Hasil PSG vs Arsenal: Menang Adu Penalti 4-3, Les Parisiens Pertahankan Takhta Eropa
Richard Andreas | 31 Mei 2026 02:09
Bola.net - PSG berhasil mempertahankan gelar Liga Champions setelah mengalahkan Arsenal dengan skor 4-3 lewat adu penalti pada final Liga Champions 2025/2026. Kedua tim sebelumnya bermain imbang 1-1 selama 120 menit di Puskas Arena, Budapest, Sabtu 30 Mei 2026.
Arsenal sempat berada di jalur juara setelah Kai Havertz membawa mereka unggul cepat pada menit keenam. Namun PSG mampu bangkit pada babak kedua melalui penalti Ousmane Dembele yang membuat skor kembali imbang.
Laga berlangsung ketat dan minim peluang bersih sepanjang 120 menit. PSG tampil dominan dalam penguasaan bola, tetapi pertahanan disiplin Arsenal membuat juara bertahan itu kesulitan menciptakan peluang matang.
Tidak ada gol tambahan hingga babak tambahan waktu berakhir. Pada adu penalti, PSG tampil lebih tenang dan akhirnya memastikan kemenangan setelah tendangan Gabriel melambung di atas mistar.
Hasil ini membuat tim asuhan Luis Enrique kembali mengangkat trofi Liga Champions, sementara Arsenal harus puas sebagai runner-up.
Babak Pertama

Arsenal langsung menunjukkan niat menyerang sejak menit awal. Tekanan tinggi yang diterapkan pasukan Mikel Arteta membuat PSG kesulitan membangun serangan dari lini belakang.
Keunggulan Arsenal lahir pada menit keenam. Berawal dari sapuan Marquinhos yang memantul mengenai Leandro Trossard, bola jatuh ke jalur Kai Havertz yang berlari ke sisi kiri kotak penalti sebelum melepaskan tembakan keras dari sudut sempit untuk menaklukkan Matvey Safonov.
PSG mencoba merespons melalui sejumlah peluang. Fabian Ruiz melepaskan tembakan melebar pada menit ke-13, sementara Khvicha Kvaratskhelia gagal memaksimalkan situasi berbahaya di depan gawang Arsenal.
Kontroversi sempat muncul pada menit ke-16 ketika PSG meminta penalti setelah bola diduga mengenai tangan Bukayo Saka di kotak terlarang. Namun wasit memilih melanjutkan pertandingan.
Arsenal hampir menggandakan keunggulan pada menit ke-26. Umpan silang Saka disambut pergerakan Havertz, tetapi Safonov sigap keluar dari sarangnya untuk menggagalkan peluang tersebut.
PSG terus mendominasi penguasaan bola, tetapi kesulitan menembus rapatnya pertahanan Arsenal. Peluang terbaik mereka menjelang turun minum datang melalui Fabian Ruiz dan Desire Doue, namun tidak ada yang mengarah tepat ke sasaran.
Menjelang jeda, Havertz kembali mengancam lewat aksi individu yang memaksa Marquinhos melakukan blok penting. Arsenal pun mempertahankan keunggulan 1-0 hingga turun minum.
Babak Kedua

PSG langsung mengambil inisiatif serangan selepas jeda. Arsenal bertahan disiplin dan berusaha memperlambat tempo permainan untuk menjaga keunggulan.
Momentum penting datang pada menit ke-62. Khvicha Kvaratskhelia berhasil masuk ke kotak penalti sebelum dijatuhkan Cristhian Mosquera dari belakang. Wasit menunjuk titik putih setelah menilai pelanggaran tersebut layak dihukum penalti, dan keputusan itu tetap berlaku setelah tinjauan VAR.
Ousmane Dembele maju sebagai eksekutor dan menjalankan tugasnya dengan sempurna pada menit ke-65. Tembakannya ke pojok bawah gawang mengecoh David Raya dan mengubah skor menjadi 1-1.
Gol tersebut mengubah jalannya pertandingan. PSG semakin percaya diri, sementara Arsenal mulai kehilangan kontrol permainan dan lebih banyak bertahan di area sendiri.
Peluang emas PSG datang pada menit ke-78 saat Kvaratskhelia melakukan penetrasi dari sisi kiri. Tembakannya sempat berubah arah akibat blok lawan dan membentur tiang gawang Arsenal.
