Inter Jadi Korban Efisiensi Mematikan Bodo/Glimt
Gia Yuda Pradana | 25 Februari 2026 08:53
Bola.net - Kejutan besar terjadi pada leg kedua play-off fase gugur Liga Champions 2025-2026 saat laga Inter vs Bodo/Glimt berlangsung di Stadio San Siro. Tim tamu berhasil mempermalukan tuan rumah dengan skor tipis 2-1 yang memastikan langkah mereka ke babak berikutnya.
Hasil ini membuat Bodo/Glimt unggul agregat telak 5-2 setelah pada leg pertama juga meraih kemenangan. Inter Milan harus mengubur impian mereka di kompetisi tertinggi Eropa musim ini lebih awal.
Sejarah baru tercipta bagi klub asal Norwegia tersebut karena ini merupakan pertama kalinya mereka menembus babak 16 besar Liga Champions. Keberhasilan ini diraih oleh Jens Petter Hauge dan kawan-kawan melalui perjuangan keras di markas salah satu raksasa Italia.
Efisiensi Serangan Tim Tamu

Bodo/Glimt memecah kebuntuan pada menit ke-58 melalui aksi gemilang Jens Petter Hauge. Gol tersebut membuat Inter, yang sudah tertinggal agregat 1-3, semakin tertekan.
Keunggulan tim tamu bertambah pada menit ke-72 lewat Hakon Evjen. Skor 0-2 membuat publik San Siro terdiam karena misi mengejar agregat menjadi semakin berat.
Perlawanan Terlambat Nerazzurri

Inter sempat memberikan harapan bagi pendukungnya melalui gol Alessandro Bastoni pada menit ke-76. Bek Timnas Italia tersebut memperkecil ketertinggalan menjadi 1-2.
Akan tetapi, upaya menambah gol tidak kunjung membuahkan hasil hingga wasit meniup peluit panjang. Pertahanan rapat yang digalang pemain Bodo/Glimt terbukti sangat sulit ditembus oleh barisan penyerang Inter.
Kembalinya Sang Mantan Pemain AC Milan ke San Siro

Jens Petter Hauge, yang merupakan mantan pemain AC Milan, dinobatkan sebagai pemain terbaik dalam laga ini. Ia mencetak satu gol dan memberikan satu assist penting yang memastikan kemenangan timnya.
"Meskipun kami tidak menguasai banyak penguasaan bola, kami sangat efisien saat maju dan mulai menyerang," kata Hauge kepada TV2. Ia merasa sangat bangga bisa membantu timnya menciptakan sejarah besar di panggung Eropa.
Hauge juga menambahkan bahwa timnya tetap rendah hati meski baru saja menumbangkan tim besar. Kemenangan di laga Inter vs Bodo/Glimt ini menjadi bukti bahwa taktik serangan balik yang efektif bisa mengalahkan dominasi penguasaan bola.
Sumber: UEFA.com
Baca Artikel-artikel Menarik Lainnya:
- Andai Saja Inter Milan Mampu Memecah Kebuntuan Lebih Awal
- Kandasnya Perlawanan Inter Milan
- Akanji Jadi Titik Lemah, Hauge Tunjukkan Kelasnya
- Man of the Match Leverkusen vs Olympiakos: Alejandro Grimaldo
- Man of the Match Inter vs Bodo/Glimt: Jens Petter Hauge
- Hasil Leverkusen vs Olympiakos: Die Werkself Siap Jumpa Arsenal atau Bayern
- Hasil Inter vs Bodo/Glimt: Sampai di Sini Saja, Nerazzurri
- Prediksi Juventus vs Galatasaray 26 Februari 2026
- Prediksi PSG vs Monaco 26 Februari 2026
- Prediksi Real Madrid vs Benfica 26 Februari 2026
- Prediksi Atalanta vs Dortmund 26 Februari 2026
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Strategi Transfer Real Madrid: Antara Kesuksesan Besar dan Risiko Kegagalan
Liga Champions 25 Februari 2026, 11:24
-
Juventus Hadapi Misi Sulit Lawan Galatasaray, Spalletti Minta Doa Restu Juventini!
Liga Champions 25 Februari 2026, 10:58
-
Main di Kandang, Juventus Pede Bisa Comeback Lawan Galatasaray
Liga Champions 25 Februari 2026, 10:29
-
Real Madrid vs Benfica, Sebuah Partai 'Final' untuk Los Blancos
Liga Champions 25 Februari 2026, 10:13
-
Menang 1-0 di Kandang Benfica, Real Madrid Belum Aman ke 16 Besar Liga Champions!
Liga Champions 25 Februari 2026, 10:02
LATEST UPDATE
-
Prediksi Bologna vs Brann 27 Februari 2026
Liga Eropa UEFA 25 Februari 2026, 13:03
-
Prediksi Nottm Forest vs Fenerbahce 27 Februari 2026
Liga Eropa UEFA 25 Februari 2026, 13:02
-
Prediksi Celta Vigo vs PAOK 27 Februari 2026
Liga Eropa UEFA 25 Februari 2026, 13:01
-
Prediksi BRI Super League: Borneo FC vs Arema 26 Februari 2026
Bola Indonesia 25 Februari 2026, 12:46
-
Prediksi BRI Super League: Persita vs Dewa United 26 Februari 2026
Bola Indonesia 25 Februari 2026, 12:09
-
Prediksi BRI Super League: Persib vs Madura United 26 Februari 2026
Bola Indonesia 25 Februari 2026, 12:03
-
Bodo/Glimt Singkirkan Inter Milan, Salah Satu Kejutan Terbesar Liga Champions
Liga Champions 25 Februari 2026, 11:43
-
Bodo/Glimt Cetak Rekor, Inter Milan Alami Eliminasi Bersejarah
Liga Champions 25 Februari 2026, 11:28
-
Strategi Transfer Real Madrid: Antara Kesuksesan Besar dan Risiko Kegagalan
Liga Champions 25 Februari 2026, 11:24
-
Juventus Hadapi Misi Sulit Lawan Galatasaray, Spalletti Minta Doa Restu Juventini!
Liga Champions 25 Februari 2026, 10:58
-
Main di Kandang, Juventus Pede Bisa Comeback Lawan Galatasaray
Liga Champions 25 Februari 2026, 10:29
-
Real Madrid vs Benfica, Sebuah Partai 'Final' untuk Los Blancos
Liga Champions 25 Februari 2026, 10:13
-
Menang 1-0 di Kandang Benfica, Real Madrid Belum Aman ke 16 Besar Liga Champions!
Liga Champions 25 Februari 2026, 10:02
-
Kylian Mbappe Bakal Absen Lawan Benfica, Ada Apa Gerangan?
Liga Champions 25 Februari 2026, 09:48
LATEST EDITORIAL
-
6 Pemain Arsenal yang Kontraknya Habis pada 2027, Siapa Bertahan dan Siapa Dijual?
Editorial 24 Februari 2026, 14:21
-
4 Rekrutan Gratis Manchester United, Adakah yang Benar-Benar Sukses?
Editorial 24 Februari 2026, 13:58
-
6 Calon Pengganti Casemiro di Manchester United: Siapa Pewaris Tahta Gelandang Bertahan?
Editorial 20 Februari 2026, 00:00
-
7 Pemain yang Tenggelam Usai Pindah Klub Musim 2025/2026: Masih Ingat Darwin Nunez?
Editorial 19 Februari 2026, 23:35

