Informasi Tentang Format Baru Liga Champions 2024/2025: Segala Hal yang Perlu Anda Tahu
Richard Andreas | 28 Mei 2024 16:38
Bola.net - Informasi lengkap tentang format baru Liga Champions 2024/2025. Mulai musim depan akan ada perubahan besar di kasta tertinggi kompetisi klub Eropa tersebut. Akan ada lebih banyak pertandingan, persaingan juga lebih seru.
Sejauh ini UCL dimulai dengan 32 tim terbaik di Eropa, tapi mulai musim depan jumlah peserta bertambah jadi 36 tim.Musim depan, mulai 2024/2025, UCL akan menyuguhkan lebih banyak pertandingan.
Format Liga Champions yang sekarang sudah digunakan selama belasan tahun. Ada total 32 tim peserta di fase grup, mengerucut ke babak 16 besar di fase gugur, dan seterusnya hingga final.
Nah, mulai musim depan, UEFA akan menambah jumlah peserta jadi 36 tim. Fase grup pun bakal dihapus, diubah dengan sistem baru yang menggunakan klasemen besar berisi seluruh tim peserta.
UEFA mengklaim bahwa perubahan format ini diperlukan agar Liga Champions bisa bertahan sebagai kompetisi sepak bola terbaik level klub. Mereka ingin mencuri perhatian para penonton baru, yaitu penonton-penonton usia muda.
Selain jumlah peserta yang bertambah, ada pula perubahan mayor dalam format kompetisi. Musim depan, 36 tim peserta UCL itu akan disatukan dalam satu klasemen besar. Bagaimana cara kerjanya?
Bagaimana cara kerja format UCL yang baru?
Saat ini, dengan format lama, ada enam pertandingan alias 6 matchday di fase grup. Setiap tim akan menghadapi tiga laga tandang dan tiga laga tandang dalam upaya merebut tiket lolos ke babak 16 besar.
Mulai musim depan, fase grup tidak ada lagi, diganti dengan League Phase. Ada total delapan pertandingan di League Phase, lebih banyak dua laga daripada fase grup yang sekarang.
Perbedaan juga dapat ditemukan di League Phase. Tim tidak lagi dibagi ke dalam delapan grup berisi empat tim. Musim depan, seluruh tim peserta akan ditempatkan dalam satu klasemen besar yang didasarkan pada hitungan poin dan selisih gol.
Nah, dari klasemen besar ini, delapan tim teratas akan lolos langsung ke babak 16 besar. Lalu, peringkat 9 sampai peringkat 24 akan memainkan babak play-off untuk merebut delapan tiket yang tersisa.
Selanjutnya, posisi 25-36 dipastikan tersingkir dari kompetisi Eropa, tidak ada lagi yang turun kasta ke Liga Europa.
Daftar tim yang sudah pasti lolos League Phase

League Phase untuk Liga Champions sekarang ditentukan oleh beberapa faktor. Faktor utama adalah klasemen akhir liga domestik, seperti Premier League, Serie A, La Liga, dan lainnya.
Lalu ada pula faktor lain, seperti jatah untuk juara UCL dan juara UEL musim sebelumnya, juga European Performance Spot, yaitu dua slot untuk federasi yang perwakilan timnya tampil sangat baik di musim UCL sebelumnya.
Berikut daftar tim lolos langsung League Phase UCL 2024/2025 sejauh ini:
- Juara Liga Europa: Atalanta
- Inggris: Man City, Arsenal, Liverpool, Aston Villa
- Spanyol: Real Madrid, Barcelona, Girona, Atletico Madrid
- Jerman: Leverkusen, Stuttgart, Bayern, Leipzig
- Italia: Inter Milan, AC Milan, Bologna, Juventus
- Prancis: PSG, Monaco, Brest
- Belanda: PSV Eindhoven, Feyenoord
- Portugal: Sporting
- Belgia: Club Brugge
- Skotlandia: Celtic
- Austria: Sturm Graz
- European Performance Spots: Roma (Ita), Dortmund (Ger)
- Champions League winner rebalancing: Shakhtar Donetsk (Ukr)
- Europa League winner rebalancing: Benfica (Por)
Bagaimana dengan kualifikasi Liga Champions?
Selanjutnya, masih ada jalur kualifikasi yang memperebutkan tujuh tiket lolos ke putaran final. Babak kualifikasi berlangsung seperti biasa, tim pemenang ditentukan dalam duel dua leg play-off.
Babak kualifikasi UCL mulai musim depan disebut juga Champions Path, yaitu jalur untuk para juara liga yang tidak otomatis lolos ke fase grup. Biasanya dari liga-liga dengan koefisien rendah, seperti liga Yunani, Hungaria, Kroasia, dan sebagainya.
Negara yang dapat jatah ekstra UCL

