Evaluasi Total, Isyarat Presiden Juventus Pecat Maurizio Sarri?
Gia Yuda Pradana | 8 Agustus 2020 13:59
Bola.net - Juventus mengalahkan Lyon 2-1 di leg kedua babak 16 besar Liga Champions 2019/20, Sabtu (8/8/2020). Namun, Juventus gagal ke perempat final. Juventus tersingkir lewat gol tandang dalam agregat 2-2.
Lyon unggul lewat penalti Memphis Depay di menit 12. Juventus kemudian membalikkan skor lewat penalti Cristiano Ronaldo menit 43 dan gol kedua bintang Portugal itu di menit 60.
Presiden Juventus, Andrea Agnelli, menegaskan bahwa pihak klub akan melakukan evaluasi total guna menghadapi tantangan-tantangan musim depan. Ini bisa jadi bukan kabar menyenangkan bagi pelatih Maurizio Sarri.
Sarri Out?

Musim ini adalah musim pertama Juventus dilatih Sarri. Mantan arsitek Napoli dan Chelsea itu sukses membawa Juventus meraih Scudetto beruntun mereka yang ke-9.
Namun, sepertinya banyak pendukung Juventus yang tidak menyukai Sarri, baik itu strategi maupun filosofi sepak bolanya.
Belakangan ini, setiap kali Juventus gagal meraih hasil terbaik, seruan 'Sarri out!' hampir selalu muncul media sosial. Meski sukses membawa Juventus meraih Scudetto, tak sedikit pula yang berharap kalau musim ini bakal menjadi musim pertama sekaligus musim terakhir mantan pelatih Napoli dan Chelsea tersebut menangani Bianconeri.
Sekarang, setelah Juventus gagal di Liga Champions, seruan itu semakin kencang.
Bagaimana Keputusan Agnelli?

Apakah Agnelli bakal mengganti Sarri setelah hanya satu musim? Kemungkinan itu cukup terbuka.
"Saya ingin menegaskan, kami tak boleh meremehkan Serie A, karena setiap musim semua selalu mengawali dengan nol poin. Kita tak bisa meraih gelar dengan momentum dari musim-musim sebelumnya. Kami harus menang dari satu laga ke laga lainnya," kata Agnelli, setelah laga kontra Lyon, seperti dikutip Football Italia.
"Evaluasi total dari musim ini harus dilakukan terhadap semua staf. Kami harus mengevaluasi, bagaimana caranya menemukan kembali antusiasme yang dibutuhkan supaya bisa mengawali musim depan dengan hasrat untuk menang di setiap arena."
"Analisisnya 360 derajat. Saya tetap mendengar bahwa bahwa kami memiliki skuad tertua di Eropa, dan itu perlu dipertimbangkan. Ini musim yang sulit dengan banyak perubahan di jajaran staf, jadi perlu diciptakan saling pengertian di antara semua orang."
"Ketika ada banyak perubahan seperti itu, beberapa kesulitan pasti muncul. Meski begitu, kami sudah meraih 9 gelar Serie A secara beruntun, sesuatu yang belum pernah terjadi dalam 99 tahun, dan saya ragu itu bisa terulang dalam 100 tahun ke depan," imbuh Presiden Juventus itu.
Sumber: Football Italia
Ingin tahu jadwal dan highlights pertandingan Liga Champions lainnya? Klik di sini.
Baca juga artikel-artikel lainnya:
Presiden Juventus: Liga Champions, Maurizio Sarri, Cristiano Ronaldo
Buffon: 12 Menit, dan Semua Rencana Juventus Sudah Berantakan
Penalti Lyon, Awal Buruk Juventus
Juventus Tersungkur, Matthijs de Ligt: Ada Peluang Menang 3-1
Singkirkan Juventus, Kiper Lyon: Kami Kuat
Pengakuan Pelatih Lyon: Singkirkan Juventus adalah Momen Paling Memuaskan dalam Karier Saya!
Pemenang dan Pecundang di Laga Juventus vs Lyon: Si Nyonya Tua Butuh 11 Cristiano Ronaldo
Highlights Liga Champions: Juventus 2-1 Lyon
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Goncalo Ramos Kesulitan di AC Milan: Transfer 73 Juta Euro Belum Mampu jadi Mesin Gol
Liga Italia 29 Oktober 2026, 21:44
-
Reaksi Juventus Usai Kalah dari Genoa: Gelar 'Retreat' Selama 2 Hari!
Liga Italia 29 Oktober 2026, 21:15
-
Luka Modric Akui AC Milan Layak Kalah dari Bologna: Kami Tidak Menduganya
Liga Italia 29 Oktober 2026, 13:10
-
Menang Berkat Dua Gol Bunuh Diri, Cristian Chivu Akui Inter Milan Beruntung
Liga Italia 29 Oktober 2026, 12:45
LATEST UPDATE
-
Pemain Juventus Muak, Luciano Spalletti Dianggap Terlalu Banyak Bicara!
Liga Italia 30 Oktober 2026, 22:58
-
Dominic Calvert-Lewin Diincar MU, Leeds: Maaf, Gak Dulu!
Liga Inggris 30 Oktober 2026, 22:57
-
Hitung Mundur Menuju 1000 Gol Cristiano Ronaldo, Kurang Berapa?
Piala Dunia 30 Oktober 2026, 22:20
-
Youri Tielemans Lega Michael Carrick Selamat dari Pemecatan di MU
Liga Inggris 30 Oktober 2026, 22:07
-
Tidak Takut, Michael Carrick Justru Tidak Sabar MU Hadapi Chelsea
Liga Inggris 30 Oktober 2026, 21:46
-
Prediksi BRI Super League: PSM vs Madura United 31 Oktober 2026
Bola Indonesia 30 Oktober 2026, 20:10
-
Prediksi BRI Super League: Persik vs Persita 31 Oktober 2026
Bola Indonesia 30 Oktober 2026, 20:05
-
Prediksi BRI Super League: Arema FC vs Bali United 31 Oktober 2026
Bola Indonesia 30 Oktober 2026, 20:00
-
Prediksi BRI Super League: Dewa United vs Persija 31 Oktober 2026
Bola Indonesia 30 Oktober 2026, 19:55
-
Tempat Menonton Persebaya vs Persijap di BRI Super League, 30 Oktober 2026
Bola Indonesia 30 Oktober 2026, 18:05
-
Nova Arianto Semringah Lihat Amar Brkic Bersinar di Borneo FC
Bola Indonesia 30 Oktober 2026, 18:00
-
Link Streaming Persebaya vs Persijap, 30 Oktober 2026
Bola Indonesia 30 Oktober 2026, 17:59
LATEST EDITORIAL
-
4 Pemain Inggris yang Meraih Ballon d'Or sebelum Harry Kane
Editorial 27 Oktober 2026, 13:52
-
Kursi Panas Pelatih Premier League: 4 Manajer yang Berisiko Dipecat Lebih Dulu
Editorial 26 Oktober 2026, 23:49
-
7 Pelatih Gratis yang Bisa Gantikan Michael Carrick di Manchester United
Editorial 26 Oktober 2026, 16:03
-
5 Pemain Argentina yang Bisa Mewarisi Nomor 10 Lionel Messi
Editorial 8 Oktober 2026, 11:18




