Inter Jadi Korban Efisiensi Mematikan Bodo/Glimt

Gia Yuda Pradana | 25 Februari 2026 08:53
Inter Jadi Korban Efisiensi Mematikan Bodo/Glimt
Para pemain Bodo/Glimt merayakan kemenangan di akhir laga play-off Liga Champions antara Inter vs Bodo/Glimt di San Siro, Milan, Italia, Selasa, 24 Februari 2026 (c) AP Photo/Luca Bruno

Bola.net - Kejutan besar terjadi pada leg kedua play-off fase gugur Liga Champions 2025-2026 saat laga Inter vs Bodo/Glimt berlangsung di Stadio San Siro. Tim tamu berhasil mempermalukan tuan rumah dengan skor tipis 2-1 yang memastikan langkah mereka ke babak berikutnya.

Hasil ini membuat Bodo/Glimt unggul agregat telak 5-2 setelah pada leg pertama juga meraih kemenangan. Inter Milan harus mengubur impian mereka di kompetisi tertinggi Eropa musim ini lebih awal.

Advertisement

Sejarah baru tercipta bagi klub asal Norwegia tersebut karena ini merupakan pertama kalinya mereka menembus babak 16 besar Liga Champions. Keberhasilan ini diraih oleh Jens Petter Hauge dan kawan-kawan melalui perjuangan keras di markas salah satu raksasa Italia.

1 dari 3 halaman

Efisiensi Serangan Tim Tamu

Efisiensi Serangan Tim Tamu

Pemain Bodo/Glimt Hakon Evjen merayakan gol pada laga play-off Liga Champions antara Inter vs Bodo/Glimt di San Siro, Milan, Italia, Selasa, 24 Februari 2026 (c) AP Photo/Luca Bruno

Bodo/Glimt memecah kebuntuan pada menit ke-58 melalui aksi gemilang Jens Petter Hauge. Gol tersebut membuat Inter, yang sudah tertinggal agregat 1-3, semakin tertekan.

Keunggulan tim tamu bertambah pada menit ke-72 lewat Hakon Evjen. Skor 0-2 membuat publik San Siro terdiam karena misi mengejar agregat menjadi semakin berat.

2 dari 3 halaman

Perlawanan Terlambat Nerazzurri

Perlawanan Terlambat Nerazzurri

Pemain Inter Milan Marcus Thuram (kiri) dan Alessandro Bastoni bereaksi saat laga play-off Liga Champions antara Inter vs Bodo/Glimt di San Siro, Milan, Italia, Selasa, 24 Februari 2026 (c) AP Photo/Luca Bruno

Inter sempat memberikan harapan bagi pendukungnya melalui gol Alessandro Bastoni pada menit ke-76. Bek Timnas Italia tersebut memperkecil ketertinggalan menjadi 1-2.

Akan tetapi, upaya menambah gol tidak kunjung membuahkan hasil hingga wasit meniup peluit panjang. Pertahanan rapat yang digalang pemain Bodo/Glimt terbukti sangat sulit ditembus oleh barisan penyerang Inter.

3 dari 3 halaman

Kembalinya Sang Mantan Pemain AC Milan ke San Siro

Kembalinya Sang Mantan Pemain AC Milan ke San Siro

Pemain Bodo/Glimt Jens Petter Hauge (tengah) merayakan gol bersama rekan-rekannya pada laga play-off Liga Champions antara Inter vs Bodo/Glimt di San Siro, 24 Februari 2026 (c) AP Photo/Luca Bruno

Jens Petter Hauge, yang merupakan mantan pemain AC Milan, dinobatkan sebagai pemain terbaik dalam laga ini. Ia mencetak satu gol dan memberikan satu assist penting yang memastikan kemenangan timnya.

"Meskipun kami tidak menguasai banyak penguasaan bola, kami sangat efisien saat maju dan mulai menyerang," kata Hauge kepada TV2. Ia merasa sangat bangga bisa membantu timnya menciptakan sejarah besar di panggung Eropa.

Hauge juga menambahkan bahwa timnya tetap rendah hati meski baru saja menumbangkan tim besar. Kemenangan di laga Inter vs Bodo/Glimt ini menjadi bukti bahwa taktik serangan balik yang efektif bisa mengalahkan dominasi penguasaan bola.

Sumber: UEFA.com

LATEST UPDATE