Dilema Kiper Chelsea: Apakah Rotasi Liam Rosenior Justru Memperburuk Keadaan?

Gia Yuda Pradana | 20 Maret 2026 16:11
Dilema Kiper Chelsea: Apakah Rotasi Liam Rosenior Justru Memperburuk Keadaan?
Gawang Filip Jorgensen dibobol Vitinha dalam laga PSG vs Chelsea di leg pertama 16 besar Liga Champions 2025/2026, Kamis (12/3/2026). (c) AP Photo/Michel Euler

Bola.net - Keputusan Liam Rosenior untuk tidak menetapkan penjaga gawang utama di Chelsea kini mengundang gelombang kritik. Kebijakan rotasi antara Robert Sanchez dan Filip Jorgensen dianggap menjadi penyebab menurunnya stabilitas pertahanan tim.

Sebelum kedatangan pria asal Inggris itu, Robert Sanchez merupakan pilihan utama yang tidak tergoyahkan bagi mantan manajer Enzo Maresca. Namun, posisi tersebut mulai goyah setelah penampilan buruk pemain asal Spanyol itu saat menghadapi Arsenal.

Advertisement

Ketidakpastian di bawah mistar gawang ini muncul bertepatan dengan tren negatif klub yang menderita tiga kekalahan beruntun. Kondisi ini memicu pertanyaan besar apakah persaingan internal yang dipaksakan Rosenior benar-benar memberikan dampak positif bagi skuad.

1 dari 5 halaman

Perbandingan Statistik 2 Penjaga Gawang

Perbandingan Statistik 2 Penjaga Gawang

Robert Sanchez dibayangi Ousmane Dembele dalam laga Chelsea vs PSG di leg kedua 16 besar Liga Champions 2025/2026, Rabu (18/3/2026). (c) AP Photo/Kin Cheung

Filip Jorgensen memiliki akurasi umpan mencapai 85,3 persen yang sangat membantu skema permainan dari lini belakang. Akan tetapi, catatan penyelamatan bola miliknya masih tertinggal jauh jika disandingkan dengan rekan setimnya.

Robert Sanchez berhasil menggagalkan 7,5 gol yang diharapkan (xG) sepanjang musim ini bagi tim. Angka itu menunjukkan performa yang jauh lebih solid dibandingkan Jorgensen yang mencatatkan saldo penyelamatan negatif.

2 dari 5 halaman

Kesalahan Fatal di Laga Penting

Kesalahan Fatal di Laga Penting

Suporter Chelsea membentangkan spanduk Champions of the World saat melawan PSG di leg kedua 16 besar Liga Champions, 18 Maret 2026. (c) AP Photo/Kin Cheung

Eksperimen Rosenior menemui hambatan besar saat Jorgensen melakukan kesalahan umpan dalam kekalahan telak dari PSG. Kegagalan itu berujung pada tersingkirnya klub dari ajang Liga Champions.

Di sisi lain, Sanchez juga sering melakukan blunder yang merugikan tim dalam beberapa kesempatan. Ia tercatat melakukan delapan kesalahan yang berujung gol selama membela klub dalam 101 pertandingan.

3 dari 5 halaman

Pembelaan dari Liam Rosenior

Pembelaan dari Liam Rosenior

Pelatih Chelsea, Liam Rosenior memberikan instruksi ke pemainnya pada laga leg kedua 16 besar Liga Champions melawan PSG. (c) AP Photo/Kin Cheung

Sang pelatih menegaskan bahwa pemilihan pemain murni berdasarkan kebutuhan taktik pada setiap pertandingan yang akan dijalani. Ia menyatakan ingin menciptakan persaingan sehat di setiap jengkal lapangan agar para pemain tetap memberikan performa maksimal.

"Bagi saya, hal itu tidak menjadi masalah. Jika Anda memiliki dua bek kiri luar biasa seperti Cucurella atau Jorrel Hato, apakah itu menjadi ketidakpastian bagi mereka? Saya ingin persaingan di setiap area lapangan," ungkap Rosenior.

4 dari 5 halaman

Update Kondisi Filip Jorgensen

Update Kondisi Filip Jorgensen

Kiper Chelsea, Filip Jorgensen. (c) AP Photo/Dave Shopland

Kiper muda ini dipastikan absen dalam laga kontra Everton setelah menjalani operasi pangkal paha di Munich. Masalah kebugaran ini muncul tepat setelah ia melakukan aksi kurang meyakinkan di kompetisi tingkat Eropa.

Pemain asal Denmark tersebut diperkirakan akan kembali memperkuat skuad setelah periode jeda internasional berakhir. Meskipun sempat melirik peluang pindah ke West Ham, ia menyatakan tetap optimistis dengan masa depannya di Stamford Bridge.

Sumber: BBC Sport

5 dari 5 halaman

Klasemen Premier League

LATEST UPDATE