Ironi Perjalanan Inter di Liga Champions Musim Ini: Sapu Bersih 4 Laga Awal, Lalu Runtuh di Akhir
Aga Deta | 25 Februari 2026 09:34
Bola.net - Perjalanan Inter Milan di Liga Champions musim ini menyajikan kontras yang tajam antara awal yang menjanjikan dan akhir yang mengecewakan. Tim asal Italia itu sempat terlihat sebagai kandidat kuat setelah meraih kemenangan beruntun di fase awal.
Namun momentum tersebut perlahan memudar ketika hasil negatif mulai berdatangan. Serangkaian kekalahan membuat Inter kehilangan stabilitas yang sebelumnya menjadi kekuatan utama mereka.
Inter sebelumnya dikenal sebagai wakil Italia yang konsisten di kompetisi Eropa dalam beberapa musim terakhir. Mereka bahkan sempat mencapai final Liga Champions dua kali pada era pelatih sebelumnya.
Musim ini justru menjadi cerita berbeda karena perjalanan mereka berakhir lebih cepat dari biasanya. Kekalahan dari Bodo/Glimt memastikan langkah mereka terhenti.
Kini Inter harus mengalihkan fokus ke kompetisi domestik. Mereka masih bersaing di Serie A dan Coppa Italia setelah tersingkir dari Eropa.
Empat Kemenangan Awal yang Meyakinkan

Inter membuka fase grup dengan kemenangan tandang atas Ajax Amsterdam. Mereka menang 2-0 dan langsung menunjukkan kualitasnya.
Kemenangan kedua diraih saat menghadapi Slavia Praha di kandang. Inter menang 3-0 dalam laga yang berjalan dominan.
Performa Inter semakin mengesankan ketika mengalahkan Union Saint-Gilloise. Mereka menang telak 4-0 di pertandingan tandang.
Kemenangan keempat diraih saat menghadapi Kairat Almaty. Inter menang 2-1 dan menjaga rekor sempurna.
Momentum Mulai Hilang

Performa Inter mulai menurun ketika menghadapi Atletico Madrid. Mereka kalah 1-2 dalam laga tandang yang berlangsung ketat.
Kekalahan tersebut menjadi titik balik perjalanan Inter. Kepercayaan diri yang sebelumnya tinggi mulai berkurang.
Masalah berlanjut ketika Inter kalah 0-1 dari Liverpool di kandang. Mereka kesulitan menciptakan peluang berbahaya sepanjang pertandingan.
Kekalahan tandang dari Arsenal dengan skor 1-3 memperumit situasi. Inter kehilangan konsistensi yang sebelumnya menjadi kekuatan utama.
Lolos ke Playoff dengan Susah Payah

Inter masih memiliki peluang lolos setelah pertandingan terakhir fase liga. Mereka menghadapi Borussia Dortmund dalam laga penentuan.
Inter berhasil meraih kemenangan penting 2-0 di kandang Dortmund. Hasil tersebut memastikan mereka melaju ke babak playoff.
Kemenangan itu sempat memberikan harapan baru bagi Inter. Mereka kembali menunjukkan kualitas setelah melewati periode sulit.
Namun momentum tersebut tidak bertahan lama. Inter gagal mempertahankan performa ketika memasuki fase playoff gugur.
Akhir Perjalanan di Playoff

Inter menghadapi Bodo/Glimt dalam duel dua leg di babak playoff. Pertandingan ini menjadi penentu nasib mereka di kompetisi Eropa.
Pada leg pertama di Norwegia, Inter kalah 1-3 dan menghadapi situasi sulit. Hasil tersebut membuat peluang lolos menjadi berat.
Inter berusaha bangkit pada leg kedua di kandang. Namun kekalahan 1-2 memastikan mereka tersingkir dari kompetisi.
Kegagalan tersebut mengakhiri perjalanan Inter di Eropa musim ini. Awal yang kuat tidak cukup untuk membawa mereka melangkah jauh.
Klasemen Liga Champions 2025/2026
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Tidak Takut, Michael Carrick Justru Tidak Sabar MU Hadapi Chelsea
Liga Inggris 30 Oktober 2026, 21:46
-
Tempat Menonton Persebaya vs Persijap di BRI Super League, 30 Oktober 2026
Bola Indonesia 30 Oktober 2026, 18:05
-
Link Streaming Persebaya vs Persijap, 30 Oktober 2026
Bola Indonesia 30 Oktober 2026, 17:59
-
Legenda Liverpool Dukung MU Pekerjakan Unai Emery: Dia Pelatih yang Luar Biasa!
Liga Inggris 30 Oktober 2026, 17:54
-
Kabar Baik MU? Ada Klub Inggris yang Mau Beli Marcus Rashford
Liga Inggris 30 Oktober 2026, 17:41
LATEST UPDATE
-
Live Streaming Racing Santander vs Madrid: Jadwal dan Link Nonton
Liga Spanyol 1 November 2026, 12:13
-
Hasil Moto3 Malaysia 2026: Maximo Quiles Juara, Veda Ega Pratama Finis Kedua!
Otomotif 1 November 2026, 11:43
-
Live Streaming PSIM vs Borneo FC: Jadwal dan Link Nonton
Bola Indonesia 1 November 2026, 11:18
-
Live Streaming Persib Bandung vs Isenmulang FC: Jadwal dan Link Nonton
Bola Indonesia 1 November 2026, 10:14
-
Batas Waktu untuk Michael Carrick di Manchester United
Liga Inggris 1 November 2026, 09:10
-
Memprediksi Peluang Manchester United Terdegradasi
Liga Inggris 1 November 2026, 09:00
-
Rating Pemain Barcelona vs Alaves: Raphinha dan Yamal 9, Fermin Lopez Tertinggi
Liga Spanyol 1 November 2026, 08:51
-
Rating Pemain Inter Milan usai Kalah 1-3 dari AC Milan: Kebanyakan 6
Liga Italia 1 November 2026, 08:28
-
Rating Pemain AC Milan usai Hajar Inter Milan: Moreira Tertinggi, Maignan Krusial
Liga Italia 1 November 2026, 08:21
-
Man of the Match Milan vs Inter: Diego Moreira
Liga Italia 1 November 2026, 08:03
-
Man of the Match Bayern vs Dortmund: Konrad Laimer
Bundesliga 1 November 2026, 07:54
-
Bryan Cristante, Konduktor Sekaligus Finisher di Balik Pesta Gol AS Roma
Liga Italia 1 November 2026, 07:45
-
Rating Pemain Man City usai Dipermalukan Brighton di Etihad: Doku 8, Haaland 5
Liga Inggris 1 November 2026, 07:36
-
Rating Pemain Man Utd usai Terkapar di Markas Chelsea: Lisandro Martinez Terburuk!
Liga Inggris 1 November 2026, 07:06
-
Rating Pemain Chelsea usai Menang 2-0 vs Man Utd: Colwill, Lavia, Rogers 8, Palmer 9
Liga Inggris 1 November 2026, 06:58
LATEST EDITORIAL
-
4 Pemain Inggris yang Meraih Ballon d'Or sebelum Harry Kane
Editorial 27 Oktober 2026, 13:52
-
Kursi Panas Pelatih Premier League: 4 Manajer yang Berisiko Dipecat Lebih Dulu
Editorial 26 Oktober 2026, 23:49
-
7 Pelatih Gratis yang Bisa Gantikan Michael Carrick di Manchester United
Editorial 26 Oktober 2026, 16:03
-
5 Pemain Argentina yang Bisa Mewarisi Nomor 10 Lionel Messi
Editorial 8 Oktober 2026, 11:18
