Galatasaray vs Liverpool: Van Dijk dan Konate Dituding Sebagai Biang Kerok Kekalahan The Reds
Dimas Ardi Prasetya | 11 Maret 2026 04:58
Bola.net - Liverpool harus menelan hasil pahit saat bertandang ke markas Galatasaray pada leg pertama babak 16 besar Liga Champions. Bermain di Rams Park, Istanbul, Rabu (11/03/2026), The Reds dipaksa pulang dengan kekalahan tipis 0-1.
Pertandingan dibuka dengan buruk oleh Liverpool. Galatasaray mampu memanfaatkan kesempatan pertama mereka ke arah gawang.
Sundulan Mario Lemina dari jarak dekat membuat publik tuan rumah bergemuruh. Padahal saat itu pertandingan baru berjalan tujuh menit saja.
Gol tersebut kemudian memicu perdebatan di kalangan pengamat. Eks kiper Manchester City Joe Hart dan eks gelandang Liverpool Steve McManaman sepakat bahwa lini belakang The Reds melakukan kesalahan fatal dalam proses terciptanya gol tersebut.
Joe Hart Soroti Kelengahan Van Dijk Mengawal Lemina

Gol Galatasaray berawal dari situasi bola mati yang sebenarnya tidak terlalu berbahaya. Victor Osimhen berhasil memenangkan duel udara dan mengarahkan bola kembali ke area berbahaya di depan gawang Liverpool.
Di momen itulah Mario Lemina muncul tanpa kawalan berarti. Gelandang Galatasaray itu dengan mudah menyundul bola dari jarak sangat dekat untuk menaklukkan kiper Liverpool.
Menurut Joe Hart, kesalahan utama terjadi karena Virgil van Dijk tidak menjaga pergerakan Lemina dengan baik di kotak penalti. Bek asal Belanda itu dinilai terlalu fokus pada bola dan kehilangan pemain yang seharusnya dia awasi.
Berbicara saat jeda pertandingan di TNT Sports, Hart secara terang-terangan menunjuk kesalahan tersebut. Ia mengatakan, "Lemina melewati (Dominik) Szoboszlai dan Van Dijk tidak menjaganya. Osimhen melompat, sundulannya brilian, Lemina tidak percaya keberuntungannya," ujarnya, dinukil dari Liverpool Echo.
McManaman Tuding Konate Lalai

Selain Van Dijk, Ibrahima Konate juga tidak luput dari kritik tajam. Mantan pemain Liverpool, Steve McManaman, menilai bek asal Prancis itu gagal menjalankan tugas defensifnya dengan baik.
McManaman menilai Liverpool sebenarnya memiliki cukup pemain di kotak penalti saat situasi sepak pojok terjadi. Namun koordinasi yang buruk membuat Galatasaray dengan mudah memanfaatkan celah tersebut.
Situasi semakin terlihat buruk karena Osimhen dibiarkan memenangkan duel udara pertama. Setelah itu, tidak ada pemain Liverpool yang benar-benar siap menghalau bola kedua di area berbahaya.
"Sangat mengecewakan, bukan, bagi Liverpool? Cara mereka menyerang, mereka tidak menyerang dengan tujuan yang jelas meskipun memiliki peluang bagus. Dalam duel udara, mereka sangat, sangat rentan - itu gol yang mengerikan untuk kebobolan," kritiknya.
"Osimhen, pemain paling berbahaya di lapangan dengan seragam Galatasaray, memenangkan duel udara, lalu menyundul bola kembali ke area berbahaya. Konate tidak mengawal siapa pun, lalu pemain lain lengah dan kemudian sundulan mudah di tiang jauh," tandas McManaman.
Klasemen Liga Champions
Baca Juga:
Hasil Galatasaray vs Liverpool: The Reds Kembali Tersungkur di Istanbul
Rio Ngumoha Bisa Jadi Senjata Baru Liverpool di Sisa Musim
Bukan Lagi Raja Anfield? Eks Liverpool Ini Klaim Masa Keemasan Salah Sudah Berakhir
Duel Antar Lini Galatasaray vs Liverpool: Pertarungan Panas di Rams Park, Siapa Unggul?
