Juventus Mengejar Harapan, Galatasaray Siap Menjegal
Gia Yuda Pradana | 24 Februari 2026 13:36
Bola.net - Pertandingan Juventus vs Galatasaray akan tersaji pada leg kedua play-off fase gugur Liga Champions 2025/26 di Italia, Kamis (26/2/2026) pukul 03.00 WIB. Juventus menghadapi tugas berat setelah tertinggal agregat 2-5 dari laga pertama di Istanbul.
Kekalahan telak itu dialami ketika Galatasaray mencetak lima gol melalui Gabriel Sara, Noa Lang, Davinson Sanchez, dan Sacha Boey. Juventus hanya membalas dua kali lewat Teun Koopmeiners serta harus bermain dengan 10 orang setelah Juan Cabal menerima kartu merah menit ke-67.
Kondisi ini membuat peluang Juventus menuju babak 16 besar berada di titik terendah dalam satu dekade terakhir. Namun, catatan kandang di kompetisi Eropa masih memberi ruang optimisme bagi Juventus untuk mengejar harapan.
Rekor dan Statistik yang Membingkai Duel

Juventus lolos ke fase ini dengan finis di peringkat 13 klasemen fase liga dengan 13 poin. Galatasaray melangkah ke babak gugur untuk pertama kalinya sejak musim 2013/14 setelah mengakhiri fase liga di posisi 20 dengan 10 poin.
Dalam sejarah pertemuan, kedua tim selalu bertemu di fase grup dan Galatasaray unggul dengan dua kemenangan berbanding satu milik Juventus. Duel dua leg antara klub Italia dan Turki di Liga Champions baru terjadi dua kali sepanjang sejarah.
Kekalahan leg pertama menjadi kekalahan ketiga Juventus dari 11 laga melawan klub Turki dan semuanya terjadi saat menghadapi Galatasaray. Rekor kandang Juventus kontra wakil Turki tetap impresif dengan catatan tiga menang dan dua imbang tanpa kekalahan.
Galatasaray hanya kalah tiga kali dari 18 pertemuan terakhir melawan klub Italia di semua ajang Eropa. Akan tetapi, mereka juga pernah tersingkir dari klub Serie A, termasuk kalah agregat 2-4 dari Lazio pada musim 2015/16.
Tekanan Sejarah dan Tantangan Mental

Juventus tampil di fase gugur Liga Champions untuk ke-20 kalinya sepanjang sejarah klub. Namun, mereka kalah dalam lima duel gugur terakhir sejak kebangkitan dramatis melawan Atletico Madrid pada musim 2018/19.
Satu-satunya kekalahan Juventus di leg pertama dengan margin tiga gol atau lebih terjadi saat menghadapi Real Madrid pada musim 2017/18. Kekalahan 2-5 ini juga menjadi kedua kalinya Juventus kebobolan lebih dari empat gol dalam satu laga Eropa sepanjang sejarah.
Rekor kandang Juventus di Liga Champions cukup stabil dengan lima laga tanpa kekalahan, termasuk dua kemenangan terakhir tanpa kebobolan. Data ini menjadi fondasi harapan untuk memburu minimal kemenangan besar demi membuka peluang lolos.
Di sisi lain, Galatasaray hanya menang satu kali dari 13 laga tandang Eropa terakhir dengan sembilan kekalahan. Namun, mereka selalu lolos dalam delapan duel Eropa sebelumnya ketika unggul tiga gol atau lebih pada leg pertama.
Pertemuan ini juga memiliki sisi emosional bagi Mario Lemina yang pernah memperkuat Juventus pada periode 2015–2017. Pengalaman tersebut dapat memberi keuntungan taktis bagi Galatasaray dalam mengelola tekanan di kandang lawan.
Laga Juventus vs Galatasaray kini tidak hanya menjadi soal skor, tetapi juga ujian karakter dua klub besar Eropa. Bianconeri akan berjuang untuk membalikkan keadaan, tapi sang wakil Turki tentu siap menjegal mereka.
