Dilarang Main di Liga Champions, Sebenarnya Apa Sih Salahnya Man City?
Richard Andreas | 16 Februari 2020 06:10
Bola.net - Kabar mengejutkan datang dari sepak bola Eropa. Sang juara bertahan Premier League, Manchester City, dilarang bermain di kompetisi Eropa selama dua musim ke depan. Jelas kabar buruk bagi pasukan Josep Guardiola.
Hukuman ini jelas berat bagi tim sekelas Man City yang sebenarnya sudah lama mengincar trofi paling bergengsi di level klub tersebut. Hukuman larangan bermain selama dua tahun jelas sulit diterima.
The Citizens sudah menyiapkan rencana untuk mengajukan banding, tapi mau tak mau hukuman ini sudah telanjur menimbulkan gejolak di dalam dan di luar lapangan. Para pemain terbaik Man City mulai diliputi keraguan.
Sebenarnya apa sih kesalahan Man City sampai harus dihukum seberat itu? Menukil Goal internasional, baca halaman berikutnya ya, Bolaneters!
Mengapa Dilarang Bermain di Eropa?
UEFA menjatuhkan hukuman berat ini karena Man City terbukti melakukan pelanggaran serius terhadap peraturan Financial Fair Play. Selain dihukum selama dua tahun, Man City juga harus membayar denda sebesar 30 juta euro.
Sebelumnya, investigasi yang dilakukan oleh Adjudicatory Chamber of UEFA's Club Financial Control Body (CFCB) menemukan bahwa Man City bersalah atas pelaporan pendapatan sponsor yang berlebihan pada mulai tahun 2012 sampai 2016.
Singkatnya, Man City telah memalsukan pendapatan sponsor mereka untuk menyeimbangkan neraca keuangan. Penyelidikan ini sebenarnya sudah mulai dilakukan CFCB pada Maret 2019 lalu dan akhirnya menyampai kesimpulan baru-baru ini.
Kok Bisa?
Tentu CFCB tidak tiba-tiba menyelidiki. Awalnya, media asal Jerman, Der Spiegel, menuding Man City telah melakukan pelanggaran berat setelah mendapatkan bocoran dokumen dari Football Leaks.
CFCB menemukan bukti bahwa Man City sengaja menggelembungkan pendapatan sponsor, yang membuat mereka bisa menghabiskan banyak uang di bursa transfer, yang jelas telah menipu UEFA.
Menurut dokumen yang bocor tersebut, pemilik Man City, Sheikh Mansour, telah menggelontorkan 67,5 juta poundsterling untuk meningkatkan pendapatan sponsor tahunan Man City.
Laporan Der Spiegel pun menjelaskan bahwa Man City telah menipu UEFA demi memenuhi syarat sejumlah aturan FFP.
Bagaimana Respons Man City?
Sampai artikel ini mengudara, Goal mengatakan bahwa Man City masih belum berbicara banyak di depan media. Tim biru itu diduga bakal mempertahankan sikap yang sama sampai banding mereka diterima.
Benar, Man City sudah menyatakan bakal mengajukan banding dan membantah tudingan pelanggaran FFP tersebut. Pada pertanyaan pertama, Man City mengatakan bahwa mereka "kecewa tapi tidak terkejut" dengan keputusan UEFA tersebut.
Man City pun menegaskan sikap mereka untuk mengajukan banding secepat mungkin melalui Court of Arbitration for Sport (CAS), serta mengecam proses penyelidikan sepihak UEFA.
Bagaimana Nasib Man City di Premier League?
Peraturan UEFA menyatakan bahwa tim yang finis dalam empat besar Premier League bakal otomatis lolos ke Liga Champions musikm berikutnya.
Jika banding Man City ditolak, jatah tiket mereka untuk Liga Champions 2020-21 bakal otomatis diberikan pada tim yang finis di peringkat ke-5 klasemen akhir (dengan asumsi Man City finis di empat besar).