Noa Lang Siap Bersinar Saat Galatasaray Hadapi Liverpool di Liga Champions
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Lille vs Betis, Calvin Verdonk Berpotensi Torehkan Sejarah Baru
Liga Champions 8 September 2026, 10:00
-
Enzo Maresca Resah Jelang Laga Porto vs Man City, Ada Apa?
Liga Champions 8 September 2026, 09:42
-
Kalah di Akhir Pekan, Real Madrid Bidik Inter Milan Sebagai Langkah Kebangkitan!
Liga Champions 8 September 2026, 09:22
-
Ngaku Seorang Milanisti, Kylian Mbappe Tidak Sabar Hadapi Inter Milan
Liga Champions 8 September 2026, 09:02
-
Terungkap, MU Sempat Mau Angkut Bek Timnas Argentina Ini
Liga Inggris 8 September 2026, 08:50
LATEST UPDATE
-
Dikabarkan Masuk Nominasi Ballon d'Or 2026, Harry Kane: Semoga Ini Tahunnya Saya!
Liga Champions 8 September 2026, 11:28
-
Jose Mourinho: Main Bagus Gak Ada Aritnya Kalau Tidak Menang!
Liga Champions 8 September 2026, 11:00
-
Lille vs Betis, Calvin Verdonk Berpotensi Torehkan Sejarah Baru
Liga Champions 8 September 2026, 10:00
-
Enzo Maresca Resah Jelang Laga Porto vs Man City, Ada Apa?
Liga Champions 8 September 2026, 09:42
-
Kalah di Akhir Pekan, Real Madrid Bidik Inter Milan Sebagai Langkah Kebangkitan!
Liga Champions 8 September 2026, 09:22
-
Ngaku Seorang Milanisti, Kylian Mbappe Tidak Sabar Hadapi Inter Milan
Liga Champions 8 September 2026, 09:02
-
Terungkap, MU Sempat Mau Angkut Bek Timnas Argentina Ini
Liga Inggris 8 September 2026, 08:50
-
Michael Carrick akui Pertahanan Manchester United Keropos, Perlu Lekas Dibenahi
Liga Inggris 8 September 2026, 08:41
-
Real Madrid Tim Kuat, Tapi Inter Milan Siap Hadirkan Kejutan di Bernabeu!
Liga Champions 8 September 2026, 08:27
-
Real Madrid vs Inter: Misi Menghapus Rekor Buruk Berusia 59 Tahun!
Liga Champions 8 September 2026, 06:30
-
Real Madrid vs Inter: Mourinho Janji Gak Baper Jumpa Mantan Klub dan Mantan Anak Buah!
Liga Champions 8 September 2026, 06:00
-
Jose Mourinho Targetkan Trofi Liga Champions di Periode Keduanya Bersama Real Madrid
Liga Champions 8 September 2026, 05:30
-
Kalah dari Arsenal, Chelsea Yakin Bakal Happy Ending di Akhir Musim 2026/2027
Liga Inggris 8 September 2026, 05:12
-
Debut Bersama Barcelona, Gabriel Jesus Girang Bukan Kepalang
Liga Spanyol 8 September 2026, 04:57
-
Moji dan Mosva Beri Bonus Rp120 Juta untuk Timnas Voli Putri Indonesia
Voli 8 September 2026, 03:03
LATEST EDITORIAL
-
Robert Sanchez Blunder Lagi, 5 Kiper Ini Bisa Jadi Solusi Chelsea
Editorial 27 Agustus 2026, 14:00
-
5 Pemain Manchester United yang Pernah Memakai Nomor 20 Sebelum Carlos Baleba
Editorial 26 Agustus 2026, 12:06
-
4 Klub yang Bisa Jadi Pelabuhan Nicolas Jackson, Aston Villa Paling Berpeluang?
Editorial 25 Agustus 2026, 11:33
-
5 Alternatif Bek Kiri Manchester United jika Gagal Mendapatkan Lewis Hall
Editorial 12 Agustus 2026, 12:51