Arsenal sempat mengancam lewat situasi bola mati, tetapi tidak mampu menciptakan peluang bersih. Sebaliknya, PSG nyaris mencetak gol kemenangan melalui Vitinha dan Bradley Barcola pada menit-menit akhir. Namun penyelesaian akhir mereka belum menemui sasaran.
Skor 1-1 bertahan hingga waktu normal berakhir sehingga pertandingan harus dilanjutkan ke babak tambahan waktu.
Babak Extra Time

PSG kembali tampil dominan saat babak tambahan waktu dimulai. Luis Enrique bahkan melakukan pergantian cepat dengan memasukkan Warren Zaire-Emery, lalu menambah tenaga segar melalui Lucas Beraldo dan Illia Zabarnyi untuk menjaga intensitas permainan.
Arsenal yang kehilangan momentum sejak gol penyeimbang Dembele memilih bertahan lebih dalam. Mikel Arteta merespons dengan memasukkan Martin Zubimendi dan Eberechi Eze, sementara Kai Havertz ditarik keluar pada awal extra time.
Peluang pertama datang untuk Arsenal pada menit ke-93. Declan Rice mengirim umpan terobosan kepada Noni Madueke yang kemudian mengirim bola ke kotak penalti, tetapi Willian Pacho berhasil memotong aliran bola sebelum mencapai Viktor Gyokeres.
PSG nyaris memecah kebuntuan pada menit ke-100 ketika Achraf Hakimi menusuk ke dalam sebelum melepaskan tembakan dari luar kotak penalti. Namun, bola masih melambung di atas mistar gawang David Raya.
Kontroversi sempat muncul pada menit ke-102. Arsenal meminta penalti setelah Madueke terjatuh dalam duel dengan Pacho di area terlarang, tetapi wasit Daniel Siebert menolak klaim tersebut. Protes keras dari kubu Arsenal berujung kartu kuning untuk Declan Rice dan Mikel Arteta.
PSG memperoleh peluang terbaik mereka pada menit ke-107. Bradley Barcola menyundul bola ke arah Desire Doue yang berdiri bebas di depan gawang, tetapi Raya bereaksi cepat dengan keluar dari sarangnya dan memukul bola menjauh.
Saat pertandingan tampak mengarah ke adu penalti, Arsenal justru mendapat dua peluang beruntun di penghujung babak tambahan. Pada menit ke-119, Jurrien Timber mencoba mengejutkan Safonov dari sudut sempit tetapi hanya mengenai sisi luar jaring. Semenit kemudian, Gyokeres berbalik melewati penjaganya sebelum melepaskan tembakan keras yang masih mampu diblok lini pertahanan PSG.
Tidak ada gol tercipta sepanjang 30 menit extra time. Kedua tim harus menentukan nasib mereka melalui adu penalti, yang akhirnya dimenangkan PSG dengan skor 4-3 untuk memastikan gelar Liga Champions kedua secara beruntun.
Babak Adu Penalti

Goncalo Ramos gol! PSG 1-0 Arsenal
Viktor Gyokeres gol! PSG 1-1 Arsenal
Desire Doue gol! PSG 2-1 Arsenal
Eberechi Eze gagal! PSG 2-1 Arsenal
Nuno Mendes gagal! PSG 2-1 Arsenal
Declan Rice gol! PSG 2-2 Arsenal
Achraf Hakimi gol! PSG 3-2 Arsenal
Gabriel Martinelli gol! PSG 3-3 Arsenal
Lucas Beraldo gol! PSG 4-3 Arsenal
Gabriel gagal! PSG menang 4-3 atas Arsenal
Momen-Momen Penting Pertandingan
6' — Kai Havertz membawa Arsenal unggul 1-0.
16' — PSG meminta penalti akibat dugaan handball Bukayo Saka, tetapi ditolak wasit.
26' — Safonov menggagalkan peluang emas Havertz.
46' — Cristhian Mosquera menerima kartu kuning.
54' — Bukayo Saka mendapat kartu kuning.
62' — PSG memperoleh penalti setelah pelanggaran Mosquera terhadap Kvaratskhelia.
65' — Ousmane Dembele mencetak gol penalti untuk PSG.
78' — Tembakan Kvaratskhelia membentur tiang gawang Arsenal.
90+7' — Barcola membuang peluang emas kemenangan PSG.
120+1' — Skor tetap 1-1 hingga akhir extra time.
Adu penalti — Eberechi Eze gagal untuk Arsenal.
Adu penalti — Nuno Mendes gagal untuk PSG.
