Gerakan Ikonik Virgil van Dijk Muncul Lagi
Gia Yuda Pradana | 9 April 2026 07:38
Bola.net - Laga PSG vs Liverpool pada leg pertama perempat final Liga Champions 2025-2026 menghadirkan momen tak biasa dari Virgil van Dijk. Bek sekaligus kapten The Reds itu kembali menunjukkan gerakan khas yang ramai diperbincangkan.
Dalam pertandingan PSG vs Liverpool yang berakhir 0-2 di Parc des Princes, Van Dijk kesulitan menghadapi tekanan tuan rumah. Dominasi Paris Saint-Germain membuat lini belakang Liverpool kerap berada dalam situasi genting.
Gol Desire Doue pada menit ke-11 dan Khvicha Kvaratskhelia di menit ke-65 memastikan kemenangan PSG. Liverpool kini harus mengejar defisit dua gol pada leg kedua di Anfield.
Di tengah hasil buruk tersebut, satu momen dari Van Dijk menarik perhatian publik. Aksi refleksnya saat menghadapi tembakan lawan kembali menjadi bahan pembicaraan.
Momen 'Bum Defending' Kembali Terulang
Dalam salah satu situasi bertahan, Van Dijk terlihat memalingkan wajah dari arah bola. Alih-alih melakukan blok secara frontal, ia justru berbalik dan menghadapi bola dengan posisi tubuh membelakangi.
Gerakan tersebut langsung ramai dibicarakan di media sosial. Banyak warganet melabeli gerakan ini sebagai “bum defending”. Ini tidak lazim untuk seorang bek top.
Aksi ini bukan kali pertama dilakukan oleh pemain asal Belanda tersebut. Sebelumnya, gerakan serupa juga pernah muncul.
Netizen pun menganggapnya sebagai ciri khas Van Dijk. Namun, dalam konteks laga ini, aksi tersebut dinilai mencerminkan kurangnya respons cepat dalam situasi krusial.
Kritik Terhadap Performa sang Kapten

Selain momen tersebut, performa Van Dijk secara keseluruhan juga mendapat kritik. Ia dinilai gagal memimpin lini belakang dengan baik saat tim berada di bawah tekanan.
Merasa kesal dengan pertahanan yang longgar di sekitarnya saat gol pertama, tetapi ia perlu bertanya mengapa ia selalu membelakangi tembakan.
Setelah mengkritik rekan setimnya di Etihad, sang kapten harusnya memberi contoh di Paris. Ia tidak melakukannya.
Liverpool kini menghadapi tantangan berat untuk membalikkan keadaan. Selain memperbaiki taktik, performa individu para pemain bertahan juga menjadi kunci pada leg kedua.
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Inter Milan Resmi Rekrut Curtis Jones dari Liverpool
Liga Italia 22 Agustus 2026, 05:09
-
Andoni Iraola Waspadai Wajah Baru Newcastle bersama Matthias Jaissle
Liga Inggris 21 Agustus 2026, 23:30
-
Liverpool Ingin Adam Wharton, Crystal Palace: Maaf, Gak Dulu!
Liga Inggris 21 Agustus 2026, 19:30
-
Pengakuan Jujur Andoni Iraola: Skuad Liverpool Sekarang Masih Tipis!
Liga Inggris 21 Agustus 2026, 19:00
LATEST UPDATE
-
Xabi Alonso Ungkap Alasan Palestra dan Caicedo Absen Lawan Fulham
Liga Inggris 25 Agustus 2026, 11:24
-
Juventus Cemas, Kenan Yildiz Terancam Absen 2 Bulan Usai Cedera Lawan Frosinone
Liga Italia 25 Agustus 2026, 10:44
-
Newcastle Sepakat Rekrut Nico Gonzalez dari Manchester City
Liga Inggris 25 Agustus 2026, 10:04
-
Jadwal Lengkap Serie A 2026/2027
Liga Italia 25 Agustus 2026, 09:59
-
Jadwal Lengkap La Liga 2026/2027
Liga Spanyol 25 Agustus 2026, 09:52
-
Jadwal Lengkap Premier League 2026/2027
Liga Inggris 25 Agustus 2026, 09:47
-
Juventus Capai Kesepakatan Rekrut Kamil Grabara dari Wolfsburg
Liga Italia 25 Agustus 2026, 09:24
-
Manchester City Sepakat Datangkan Allan Elias dari Palmeiras
Liga Inggris 25 Agustus 2026, 08:44
-
5 Pelajaran Chelsea vs Fulham: Cole Palmer Bersinar dalam Debut Impian Xabi Alonso
Liga Inggris 25 Agustus 2026, 08:04
-
Workout Selesai, Nongkrong Menanti: Ini Cara Balik Fresh Tanpa Extra Time
Lain Lain 25 Agustus 2026, 08:00
LATEST EDITORIAL
-
4 Klub yang Bisa Jadi Pelabuhan Nicolas Jackson, Aston Villa Paling Berpeluang?
Editorial 25 Agustus 2026, 11:33
-
5 Alternatif Bek Kiri Manchester United jika Gagal Mendapatkan Lewis Hall
Editorial 12 Agustus 2026, 12:51
-
6 Pemain yang Bisa Dijual Real Madrid demi Datangkan Rekrutan Baru
Editorial 5 Agustus 2026, 10:59
-
5 Pemain yang Masih Bisa Direkrut Manchester United Sebelum Bursa Transfer Ditutup
Editorial 4 Agustus 2026, 13:00