Seperti yang disinggung di atas, ada jatah lolos langsung untuk negara yang perwakilan timnya tampil apik di kompetisi musim lalu. Jatah ekstra ini disebut European Performance Spot.
Ada dua tiket yang dialokasikan untuk European Performance Spot. Musim ini, karena performa tim-tim Inggris di kompetisi Eropa (UCL, UEL, UECL) sangat buruk, mereka tidak akan mendapatkan jatah ekstra.
Musim depan, ada dua liga yang mendapatkan jatah ekstra tiket UCL, yaitu Liga Italia dan Liga Jerman. Performa tim-tim Italia dan tim Jerman di kompetisi musim ini memang cukup bagus.
Tiket ekstra untuk Liga Italia diberikan kepada AS Roma, sementara tiket ekstra untuk Liga Jerman diberikan kepada Borussia Dortmund. Jadi, ada 5 wakil Italia dan 5 wakil Jerman di UCL musim depan.
Aturan pertandingan format baru UCL
Perubahan format ini juga berpengaruh terhadap banyaknya pertandingan. Mulai musim depan, klub harus siap menghadapi dua laga ekstra, dengan asumsi klub tersebut terus melaju sampai final.
Saat ini, jumlah laga UCL sampai final kurang lebih demikian:
- Fase grup: 6 laga
- 16 besar: 2 laga
- Perempat final: 2 laga
- Semifinal: 2 laga
- Final: 1 laga
- Total: 13 laga
Nah mulai musim depan, ada tambahan laga di League Phase, semua tim akan bermain delapan kali sebagai berikut:
- League phase: 8 laga
- 16 besar: 2 laga
- Perempat final: 2 laga
- Semifinal: 2 laga
- Final: 1 laga
- Total: 15 laga
Jadwal Liga Champions 2024/2025

Fase grup
Matchday 1: 18-20 September 2024
Matchday 2: 2-3 Oktober 2024
Matchday 3: 23-24 Oktober 2024
Matchday 4: 6-7 November 2024
Matchday 5: 27-28 November 2024
Matchday 6: 10-11 Desember 2024
Matchday 7: 22-23 Januari 2025
Matchday 8: 30 Januari 2025
Playoff fase gugur
12-13 Februari dan 19-20 Februari 2025
Babak 16 besar
5-6 Maret dan 12-13 Maret 2025
Prempat final
9-10 April dan 16-17 April 2025
Semifinal
30 April-1 Mei dan 7-8 Mei 2025
Final
31 Mei 2025
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Hasil Timnas Indonesia vs Iran: Pasukan Garuda Gagal Juara Piala Asia Futsal 2026
Tim Nasional 7 Februari 2026, 21:52
-
Man of the Match Man United vs Tottenham: Bruno Fernandes
Liga Inggris 7 Februari 2026, 21:50
LATEST UPDATE
-
Nature is Healing! Ketika Dua Eks Man United Jadi Pahlawan di Napoli
Liga Inggris 8 Februari 2026, 18:01
-
Gresik Phonska Plus Kembali Telan Kekalahan di Putaran Kedua Proliga 2026
Voli 8 Februari 2026, 17:47
-
Live Streaming Sassuolo vs Inter - Link Nonton Serie A/Liga Italia di Vidio
Liga Italia 8 Februari 2026, 17:00
-
Erick Thohir Buka Peluang Indonesia Jadi Tuan Rumah Piala Dunia Futsal 2028
Tim Nasional 8 Februari 2026, 12:13
-
Israr Megantara Seperti Kylian Mbappe: Bikin Hattrick di Final, tapi Gagal Juara
Tim Nasional 8 Februari 2026, 12:04
-
Melihat Bryan Mbeumo Sebagai 'Big Game Player' Manchester United
Liga Inggris 8 Februari 2026, 09:46
-
Kembalinya Kai Havertz Sebagai Puzzle Penting Arsenal
Liga Inggris 8 Februari 2026, 09:30
LATEST EDITORIAL
-
Gelimang Uang Tak Menjamin Bahagia, 4 Bintang Saudi Pro League Ini Katanya Tak Kerasan
Editorial 5 Februari 2026, 11:49
-
8 Kandidat Klub Baru Cristiano Ronaldo Jika Berpisah dengan Al Nassr, Balik ke MU?
Editorial 4 Februari 2026, 15:31
-
10 Pemain Bebas Transfer yang Masih Bisa Direkrut Klub-Klub Top Eropa
Editorial 4 Februari 2026, 14:57
-
Dari Jeremy Jacquet hingga Alisson: 7 Pemain yang Menolak Chelsea untuk Liverpool
Editorial 3 Februari 2026, 14:14
-
10 Transfer Termahal Januari 2026
Editorial 3 Februari 2026, 11:42










