Juventus Tersingkir dari UCL: Thiago Motto Dikritik, Thiago Motta Membela
Editor Bolanet | 20 Februari 2025 07:57
Bola.net - Pelatih Juventus, Thiago Motta membuka suara tentang pergantian pemain yang ia lakukan saat Juventus tersingkir dari Liga Champions oleh PSV Eindhoven, Kamis (20/2/2025) dini hari WIB. Meski begitu, pelatih asal Italia itu membela keputusan taktis yang diambilnya.
Juventus sebelumnya unggul 2-1 dari leg pertama playoff 16 besar Liga Champions di Turin. Namun, saat giliran tampil di leg kedua di Eindhoven, Bianconeri justru gagal mempertahankan keunggulan agregat.
Tim Weah membalas gol pembuka Ivan Perisic, sementara Ismael Saibari memaksa pertandingan ke babak perpanjangan waktu. Ryan Flamingo kemudian menjadi pahlawan PSV dengan mencetak gol penentu yang membuat skor akhir 3-1 (4-3 agregat).
Juventus Gagal Pertahankan Keunggulan

Juventus tampak kesulitan mempertahankan performa di babak kedua. Meski sempat menyamakan kedudukan, mereka tidak mampu mempertahankan momentum tersebut. Thiago Motta mengakui timnya kesulitan menghadapi tekanan PSV.
"Kami bermain dengan baik di babak pertama, tapi PSV bermain lebih agresif di babak kedua. Kami juga sempat memukul tiang gawang, tapi itu tidak cukup," kata Motta kepada Sky Sport Italia.
Tak hanya itu, Motta juga menyayangkan terjadinya dua gol yang membuat PSV unggul karena menurutnya gol tersebut harusnya bisa diantisipasi.
"Kami tidak bisa puas dengan dua gol yang kami kebobolan, terutama karena itu berasal dari situasi yang sebenarnya bisa diantisipasi. Kami harus lebih baik jika ingin bersaing di level ini," tambahnya.
Pergantian Pemain yang Terpaksa dan Keputusan Taktis
Renato Veiga harus diganti karena cedera setelah 11 menit, memaksa Motta memasukkan Andrea Cambiaso. Pergantian pemain lainnya, seperti Manuel Locatelli dan Teun Koopmeiners, juga menuai tanda tanya.
"Koop demam kemarin dan pagi ini, jadi dia minta diganti. Kami memindahkan Cambiaso ke lini tengah, tapi dia juga tidak merasa fit. Ketiga pergantian itu terpaksa," jelas Motta.
Motta membantah dirinya terlambat melakukan perubahan. Banyak yang menilai Motta harusnya melakukan pergantian lebih cepat karena situasinya sudah tidak menguntungkan bagi Juventus.
"Saya tidak percaya saya terlambat. Sebelum gol pertama, saya ingin memberikan energi lebih, tapi setelah kami menyamakan kedudukan, saya memilih untuk menstabilkan permainan," ujarnya.
PSV Akhiri Catatan Buruk, Juventus Gagal Lanjutkan Tradisi
PSV berhasil mengakhiri catatan buruk mereka di fase knockout Liga Champions. Kemenangan ini menjadi yang pertama sejak musim 2006-07, saat mereka mengalahkan Arsenal.
Sementara itu, Juventus gagal mempertahankan rekor sempurna mereka. Sebelumnya, Bianconeri selalu lolos setelah memenangkan leg pertama dalam 11 kesempatan.
Di akhir konferensi pers, Motta juga mengakui bahwa PSV tampil lebih baik ketimbang timnya."Mereka bermain lebih baik, tapi kami juga punya peluang besar lewat Vlahovic yang memukul tiang. Ini pertandingan yang terbuka," tegasnya.
Serie A Hanya Punya Satu Wakil di 16 Besar
Kekalahan Juventus menambah catatan buruk untuk Serie A. Tiga wakil Italia di play-off, termasuk Milan dan Atalanta, semuanya tersingkir.
Ini menjadi kali ketiga dalam sejarah Liga Champions di mana Serie A hanya memiliki satu perwakilan di babak 16 besar. Sebelumnya terjadi pada musim 2014-15 (Juventus) dan 2013-14 (Milan).
Jangan Sampai Ketinggalan ini Bolaneters!
Juventus Tersingkir, Inter Milan Jadi Satu-satunya Wakil Italia di Liga Champions
Nasib 5 Wakil Italia di Liga Champions: Tersisa Inter Milan, 2 Disingkirkan Tim Belanda!
Hasil Liga Champions Tadi Malam: PSG Menggila, Real Madrid Singkirkan Man City
Catatan Menarik Real Madrid vs Manchester City: Mbappe Samai Rekor Ronaldo, Musim Terburuk Guardiola
Bracket Babak Gugur Liga Champions Musim 2024/2025
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Manchester United Kepincut Gelandang Juventus ini?
Liga Inggris 4 Agustus 2026, 19:00
-
Girangnya Bernardo Silva Gabung Real Madrid: Ini Klub Terbaik di Dunia!
Liga Spanyol 4 Agustus 2026, 18:00
-
Bye MU! Pemain Setan Merah Ini Segera Gabung dengan Klub asal Spanyol
Liga Spanyol 4 Agustus 2026, 17:29
-
Ferran Torres, Kunci Barcelona Datangkan Striker Baru
Liga Spanyol 4 Agustus 2026, 17:00
-
Liga Champions, Manchester United Datang!
Liga Champions 4 Agustus 2026, 16:32
LATEST UPDATE
-
Bukan Cuma Bradley Barcola, Liverpool Juga Kejar Winger PSG Ini
Liga Inggris 5 Agustus 2026, 06:06
-
Statistik Persebaya vs Arema: Bajul Ijo Tak Dominan, tetapi Sangat Efektif
Bola Indonesia 4 Agustus 2026, 23:11
-
Jadwal Final Piala Presiden 2026: Persib vs Persebaya Berebut Trofi Juara
Bola Indonesia 4 Agustus 2026, 22:34
-
Final Piala Presiden 2026: Persib Bandung vs Persebaya Surabaya
Bola Indonesia 4 Agustus 2026, 22:21
-
Hasil Piala Presiden 2026: Persebaya Lolos ke Final Usai Kalahkan Arema FC
Bola Indonesia 4 Agustus 2026, 22:08
-
Pindah ke PSG atau Bertahan di Barcelona? Ini Kata Ferran Torres
Liga Spanyol 4 Agustus 2026, 21:00
-
Myles Lewis-Skelly Diminta Tolak MU dan Tetap Berjuang di Arsenal
Liga Inggris 4 Agustus 2026, 20:30
-
Arsenal Terus Pepet Newcastle untuk Transfer Bruno Guimaraes
Liga Inggris 4 Agustus 2026, 20:00
-
Manchester United Ngebet Lewis Hall, Newcastle: Gak Dulu!
Liga Inggris 4 Agustus 2026, 19:40
-
Pesan Moises Caicedo untuk Enzo Fernandez: Plis, Jangan Pergi!
Liga Inggris 4 Agustus 2026, 19:20
LATEST EDITORIAL
-
5 Pemain yang Masih Bisa Direkrut Manchester United Sebelum Bursa Transfer Ditutup
Editorial 4 Agustus 2026, 13:00
-
7 Transfer yang Bisa Dituntaskan Manchester United Pekan Ini
Editorial 3 Agustus 2026, 10:59
-
5 Alternatif Lebih Murah dari Bradley Barcola yang Bisa Diburu Liverpool
Editorial 29 Juli 2026, 13:16






