Kabar Buruk Buat Barcelona! UEFA Ingin Terapkan Aturan Salary Cap Bulan Depan
Yaumil Azis | 13 Agustus 2021 07:00
Bola.net - Regulasi salary cap di La Liga membuat Barcelona kerepotan. Kabar buruknya, aturan tersebut ingin diadaptasikan oleh UEFA dalam lingkup yang lebih luas.
La Liga menerapkan salary cap dengan tujuan menghindari klub-klub pesertanya jatuh ke dalam jurang kebangkrutan. Secara umum, regulasi ini mengatur batas beban gaji buat setiap klub yang terlibat.
Batas gaji ditentukan dari berapa banyak pemasukan yang didapatkan klub. Presiden La Liga, Javier Tebas, menjelaskan: "Jika Barca berhemat 10 juta euro dari gaji pemain, mereka hanya bisa mengalokasikan 2,5 juta untuk membayar menggaji pemain baru."
"Jika Barcelona ingin merekrut pemain yang memiliki gaji 25 juta euro per musim, mereka harus mengurangi pengeluaran skuat 100 juta euro - entah itu dengan menjual pemain atau mengurangi tagihan upah keseluruhan," lanjutnya
Scroll ke bawah untuk membaca informasi selengkapnya.
Soal Salary Cap UEFA
Regulasi tersebut merepotkan Barcelona. Alhasil, mereka jadi tak bisa mempertahankan Lionel Messi yang kontraknya habis pada awal bulan Juli lalu. Mereka masih melampaui salary cap meski Messi rela gajinya dipangkas hingga 50 persen.
Polemik ini sepertinya mengundang perhatian UEFA. Mereka, sebagaimana yang tercantum dalam laporan The Times, ingin menggunakan regulasi serupa dimulai dari bulan depan untuk menggantikan Financial Fair Play.
Laporan tersebut menyatakan kalau UEFA bakalan menetapkan salary cap sebesar 70 persen dari pemasukan klub. Dan kalau dilanggar, meeka harus membayar 'pajak kemewahan' yang nantinya didistribusikan ke klub lain.
FFP Kerap Dikritik
Peran Financial Fair Play belakangan kerap dikritik publik. Aturan ini sepertinya tak mampu membendung daya belanja gila-gilaan klub yang didukung dana nyaris tak terbatas dari penguasa minyak.
Pandemi Covid-19 membuat klub harus tiarap karena tidak bisa menyeimbangkan pemasukan dan pengeluaran. Mereka harus kreatif dalam memberikan proposal pembelian pemain agar tidak melanggar aturan tersebut.
Namun, klub seperti PSG dan Manchester City tidak terlihat mengalami krisis seperti klub-klub top Eropa lainnya. PSG sanggup memberi gaji tinggi buat Messi, dan Manchester City baru saja mengamankan Jack Grealish seharga 100 juta euro.
Mungkin inilah waktunya untuk mengevaluasi kembali aturan Financial Fair Play dan menggantinya dengan regulasi baru. Tapi, salary cap UEFA sepertinya masih memiliki celah. Pakar sepak bola The Times, Tariq Panja, memberi peringatan bahwa 'pajak kemewahan' ini masih bisa diakali dalam praktiknya.
(The Times)
Baca juga:
Sudah Ditinggal Pergi, Barcelona Tetap Harus Bayar Bonus Rp639 Miliar kepada Lionel Messi
Musim Terakhir La Liga Sebelum Era Messi: Barcelona Runner-up, Valencia Juaranya
Quique Setien Curhat Bobroknya Barcelona dan Gagal Juara Karena Real Madrid Dapat 6 Penalti!
Liverpool Kembali Tergoda Pulangkan Coutinho?
Termasuk Cristiano Ronaldo, Ini 20 Pemain yang Memberi Keuntungan Terbesar di Bursa Transfer
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
3 Hal yang Patut Diperhatikan Jelang Barcelona vs Alaves
Liga Spanyol 31 Oktober 2026, 07:27
-
Jadwal Lengkap La Liga 2026/2027
Liga Spanyol 31 Oktober 2026, 07:05
-
Pemain Juventus Muak, Luciano Spalletti Dianggap Terlalu Banyak Bicara!
Liga Italia 30 Oktober 2026, 22:58
-
Hitung Mundur Menuju 1000 Gol Cristiano Ronaldo, Kurang Berapa?
Piala Dunia 30 Oktober 2026, 22:20
-
Sudah Tidak Bahagia di MU, Barcelona Siap Jadi Rumah Baru untuk Lisandro Martinez
Liga Inggris 30 Oktober 2026, 17:00
LATEST UPDATE
-
Batas Waktu untuk Michael Carrick di Manchester United
Liga Inggris 1 November 2026, 09:10
-
Memprediksi Peluang Manchester United Terdegradasi
Liga Inggris 1 November 2026, 09:00
-
Rating Pemain Barcelona vs Alaves: Raphinha dan Yamal 9, Fermin Lopez Tertinggi
Liga Spanyol 1 November 2026, 08:51
-
Rating Pemain Inter Milan usai Kalah 1-3 dari AC Milan: Kebanyakan 6
Liga Italia 1 November 2026, 08:28
-
Rating Pemain AC Milan usai Hajar Inter Milan: Moreira Tertinggi, Maignan Krusial
Liga Italia 1 November 2026, 08:21
-
Man of the Match Milan vs Inter: Diego Moreira
Liga Italia 1 November 2026, 08:03
-
Man of the Match Bayern vs Dortmund: Konrad Laimer
Bundesliga 1 November 2026, 07:54
-
Bryan Cristante, Konduktor Sekaligus Finisher di Balik Pesta Gol AS Roma
Liga Italia 1 November 2026, 07:45
-
Rating Pemain Man City usai Dipermalukan Brighton di Etihad: Doku 8, Haaland 5
Liga Inggris 1 November 2026, 07:36
-
Rating Pemain Man Utd usai Terkapar di Markas Chelsea: Lisandro Martinez Terburuk!
Liga Inggris 1 November 2026, 07:06
-
Rating Pemain Chelsea usai Menang 2-0 vs Man Utd: Colwill, Lavia, Rogers 8, Palmer 9
Liga Inggris 1 November 2026, 06:58
-
Jadwal Liga Inggris di SCTV Pekan Ini, 31 Oktober - 3 November 2026
Liga Inggris 1 November 2026, 06:36
-
Jadwal Lengkap MotoGP Malaysia 2026 di Sepang, 30 Oktober - 1 November 2026
Otomotif 1 November 2026, 06:35
-
Prediksi BRI Super League: Persib vs Isenmulang FC 1 November 2026
Bola Indonesia 1 November 2026, 06:34
-
Prediksi BRI Super League: PSIM vs Borneo FC 1 November 2026
Bola Indonesia 1 November 2026, 06:21
LATEST EDITORIAL
-
4 Pemain Inggris yang Meraih Ballon d'Or sebelum Harry Kane
Editorial 27 Oktober 2026, 13:52
-
Kursi Panas Pelatih Premier League: 4 Manajer yang Berisiko Dipecat Lebih Dulu
Editorial 26 Oktober 2026, 23:49
-
7 Pelatih Gratis yang Bisa Gantikan Michael Carrick di Manchester United
Editorial 26 Oktober 2026, 16:03
-
5 Pemain Argentina yang Bisa Mewarisi Nomor 10 Lionel Messi
Editorial 8 Oktober 2026, 11:18
