rahasia Dominik Szoboszlai Bisa Cetak Gol Cantik ke Gawang Marseille
Liverpool Bekuk Marseille 3-0, Arne Slot: Tidak Semudah yang Terlihat!
Bukan Pencetak Gol, Ini Pemain Liverpool yang Dianggap Paling Penting Saat Hajar Marseille
Rapor Pemain Liverpool vs Marseille: Dominik Szoboszlai Cetak Gol Free Kick Cerdik
Man of the Match Marseille vs Liverpool: Alisson Becker
Hasil Marseille vs Liverpool: Szoboszlai Buka Jalan, The Reds Menang Telak di Velodrome
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Kabar Baik MU? Ada Klub Inggris yang Mau Beli Marcus Rashford
Liga Inggris 30 Oktober 2026, 17:41
-
Gokil! Bos Besar Pastikan AC Milan Bakal Jor-joran di Bursa Transfer Januari 2027
Liga Italia 30 Oktober 2026, 17:28
-
Sudah Tidak Bahagia di MU, Barcelona Siap Jadi Rumah Baru untuk Lisandro Martinez
Liga Inggris 30 Oktober 2026, 17:00
-
AC Milan Mulai Linglung, Apakah Ruben Amorim Bakal Dipecat?
Liga Italia 30 Oktober 2026, 16:48
-
Sesko Cedera, MU Pertimbangkan Gaet Striker Timnas Inggris Ini
Liga Inggris 30 Oktober 2026, 16:33
LATEST UPDATE
-
Live Streaming Persib Bandung vs Isenmulang FC: Jadwal dan Link Nonton
Bola Indonesia 1 November 2026, 10:14
-
Batas Waktu untuk Michael Carrick di Manchester United
Liga Inggris 1 November 2026, 09:10
-
Memprediksi Peluang Manchester United Terdegradasi
Liga Inggris 1 November 2026, 09:00
-
Rating Pemain Barcelona vs Alaves: Raphinha dan Yamal 9, Fermin Lopez Tertinggi
Liga Spanyol 1 November 2026, 08:51
-
Rating Pemain Inter Milan usai Kalah 1-3 dari AC Milan: Kebanyakan 6
Liga Italia 1 November 2026, 08:28
-
Rating Pemain AC Milan usai Hajar Inter Milan: Moreira Tertinggi, Maignan Krusial
Liga Italia 1 November 2026, 08:21
-
Man of the Match Milan vs Inter: Diego Moreira
Liga Italia 1 November 2026, 08:03
-
Man of the Match Bayern vs Dortmund: Konrad Laimer
Bundesliga 1 November 2026, 07:54
-
Bryan Cristante, Konduktor Sekaligus Finisher di Balik Pesta Gol AS Roma
Liga Italia 1 November 2026, 07:45
-
Rating Pemain Man City usai Dipermalukan Brighton di Etihad: Doku 8, Haaland 5
Liga Inggris 1 November 2026, 07:36
-
Rating Pemain Man Utd usai Terkapar di Markas Chelsea: Lisandro Martinez Terburuk!
Liga Inggris 1 November 2026, 07:06
-
Rating Pemain Chelsea usai Menang 2-0 vs Man Utd: Colwill, Lavia, Rogers 8, Palmer 9
Liga Inggris 1 November 2026, 06:58
-
Jadwal Liga Inggris di SCTV Pekan Ini, 31 Oktober - 3 November 2026
Liga Inggris 1 November 2026, 06:36
-
Jadwal Lengkap MotoGP Malaysia 2026 di Sepang, 30 Oktober - 1 November 2026
Otomotif 1 November 2026, 06:35
-
Prediksi BRI Super League: Persib vs Isenmulang FC 1 November 2026
Bola Indonesia 1 November 2026, 06:34
LATEST EDITORIAL
-
4 Pemain Inggris yang Meraih Ballon d'Or sebelum Harry Kane
Editorial 27 Oktober 2026, 13:52
-
Kursi Panas Pelatih Premier League: 4 Manajer yang Berisiko Dipecat Lebih Dulu
Editorial 26 Oktober 2026, 23:49
-
7 Pelatih Gratis yang Bisa Gantikan Michael Carrick di Manchester United
Editorial 26 Oktober 2026, 16:03
-
5 Pemain Argentina yang Bisa Mewarisi Nomor 10 Lionel Messi
Editorial 8 Oktober 2026, 11:18
