Dilema Real Madrid: Mainkan Thiago Pitarch Lawan Manchester City Bisa Berujung Sanksi UEFA?
Afdholud Dzikry | 10 Maret 2026 06:15
Bola.net - Real Madrid menghadapi dilema menjelang leg pertama babak 16 besar Liga Champions melawan Manchester City. Absennya Jude Bellingham akibat cedera membuat Alvaro Arbeloa pusing memikirkan pengaturan lini tengah.
Kondisi ini membuka peluang bagi wonderkid jebolan La Fabrica, Thiago Pitarch, tampil sebagai starter. Namun, kehadiran gelandang 18 tahun itu menimbulkan risiko hukum serius.
Pitarch bisa terkena larangan bermain di level junior jika diturunkan, karena aturan ketat UEFA membatasi status pemain antara tim senior dan tim muda.
Manajemen El Real kini harus menimbang cermat antara kebutuhan tim utama atau masa depan sang pemain. Publik pun menyoroti keputusan berani yang akan diambil Arbeloa di pinggir lapangan.
Aturan Ketat UEFA Mengintai Pitarch
Menurut regulasi UEFA, pemain yang tampil di Liga Champions melebihi batas tertentu tidak boleh kembali ke kompetisi junior. Saat ini, Pitarch berada di ambang batas tersebut.
Jika ia bermain melawan Manchester City, secara otomatis ia menjadi anggota tetap skuad senior, sehingga kehilangan kelayakan tampil di UEFA Youth League. Regulasi UEFA menyatakan, pemain yang tampil dalam tiga pertandingan Liga Champions atau lebih tidak bisa bermain di Youth League. Pitarch sudah tampil dua kali sebelumnya saat Madrid mengalahkan Benfica di babak play-off.
Kondisi ini tentu merugikan tim muda Madrid yang sedang berjuang di kompetisi junior. Namun, kebutuhan tim senior yang pincang tampaknya menjadi prioritas utama klub saat ini.
Pengganti Bellingham yang Menjanjikan
Absennya Bellingham memaksa Arbeloa mencari kreator permainan untuk menemani Fede Valverde dan Arda Guler. Pitarch dinilai tepat karena performanya memukau dalam kemenangan Madrid atas Celta Vigo.
Kemampuannya mengatur ritme permainan membuat Arbeloa terkesan dan memberinya kepercayaan lebih. Meski usianya masih belia, Pitarch kini dianggap sebagai bagian tetap skema tim utama.
Kembalinya Eduardo Camavinga dari cedera gigi memang memberi opsi tambahan, namun fleksibilitas Pitarch memberi dimensi serangan berbeda jika dibutuhkan untuk menembus pertahanan rapat City.
Fokus Total Raih Kemenangan
Meski terancam sanksi di level junior, Pitarch dilaporkan tetap fokus pada kontribusi maksimal bagi tim senior. Ambisinya membantu Madrid meraih hasil positif di panggung tertinggi Eropa menjadi motivasi utama. Ia sadar, kesempatan bermain melawan tim sekelas Manchester City jarang datang bagi pemain muda.
Klub pun tampak siap merelakan kehadiran Pitarch di Youth League demi kepentingan yang lebih besar. Dengan absennya Kylian Mbappe dan Bellingham, setiap keputusan pemain menjadi krusial.
Madrid akan berjuang habis-habisan untuk membawa modal kemenangan sebelum bertandang ke Etihad Stadium pekan depan. Kehadiran Pitarch bisa menjadi kartu as tak terduga dalam rencana taktis Arbeloa.
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Tinggalkan Real Madrid, Gonzalo Garcia Bakal Mengadu Nasib ke Inggris?
Liga Spanyol 27 Juli 2026, 19:00
-
Manchester City Ungguli MU dalam Transfer Ayyoub Bouaddi?
Liga Inggris 27 Juli 2026, 17:29
LATEST UPDATE
-
Jadon Sancho yang Terkatung-katung di Bursa Transfer
Liga Inggris 29 Juli 2026, 00:19
-
Prediksi Piala Presiden 2026: Port FC vs Persija 29 Juli 2026
Bola Indonesia 28 Juli 2026, 23:53
-
Prediksi Piala Presiden 2026: Persebaya vs PSMS Medan 29 Juli 2026
Bola Indonesia 28 Juli 2026, 23:45
-
Persib Bandung Tim Pertama Lolos ke Semifinal Piala Presiden 2026
Bola Indonesia 28 Juli 2026, 21:41
-
Hasil Piala Presiden 2026: Kalahkan DPMM FC, Persib Lolos ke Semifinal
Bola Indonesia 28 Juli 2026, 21:27
-
Chelsea Menang 6-4, Ada 4 Pelajaran Penting dari Debut Xabi Alonso
Liga Inggris 28 Juli 2026, 20:50
-
Real Madrid Punya 6 Talenta Muda yang Siap Bersinar di Musim 2026/27
Liga Spanyol 28 Juli 2026, 19:56
-
Presiden FIFA Gianni Infantino Dipanggil soal Relasi dengan Donald Trump
Piala Dunia 28 Juli 2026, 19:42