Adu penalti — Gabriel gagal mengeksekusi penalti penentu.
PSG menang adu penalti 4-3 dan menjadi juara Liga Champions 2025/2026.
Statistik PSG vs Arsenal
Penguasaan bola: 75% - 25%
Tembakan: 21 - 7
Tembakan tepat sasaran: 4 - 1
Operan: 806 - 196
Akurasi operan: 91% - 69%
Tendangan sudut: 11 - 3
Offside: 0 - 3
Pelanggaran: 11 - 17
Kartu kuning: 2 - 4
Kartu merah: 0 - 0
Susunan Pemain
PSG XI (4-3-3): Matvey Safonov; Achraf Hakimi, Marquinhos, Willian Pacho, Nuno Mendes; Fabian Ruiz, Vitinha, Joao Neves; Desire Doue, Ousmane Dembele, Khvicha Kvaratskhelia.
ARSENAL XI (4-3-3): David Raya; Cristhian Mosquera, William Saliba, Gabriel Magalhaes, Piero Hincapie; Martin Odegaard, Declan Rice, Myles Lewis-Skelly; Bukayo Saka, Kai Havertz, Leandro Trossard.
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Jose Mourinho Waspadai Real Betis: Mereka Lawan yang Menyulitkan!
Liga Spanyol 3 September 2026, 21:05
-
Ipswich Town vs Liverpool, Bradley Barcola Sudah Bisa Debut?
Liga Inggris 3 September 2026, 20:16
-
Manchester United Tiru Strategi Transfer Carlos Baleba untuk Datangkan Lewis Hall
Liga Inggris 3 September 2026, 20:04
-
Andoni Iraola Menunggu Magis Bradley Barcola di Liverpool
Liga Inggris 3 September 2026, 19:50
LATEST UPDATE
-
Target Persib di ACL Two 2026/2027, Umuh Muchtar: Mudah-mudahan Juara
Bola Indonesia 4 September 2026, 14:44
-
Link Nonton Siaran Langsung Bali United vs PSS Sleman FC di Indosiar dan Vidio
Bola Indonesia 4 September 2026, 13:42
-
Prediksi Arsenal vs Chelsea Versi Gary Neville: The Gunners Menang 2-0
Liga Inggris 4 September 2026, 13:36
-
Xabi Alonso Siapkan Perubahan pada 2 Sektor Chelsea untuk Hadapi Arsenal
Liga Inggris 4 September 2026, 13:29
-
Dusan Vlahovic Akhirnya Ungkap Alasan di Balik Kepergiannya dari Juventus
Liga Italia 4 September 2026, 13:20
-
Ruben Amorim Berpeluang Cetak Sejarah di Laga Juventus vs Milan
Liga Italia 4 September 2026, 13:12
-
Link Nonton Siaran Langsung Arema FC vs Insenmulang FC di Indosiar dan Vidio
Bola Indonesia 4 September 2026, 13:10
-
KapanLagi Book Club Gelar Silent Reading di Tengah Karya Seni Museum MACAN
Lain Lain 4 September 2026, 12:38
-
Julian Alvarez Hadapi Kenyataan Pahit Usai Gagal Tinggalkan Atletico
Liga Spanyol 4 September 2026, 11:05
-
Kobbie Mainoo Tak Masuk Skuad Premier League Man Utd, tapi Tetap Bisa Main
Liga Inggris 4 September 2026, 10:54
-
Prediksi Schalke 04 vs Bayern 5 September 2026
Bundesliga 4 September 2026, 10:45
-
Prediksi Inter vs Napoli 5 September 2026
Liga Italia 4 September 2026, 10:01
-
Prediksi Man City vs Coventry City 5 September 2026
Liga Inggris 4 September 2026, 08:51
LATEST EDITORIAL
-
Robert Sanchez Blunder Lagi, 5 Kiper Ini Bisa Jadi Solusi Chelsea
Editorial 27 Agustus 2026, 14:00
-
5 Pemain Manchester United yang Pernah Memakai Nomor 20 Sebelum Carlos Baleba
Editorial 26 Agustus 2026, 12:06
-
4 Klub yang Bisa Jadi Pelabuhan Nicolas Jackson, Aston Villa Paling Berpeluang?
Editorial 25 Agustus 2026, 11:33
-
5 Alternatif Bek Kiri Manchester United jika Gagal Mendapatkan Lewis Hall
Editorial 12 Agustus 2026, 12:51



