Ini Respon Manchester City Terkait Kabar Sanksi Larangan Main di Liga Champions
Dimas Ardi Prasetya | 14 Mei 2019 21:26
Bola.net - - Manchester City merespon kabar adanya ancaman sanksi larangan bermain di Liga Champions dengan membantah melakukan penyimpangan keuangan.
UEFA sebelumnya sempat meluncurkan penyelidikan formal kepada City pada bulan Maret lalu. Penyelidikan dilakukan setelah muncul tuduhan yang dibuat oleh media asal Jerman Der Spiegel bahwa klub melanggar aturan Financial Fair Play (FFP).
Klaim tersebut berdasarkan pada dokumen yang konon diperoleh oleh Whistleblowers Football Leaks. Pihak City kemudian menyambut baik penyelidikan tersebut.
Mereka memakainya sebagai kesempatan untuk mengakhiri spekulasi yang dihasilkan dari peretasan ilegal dan keluarnya isi konten dari email-email pihak City.
Larangan untuk City
Setelah itu kini City diguncang oleh adanya laporan dari media terkemuka Amerika Serikat, New York Times. Laporan itu menyebut anggota dewan investigasi (IC) Club Financial Control Body UEFA akan merekomendasikan larangan bermain selama satu musim dari Liga Champions bagi pasukan Josep Guardiola.
Rekomendasi itu muncul setelah pembahasan laporan keuangan City sejak dua pekan lalu mengindikasikan adanya hal yang mencurigakan dalam laporan keuangan klub tersebut.
UEFA telah menunjuk Yves Leterme, yang tidak tidak lain adalah Perdana Menteri Belgia, untuk memimpin Dewan Kontrol yang bertugas melakukan investigasi atas kasus ini. Yves Leterme dan timnya akan bekerja hingga beberapa pekan ke depan.
Respon City
Dalam sebuah pernyataan yang dikeluarkan pada hari Selasa (14/05), City menyatakan bahwa pihaknya bekerja sama sepenuhnya dengan investigasi UEFA dan mendesak komitmen untuk proses yang seharusnya.
"Manchester City FC sepenuhnya bekerja sama dengan itikad baik dengan investigasi CFCB IC yang sedang berlangsung," bunyi pernyataan itu.
"Dengan melakukan hal ini, klub bergantung pada independensi dan komitmen IC CFCB untuk proses yang seharusnya; dan pada komitmen UEFA pada 7 Maret yang akan membuat tidak ada komentar lebih lanjut tentang masalah ini saat penyelidikan sedang berlangsung."
"Laporan New York Times mengutip 'orang yang akrab dengan kasus ini' sangat memprihatinkan."
"Implikasinya adalah bahwa niat baik Manchester City dalam CFCB IC salah tempat atau proses CFCB IC sedang salah diartikan oleh individu yang bermaksud merusak reputasi klub dan kepentingan komersialnya. Atau keduanya."
"Akun Manchester City yang diterbitkan penuh dan lengkap serta masalah catatan hukum dan peraturan. Tuduhan penyimpangan keuangan sepenuhnya salah, dan bukti komprehensif dari fakta ini telah diberikan kepada IC CFCB."
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Italia Siap Buat Pengecualian Anggaran demi Datangkan Pep Guardiola
Piala Dunia 22 Juli 2026, 05:26
LATEST UPDATE
-
Italia Tunggu Jawaban Guardiola
Piala Eropa 23 Juli 2026, 20:49
-
Lamine Yamal Tetap di Sayap, Barcelona Tolak Ubah Peran Jadi False Nine
Liga Spanyol 23 Juli 2026, 20:39
-
Karim Adeyemi Tegaskan Ambisi Besar Usai Gabung Barcelona
Liga Spanyol 23 Juli 2026, 20:34
-
Kylian Mbappe Cetak Rekor Langka, Lampaui Pencapaian Messi dan Ronaldo
Liga Spanyol 23 Juli 2026, 20:00
-
Real Madrid Resmi Rilis Jersey Tandang Hijau untuk Musim 2026/2027
Liga Spanyol 23 Juli 2026, 19:49
-
Karim Adeyemi Resmi Gabung Barcelona dari Borussia Dortmund
Liga Spanyol 23 Juli 2026, 18:24
LATEST EDITORIAL
-
6 Alternatif Enzo Fernandez untuk Real Madrid
Editorial 3 Juli 2026, 14:19
-
Makin Panas! 5 Opsi Klub Baru Julian Alvarez, Barcelona Jadi Tujuan Impian
Editorial 24 Juni 2026, 15:34













