Gerard Pique: Kekalahan Barcelona Paling Menyakitkan? Saat Melawan Liverpool
Yaumil Azis | 2 April 2021 06:08
Bola.net - Sebagai pemain yang telah melewati banyak laga, Gerard Pique jelas sudah akrab dengan pahitnya kekalahan. Namun, ada satu kekalahan yang tidak bisa ia lupakan dari benaknya sampai sekarang.
Kekalahan bisa datang dari mana saja. Tidak melulu waktu berhadapan dengan klub besar, Barcelona pun seringkali terjungkal saat bertemu tim-tim yang di atas kertas mampu dikalahkan.
Salah satunya terjadi saat Barcelona bertemu dengan Cadiz di ajang La Liga bulan Desember lalu. Di luar dugaan, tim asuhan Ronald Koeman tersebut tumbang dengan skor tipis 1-2. Cukup mengejutkan memang, tapi bukan suatu hal yang spesial.
Berbicara tentang kekalahan yang menyakitkan, Barcelona pernah merasakannya saat bertemu Bayern Munchen di babak perempat final Liga Champions 2020 lalu. Mereka dipermalukan sejadi-jadinya sampai kebobolan delapan gol. Ya, Barcelona kalah dengan skor 2-8 kala itu.
Scroll ke bawah untuk membaca informasi selengkapnya.
Kekalahan yang Paling Menyakitkan
Kekalahan memalukan itu rupanya tidak berada dalam posisi teratas dalam benak Pique, yang sudah memperkuat Barcelona sejak tahun 2008. Ia malah jauh lebih kecewa saat timnya kalah di tangan Liverpool dalam ajang yang sama.
Pada tahun 2019, Barcelona sudah mencapai babak semifinal Liga Champions dan telah menempatkan satu kakinya di final usai menang dengan skor 3-0 di leg pertama. Namun, di luar dugaan, mereka justru kalah 0-4 pada leg kedua.
"Kami mengalami serangkaian kekalahan yang menyakitkan [di Barcelona. Salah satu yang paling menyakitkan adalah ketika menghadapi Liverpool. Rasanya sulit," ujar Pique dalam TV3's 'Nexes' Programme.
"Ada mereka yang meledak... terkadang anda tidak merasa siap. Secara keseluruhan, dalam hidup, anda merasakan kekalahan lebih banyak dari kemenangan. Kekalahan adalah bagian dari hidup," lanjutnya.
Terlatih Lapang Dada Sedari Kecil
Buat mereka yang tidak memiliki kesiapan mental, kekalahan menyakitkan bisa membuat seorang pemain terus merasakan keterpurukan. Untungnya, Pique memiliki sosok ayah yang membuatnya bisa menerima kekalahan dengan lapang dada.
"Ayah tidak membuat saya terobsesi dengan kemenangan. Dalam sepak bola, dia tidak pernah menyuruh saya untuk bermain lebih baik atau meraih kemenangan," tambahnya.
"Dia menuntut, tapi tidak ada kewajiban menang. Mudah untuk tahu cara menang daripada kalah. Kami diajari rasa hormat kepada orang lain sejak usia muda, tapi setelahnya harus bisa dipraktikkan. Anda harus menjadi seorang pria baik di dalam kemenangan maupun kekalahan," pungkasnya.
(TV3's 'Nexes' Programme - via Goal International)
Baca Juga:
Tiba di Barcelona, Mino Raiola Diskusikan Transfer Erling Haaland Diskusikan Transfer Erling Haaland
Liverpool Temani Barcelona Dalam Perburuan Memphis Depay
Joan Laporta Jadikan Erling Haaland Prioritas Transfer Barcelona
Barcelona Ramaikan Perburuan Harry Kane
Jadi Rebutan Real Madrid dan Barcelona, Sevilla Banderol Bryan Gil 100 Juta Euro
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Hansi Flick Puas dengan Anthony Gordon meski Belum Cetak Gol untuk Barcelona
Liga Spanyol 14 September 2026, 11:52
-
Barcelona Punya Modal Lengkap untuk Pertahankan Gelar La Liga, 5 Faktor Ini Jadi Kuncinya
Lain Lain 14 September 2026, 09:16
-
Hasil Lengkap, Klasemen, Jadwal dan Top Skor La Liga 2026/2027
Liga Spanyol 14 September 2026, 05:28
-
Hasil Lengkap, Klasemen, Jadwal dan Top Skor Premier League 2026/2027
Liga Inggris 14 September 2026, 05:19
-
Man of the Match Levante vs Barcelona: Lamine Yamal
Liga Spanyol 13 September 2026, 23:34
LATEST UPDATE
-
Shin Tae-yong Kirim Pesan Penting usai Persija Sapu Bersih 2 Laga Awal BRI Super League
Bola Indonesia 14 September 2026, 20:19
-
Menuju MotoGP Mandalika 2026, Pertamina Bawa Atmosfer Balap Lebih Dekat ke Masyarakat Indonesia
Otomotif 14 September 2026, 19:51
-
Nama: Erling Haaland, Hobi: Membobol Gawang Manchester United!
Liga Inggris 14 September 2026, 19:41
-
Ketika Jose Mourinho Jatuh Hati Pada Arda Guler
Liga Spanyol 14 September 2026, 19:32
-
Sesumbar Lamine Yamal: Saya Lebih Layak Menangkan Ballon d'Or Ketimbang Mbappe!
Liga Spanyol 14 September 2026, 19:22
-
Kalah dari Sassuolo, Juventus Masih Percaya Luciano Spalletti
Liga Italia 14 September 2026, 19:03
-
Sah atau Tidaknya Gol Haaland, MU Seharusnya Bisa Kalahkan Man City!
Liga Inggris 14 September 2026, 18:53
-
Derby Manchester: Bukan MU yang Jelek, Tapi Man City-nya yang Jago!
Liga Inggris 14 September 2026, 18:31
-
Bukannya Merugikan, Kartu Merah Phil Foden Justru Untungkan Man City di Derby Manchester
Liga Inggris 14 September 2026, 18:14
-
David Raya Jadi Tembok Arsenal yang Sulit Ditembus
Liga Inggris 14 September 2026, 17:45
-
Bedah Perbandingan Catatan Gol Barcelona dan Real Madrid dari 6 Laga: Siapa Lebih Tajam?
Liga Spanyol 14 September 2026, 16:13
-
Barcelona Sudah Cetak 26 Gol dalam 6 Laga, padahal Tanpa 'Nomor 9' Murni
Liga Spanyol 14 September 2026, 15:44
LATEST EDITORIAL
-
Bukan Cuma Ronaldo, 3 Pemain Ini Juga Pernah Membela Real Madrid dan Inter Milan
Editorial 8 September 2026, 20:58
-
Robert Sanchez Blunder Lagi, 5 Kiper Ini Bisa Jadi Solusi Chelsea
Editorial 27 Agustus 2026, 14:00
-
5 Pemain Manchester United yang Pernah Memakai Nomor 20 Sebelum Carlos Baleba
Editorial 26 Agustus 2026, 12:06
-
4 Klub yang Bisa Jadi Pelabuhan Nicolas Jackson, Aston Villa Paling Berpeluang?
Editorial 25 Agustus 2026, 11:33


