Harry Kane Jadi Gelandang di Bayern Munchen: Tetap Ganas dengan 5 Gol dalam 2 Laga
Asad Arifin | 1 Oktober 2025 18:57
Bola.net - Harry Kane sudah lama dicap sebagai salah satu striker paling berbahaya di dunia. Namun ada yang berbeda saat Bayern Munchen melawat ke markas Pafos pada matchday kedua Liga Champions 2025/2026, Rabu (1/10) dini hari WIB. Bomber Inggris itu tidak dimainkan sebagai ujung tombak.
Pelatih Bayern, Vincent Kompany, memilih menerapkan formasi 4-2-3-1 dalam duel di Siprus tersebut. Kejutan hadir ketika posisi penyerang tengah diberikan kepada Nicolas Jackson, bukan Kane. Lantas, di mana peran Kane di laga ini?
Kane justru ditarik sedikit ke belakang dan ditempatkan sebagai gelandang serang. Ia berperan layaknya pemain nomor 10 yang menyokong pergerakan Jackson di lini depan. Meski tampil jauh dari kotak penalti, Kane tetap menunjukkan ketajamannya. Striker 32 tahun itu sukses mencetak dua gol sekaligus mengantarkan Bayern menang 5-1.
Menariknya, peran ini bukan hal baru baginya. Sebelumnya, Kompany sudah mencoba strategi serupa saat Die Roten bersua Hoffenheim di Bundesliga. Hasilnya, Bayern menang 4-1 dan Kane bahkan mencetak hattrick.
Eksperimen Kompany, Kane Tetap Menjadi Ancaman

Keputusan Kompany jelas penuh risiko, mengingat Kane biasanya diandalkan sebagai penyerang murni. Namun, hasil yang didapat justru positif. Dengan posisi sedikit lebih ke dalam, Kane bisa lebih leluasa bergerak untuk membangun serangan dan sesekali masuk ke kotak penalti.
Saat melawan Pafos, Kane bukan hanya menyumbang dua gol, tapi juga menjadi motor pergerakan di lini depan. Skema ini membuat pertahanan lawan kesulitan membaca pola serangan Bayern. Nicolas Jackson mendapat lebih banyak ruang, sementara Kane bisa datang dari lini kedua untuk menuntaskan peluang.
Eksperimen ini sekaligus menunjukkan fleksibilitas permainan Kane. Di usia 32 tahun, ia tidak hanya menjadi predator di kotak penalti, tetapi juga mampu berperan sebagai gelandang serang tanpa kehilangan ketajaman.
Komentar Kane: Penting untuk Selalu Mengejutkan Lawan

Usai pertandingan, Kane menegaskan bahwa fleksibilitas peran menjadi senjata baru Bayern musim ini. Menurutnya, kehadiran dirinya dan Jackson membuat lini depan Die Roten semakin sulit ditebak.
"Nicolas Jackson menjadi starter hari ini. Terkadang, saya mundur sedikit, lebih seperti pemain nomor 10, dan dia datang dan menerima bola," kata Kane, seperti dikutip situs resmi Bayern.
"Saya pikir penting untuk terus mengejutkan para bek dan tidak melakukan hal yang sama sepanjang pertandingan," tegas mantan penyerang Tottenham tersebut.
Sumber: Bayern Munchen
Klasemen Bundesliga 2025/2026
Baca Ini Juga:
Julian Alvarez Meledak: 6 Gol dan 2 Assist dalam 3 Laga Terakhir Bersama Atletico Madrid
Malam Sulit Sherhan Kalmurza, Kiper 18 Tahun Kairat Almaty saat Berduel dengan Real Madrid
Akankah Mimpi Buruk Juventus Terulang? Statistik Unik Jelang Duel Villarreal vs Juventus
Adu Kuat Rekor Gila Jelang Borussia Dortmund vs Athletic Bilbao: Siapa Bakal Tumbang?
Prediksi Arsenal vs Olympiakos 2 Oktober 2025
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Ini Satu Hal yang Buat Lamine Yamal Kalah dari Harry Kane dalam Ballon d'Or 2026
Liga Champions 27 Oktober 2026, 15:49
-
4 Pemain Inggris yang Meraih Ballon d'Or sebelum Harry Kane
Editorial 27 Oktober 2026, 13:52
-
Prediksi Bayern vs Magdeburg 29 Oktober 2026
Bundesliga 27 Oktober 2026, 13:15
-
Thomas Tuchel Kirim Pesan untuk Harry Kane usai Raih Ballon d'Or 2026
Liga Champions 27 Oktober 2026, 13:02
LATEST UPDATE
-
Live Streaming Racing Santander vs Madrid: Jadwal dan Link Nonton
Liga Spanyol 1 November 2026, 12:13
-
Hasil Moto3 Malaysia 2026: Maximo Quiles Juara, Veda Ega Pratama Finis Kedua!
Otomotif 1 November 2026, 11:43
-
Live Streaming PSIM vs Borneo FC: Jadwal dan Link Nonton
Bola Indonesia 1 November 2026, 11:18
-
Live Streaming Persib Bandung vs Isenmulang FC: Jadwal dan Link Nonton
Bola Indonesia 1 November 2026, 10:14
-
Batas Waktu untuk Michael Carrick di Manchester United
Liga Inggris 1 November 2026, 09:10
-
Memprediksi Peluang Manchester United Terdegradasi
Liga Inggris 1 November 2026, 09:00
-
Rating Pemain Barcelona vs Alaves: Raphinha dan Yamal 9, Fermin Lopez Tertinggi
Liga Spanyol 1 November 2026, 08:51
-
Rating Pemain Inter Milan usai Kalah 1-3 dari AC Milan: Kebanyakan 6
Liga Italia 1 November 2026, 08:28
-
Rating Pemain AC Milan usai Hajar Inter Milan: Moreira Tertinggi, Maignan Krusial
Liga Italia 1 November 2026, 08:21
-
Man of the Match Milan vs Inter: Diego Moreira
Liga Italia 1 November 2026, 08:03
-
Man of the Match Bayern vs Dortmund: Konrad Laimer
Bundesliga 1 November 2026, 07:54
-
Bryan Cristante, Konduktor Sekaligus Finisher di Balik Pesta Gol AS Roma
Liga Italia 1 November 2026, 07:45
-
Rating Pemain Man City usai Dipermalukan Brighton di Etihad: Doku 8, Haaland 5
Liga Inggris 1 November 2026, 07:36
-
Rating Pemain Man Utd usai Terkapar di Markas Chelsea: Lisandro Martinez Terburuk!
Liga Inggris 1 November 2026, 07:06
-
Rating Pemain Chelsea usai Menang 2-0 vs Man Utd: Colwill, Lavia, Rogers 8, Palmer 9
Liga Inggris 1 November 2026, 06:58
LATEST EDITORIAL
-
4 Pemain Inggris yang Meraih Ballon d'Or sebelum Harry Kane
Editorial 27 Oktober 2026, 13:52
-
Kursi Panas Pelatih Premier League: 4 Manajer yang Berisiko Dipecat Lebih Dulu
Editorial 26 Oktober 2026, 23:49
-
7 Pelatih Gratis yang Bisa Gantikan Michael Carrick di Manchester United
Editorial 26 Oktober 2026, 16:03
-
5 Pemain Argentina yang Bisa Mewarisi Nomor 10 Lionel Messi
Editorial 8 Oktober 2026, 11:18

