Juanfran Lupakan Masa Lalu di Madrid
Editor Bolanet | 21 Mei 2014 08:39
- merasa beruntung ia sempat merasakan pembinaan sebagai pemain muda di Real Madrid. Namun ia menegaskan kini senang bermain mengenakan seragam merah-putih Atletico Madrid.
Pemain bertahan itu sempat menjadi bagian dari tim muda Madrid, membuat enam penampilan di Bernabeu sebelum pergi menuju Osasuna. Pada 2011, ia akhirnya mendarat di Vicente Calderon.
Namun meski punya latar belakang Madrid, Juanfran menegaskan ia akan tetap memberikan yang terbaik untuk Atleti di Final Liga Champions hari Sabtu ini.
Saya amat senang dengan pengalaman yang saya dapatkan di Madrid, bagaimana cara mereka memperlakukan saya dan melatih saya, namun sekarang saya adalah pemain Atletico Madrid dan saya sadar saya sudah mengenakan warna terbaik, tutur bek kanan tersebut pada UEFA.
Tentu saja, pertandingan melawan Real Madrid akan berbeda, semuanya terasa spesial. Namun saya ingin, dan yang paling penting di antara semuanya, adalah kemenangan untuk Atletico. Masa lalu sudah ada di belakang saya, pungkasnya.
Prestasi terbaik Atleti di Liga Champions adalah menjadi runner-up di tahun 1974. [initial]
(uefa/rer)
Pemain bertahan itu sempat menjadi bagian dari tim muda Madrid, membuat enam penampilan di Bernabeu sebelum pergi menuju Osasuna. Pada 2011, ia akhirnya mendarat di Vicente Calderon.
Namun meski punya latar belakang Madrid, Juanfran menegaskan ia akan tetap memberikan yang terbaik untuk Atleti di Final Liga Champions hari Sabtu ini.
Saya amat senang dengan pengalaman yang saya dapatkan di Madrid, bagaimana cara mereka memperlakukan saya dan melatih saya, namun sekarang saya adalah pemain Atletico Madrid dan saya sadar saya sudah mengenakan warna terbaik, tutur bek kanan tersebut pada UEFA.
Tentu saja, pertandingan melawan Real Madrid akan berbeda, semuanya terasa spesial. Namun saya ingin, dan yang paling penting di antara semuanya, adalah kemenangan untuk Atletico. Masa lalu sudah ada di belakang saya, pungkasnya.
Prestasi terbaik Atleti di Liga Champions adalah menjadi runner-up di tahun 1974. [initial]
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Spanyol Juara Dunia, Luis De La Fuente: Mana Tatto-mu, Cucurella?
Piala Dunia 21 Juli 2026, 06:00
-
Xabi Alonso Pastikan Enzo Fernandez Tetap Bertahan di Chelsea
Liga Inggris 14 Juli 2026, 16:00
LATEST UPDATE
-
Piala Dunia 2026 Pecahkan Rekor! Ini Cara Seluruh 308 Gol Tercipta
Piala Dunia 22 Juli 2026, 16:47
-
Kalah 0-3, Bali United Dapat Ujian Berkualitas dari Timnas Indonesia
Bola Indonesia 22 Juli 2026, 16:39
-
Tampil di Piala AFF 2026, Singapura Kehilangan Dua Pemain Andalan
Bola Indonesia 22 Juli 2026, 16:30
-
Alasan Manchester United Enggan Belanja Pemain Tembus 100 Juta Pounds
Liga Inggris 22 Juli 2026, 14:00
-
Barcelona Tak Tutup Pintu untuk Kepergian Ronald Araujo
Liga Spanyol 22 Juli 2026, 12:00
-
Kabar Baik untuk Real Madrid, Rodrygo Berpeluang Comeback Lebih Cepat
Liga Spanyol 22 Juli 2026, 11:31
-
Tottenham Masuk Persaingan, 3 Klub Premier League Incar Marcus Rashford
Liga Inggris 22 Juli 2026, 11:01
-
Andoni Iraola Buka Suara soal Rumor Alexis Mac Allister ke Real Madrid
Liga Inggris 22 Juli 2026, 10:31
-
Gary Neville: Tanpa Lionel Messi, Argentina Sulit Tembus Semifinal
Piala Dunia 22 Juli 2026, 10:01
LATEST EDITORIAL
-
6 Alternatif Enzo Fernandez untuk Real Madrid
Editorial 3 Juli 2026, 14:19
-
Makin Panas! 5 Opsi Klub Baru Julian Alvarez, Barcelona Jadi Tujuan Impian
Editorial 24 Juni 2026, 15:34
-
6 Kemenangan Terbesar dalam Sejarah Piala Dunia
Editorial 15 Juni 2026, 16:55