Menurut peraturan Liga Champions UEFA 4.08, jika ada tim yang didiskualifikasi dari kompetisi, spot mereka langsung diberikan pada tim terbaik berikutnya di papan atas.
Bagaimana Jika Man City Juara UCL Musim Ini?
Peraturan UEFA menyatakan bahwa tim mana pun yang menjuarai Liga Champions bakal otomatis lolos ke kompetisi musim berikutnya, terlepas dari laju mereka di kompetisi domestik.
Namun, pada kasus ini, Goal menilai tetap tidak bisa bermain di Liga Champions musim depan, bahkan jika berhasil jadi juara musim ini.
Man City pun tidak akan diizinkan berman di Piala Super Eropa, serta mungkin dilarang di Piala Dunia Antarklub.
Sumber: Goal
Baca ini juga ya!
Sanksi FFP Man City, Bagaimana Nasib Josep Guardiola?
Para Pemain Termahal City di Periode Pelanggaran FFP: Hampir 700 Juta Euro
Man City Dihukum UEFA, Presiden La Liga: Akhirnya!
Kumpulan Meme dan GIF yang Tertawakan Pencekalan Manchester City
Manchester City, Pencekalan Eropa, dan Ancaman Eksodus Besar-besaran
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Chelsea Bisa Percepat Pemecatan Michael Carrick di Man Utd
Liga Inggris 31 Oktober 2026, 07:36
-
Jadwal Lengkap Premier League 2026/2027
Liga Inggris 31 Oktober 2026, 07:01
-
Dominic Calvert-Lewin Diincar MU, Leeds: Maaf, Gak Dulu!
Liga Inggris 30 Oktober 2026, 22:57
-
Youri Tielemans Lega Michael Carrick Selamat dari Pemecatan di MU
Liga Inggris 30 Oktober 2026, 22:07
-
Tidak Takut, Michael Carrick Justru Tidak Sabar MU Hadapi Chelsea
Liga Inggris 30 Oktober 2026, 21:46
LATEST UPDATE
-
Lisandro Martinez yang Konyol!
Liga Inggris 31 Oktober 2026, 22:02
-
Halloween untuk MU: Kalah dari Chelsea, Setan Merah Ukir Rekor Terburuk Sejak 1988!
Liga Inggris 31 Oktober 2026, 21:47
-
Ketika Vinicius Junior Justru Dianggap Masalah bagi Real Madrid
Liga Spanyol 31 Oktober 2026, 20:19
-
Statistik Ini Jadi Bukti Nyata Bernardo Silva Ubah Permainan Real Madrid
Liga Spanyol 31 Oktober 2026, 19:45
-
Strategi Cerdas Marc Marquez Sprint Race MotoGP Malaysia 2026: Pantang Memimpin Balapan!
Otomotif 31 Oktober 2026, 19:14
-
Hasil BRI Super League: Madura United Raih Poin Penuh dari Markas PSM Makassar
Bola Indonesia 31 Oktober 2026, 17:44
-
BRI Tulungagung dan PWI Salurkan 250 Paket Sembako untuk Warga Kampung Pemulung
News 31 Oktober 2026, 17:13
-
Legenda Thailand Dukung Timnas Indonesia ke Piala Dunia 2030
Tim Nasional 31 Oktober 2026, 16:36
LATEST EDITORIAL
-
4 Pemain Inggris yang Meraih Ballon d'Or sebelum Harry Kane
Editorial 27 Oktober 2026, 13:52
-
Kursi Panas Pelatih Premier League: 4 Manajer yang Berisiko Dipecat Lebih Dulu
Editorial 26 Oktober 2026, 23:49
-
7 Pelatih Gratis yang Bisa Gantikan Michael Carrick di Manchester United
Editorial 26 Oktober 2026, 16:03
-
5 Pemain Argentina yang Bisa Mewarisi Nomor 10 Lionel Messi
Editorial 8 Oktober 2026, 11:18