Sumber: UEFA.com
Baca Artikel-artikel Menarik Lainnya:
Posisi PSG Menguntungkan, Beban Monaco Berat
Real Madrid di Posisi Nyaman, Benfica Tetap Punya Peluang
Dortmund Pegang Kendali, Atalanta Terpaksa Agresif
Sesko dan Lammens Membuka Jalan Man Utd ke Liga Champions
Man Utd Lebih Hidup di Tangan Carrick, Sesko Hadir Sebagai Striker Murni
Supersub Sesko Beraksi Lagi
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Link Streaming Frosinone vs Juventus - Minggu 23 Agustus 2026
Liga Italia 23 Agustus 2026, 14:41
-
Arsenal Mundur Perlahan dari Transfer Victor Osimhen?
Liga Inggris 22 Agustus 2026, 19:40
-
Michele Di Gregorio Menuju Bournemouth, Juventus Siap Lepas Sang Kiper
Liga Italia 22 Agustus 2026, 11:04
-
Fabio Capello Sebut Inter Milan Tak Punya Rival di Serie A
Liga Italia 21 Agustus 2026, 21:00
-
Prediksi Frosinone vs Juventus, 23 Agustus 2026
Liga Italia 21 Agustus 2026, 17:05
LATEST UPDATE
-
Barcelona Masih Butuh Bek Tengah Kidal? Ini 3 Kandidat Potensialnya
Liga Spanyol 26 Agustus 2026, 12:40
-
AC Milan: Struktur 3-4-2-1 Jadi Fondasi, Pressing Tinggi Jadi Senjata
Liga Italia 26 Agustus 2026, 12:19
-
Liverpool Belum Ajukan Tawaran Ketiga untuk Yankuba Minteh, Ada Apa?
Liga Inggris 26 Agustus 2026, 12:14
-
Manchester United Sudah Beres di Lini Tengah, Kini Fokus Cari Bek Kiri?
Liga Inggris 26 Agustus 2026, 11:29
-
AC Milan Lirik Bek Manchester United untuk Perkuat Sektor Pertahanan
Liga Italia 26 Agustus 2026, 11:24
-
Gagal Dapatkan Rodri, Jose Mourinho Tetap Puas dengan Skuad Real Madrid
Liga Spanyol 26 Agustus 2026, 10:43
-
Vinicius Junior Bukan Satu-satunya Alasan Xabi Alonso Dipecat Real Madrid
Liga Spanyol 26 Agustus 2026, 10:20
-
Napoli Ingin Gabriel Jesus, tapi Ada Satu Syarat yang Harus Dipenuhi
Liga Italia 26 Agustus 2026, 09:57
-
3 Transfer yang Bisa Dikejar Real Madrid pada Pekan Terakhir
Liga Spanyol 26 Agustus 2026, 09:23
-
Rafael Leao Didekati Klub Premier League, Negosiasi Berlangsung
Liga Italia 26 Agustus 2026, 09:11
-
Chelsea Sepakat Jual Liam Delap ke Nottingham Forest
Liga Inggris 26 Agustus 2026, 08:26
-
Prediksi Barcelona vs Bilbao 28 Agustus 2026
Liga Spanyol 26 Agustus 2026, 08:22
-
Cristiano Ronaldo Murka Ditarik Keluar, Al Nassr Comeback Dramatis di Markas Al Ettifaq
Asia 26 Agustus 2026, 07:42
-
Prediksi Chelsea vs Luton 28 Agustus 2026
Liga Inggris 26 Agustus 2026, 07:28
LATEST EDITORIAL
-
5 Pemain Manchester United yang Pernah Memakai Nomor 20 Sebelum Carlos Baleba
Editorial 26 Agustus 2026, 12:06
-
4 Klub yang Bisa Jadi Pelabuhan Nicolas Jackson, Aston Villa Paling Berpeluang?
Editorial 25 Agustus 2026, 11:33
-
5 Alternatif Bek Kiri Manchester United jika Gagal Mendapatkan Lewis Hall
Editorial 12 Agustus 2026, 12:51
-
6 Pemain yang Bisa Dijual Real Madrid demi Datangkan Rekrutan Baru
Editorial 5 Agustus 2026, 10:59

