Formasi Genk Sempat Kejutkan Liverpool, Begini Reaksi Jurgen Klopp
Richard Andreas | 24 Oktober 2019 06:40
Bola.net - Liverpool memang berhasil memetik kemenangan besar atas KRC Genk (4-1), Kamis (24/10/2019) dini hari WIB tadi. Namun, hasil akhir itu tidak cukup menjelaskan betapa sulitnya pertandingan untuk The Reds.
Jurgen Klopp mengakui Genk sebagai lawan yang merepotkan. Bermain di kandang membuat Genk tampil percaya diri, beruntung The Reds punya sejumlah pemain yang bisa jadi penentu.
Sejak awal, Liverpool sudah dikejutkan dengan gaya bermain Genk yang lebih agresif. Formasi 4-4-2 yang diturunkan pelatih lawan pun cukup mengejutkan, sebab biasanya Genk bermain dengan taktik 4-2-3-1.
Klopp sendiri mengaku sedikit terkejut dengan permainan Genk pada laga itu. Baca selengkapnya di bawah ini ya, Bolaneters!
Ide Cerdas
Adapun dengan formasi 4-4-2, Genk bermain layaknya tim klasik dengan dua striker jangkung. Mereka mengandalkan bola-bola udara lewat umpan silang dari sisi sayap.
Klopp tahu gaya bermain itu bisa menyulitkan Liverpool, tapi untungnya mereka sudah pernah menghadapi tim lain dengan gaya serupa.
"Dengar, jika mereka memilih 4-2-3-1 atau 4-4-1-1 maka pada banyak momen gaya-gaya bermain itu benar-benar sama. Satu-satunya perbedaan hari ini adalah bagian ofensif mereka dengan banyak pemain yang cukup tinggi di lapangan," buka Klopp di Liverpoolfc.com.
"Itu gagasan cerdas, meski bukan tim pertama yang melakukannya saat menghadapi kami. Sebab kami tidak bisa terus mendapatkan first ball sepanjang waktu."
Tidak Terlalu Terkejut
Klopp tidak menduga Genk bakal menerapkan pendekatan tersebut, tapi juga tidak terlalu terkejut. Memang layak dianggap sebagai kejutan kecil, tapi tidak sampai membuat Liverpool kesulitan.
"Kami mencoba tidak membuat banyak pelanggaran atau semacamnya, serta ingin berduel fisik untuk berjuang mendapatkan second balls, itu tidak terlalu nyaman," imbuh Klopp.
"Tidak, kami tidak menduganya, tapi itu [perubahan formasi] bukanlah kejutan yang besar," tutupnya.
Sumber: Liverpoolfc
Baca ini juga ya!
- Man of the Match KRC Genk vs Liverpool: Alex Oxlade-Chamberlain
- Jurgen Klopp Tidak Terlalu Menikmati Pertandingan Liverpool, Ada Apa?
- Hasil Pertandingan KRC Genk vs Liverpool: Skor 1-4
- Manchester United Ambyar, Wapres KH. Ma'ruf Amin Kini Dukung Liverpool
- Kane Ingin Teruskan Momentum Positif UCL ke Laga Lawan Liverpool
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Inter vs Arsenal 1-3: Proses Pendewasaan Nerazzurri
Liga Champions 21 Januari 2026, 08:36
-
Kalah Duel Fisik dan Teknik, Chivu Sebut Level Arsenal Jauh di Atas Inter Milan
Liga Champions 21 Januari 2026, 08:30
-
Memuji Duo Gabriel Jesus - Viktor Gyokeres, Mengklaim Arsenal Sudah Naik Level
Liga Champions 21 Januari 2026, 08:19
LATEST UPDATE
-
Inter vs Arsenal 1-3: Proses Pendewasaan Nerazzurri
Liga Champions 21 Januari 2026, 08:36
-
Kalah Duel Fisik dan Teknik, Chivu Sebut Level Arsenal Jauh di Atas Inter Milan
Liga Champions 21 Januari 2026, 08:30
-
Memuji Duo Gabriel Jesus - Viktor Gyokeres, Mengklaim Arsenal Sudah Naik Level
Liga Champions 21 Januari 2026, 08:19
-
Rapor Pemain Inter: Gol Roket Sucic Tak Cukup, Arsenal Pulang Tersenyum
Liga Champions 21 Januari 2026, 08:06
-
Man of the Match Sporting CP vs PSG: Luis Suarez
Liga Champions 21 Januari 2026, 07:19
-
Man of the Match Inter vs Arsenal: Gabriel Jesus
Liga Champions 21 Januari 2026, 07:05
-
Man of the Match Bodo/Glimt vs Man City: Jens Petter Hauge
Liga Champions 21 Januari 2026, 06:51
-
Man of the Match Real Madrid vs Monaco: Vinicius Junior
Liga Champions 21 Januari 2026, 05:51
-
Hasil Copenhagen vs Napoli: Partenopei Gagal Menang Meski Unggul Jumlah Pemain
Liga Champions 21 Januari 2026, 05:29
LATEST EDITORIAL
-
9 Pemain yang Pernah Bermain untuk Inter Milan dan Arsenal
Editorial 20 Januari 2026, 14:06
-
6 Bek Tengah yang Bisa Datangkan Liverpool Setelah Kehilangan Marc Guehi
Editorial 20 Januari 2026, 13:05
-
5 Pemain Liverpool yang Bisa Ikuti Jurgen Klopp ke Real Madrid
Editorial 19 Januari 2026, 12:24
-
4 Bek Tengah yang Bisa Jadi Target Chelsea di Bursa Januari: Ada Eks Real Madrid
Editorial 19 Januari 2026, 12:06







