Kartu Merah Fikayo Tomori dan Milan Dihukum Penalti: Bagaimana Laws of The Game Mengaturnya?
Asad Arifin | 12 Oktober 2022 09:17
Bola.net - Laga antara AC Milan vs Chelsea pada matchday keempat Liga Champions 2022/2023 diwarnai kontroversi. Wasit Daniel Siebert memberi Milan hukuman penalti dan kartu merah untuk Fikayo Tomori.
Milan menjamu Chelsea pada matchday keempat Grup E Liga Champions, Rabu (12/10/2022) dini hari WIB. Pada duel yang dimainkan di San Siro itu, Milan harus mengakui keunggulan Chelsea dengan skor 2-0.
Kedua gol Milan dicetak Jorginho dan Pierre-Emerick Aubameyang. Gol Jorginho tercipta dari eksekusi penalti. Proses penalti ini menjadi perdebatan yang cukup menarik. Ada kubu yang pro dan ada yang kontra.
Selain penalti, wasit Siebert juga memberi kartu merah langsung pada Fikayo Tomori. Lantas, bagaimana Laws of the Games mengatur situasi tersebut? Simak ulasan lengkapnya di bawah ini ya Bolaneters.
Kronologi Kejadian

Chelsea melakukan serangan pada menit ke-17. Reece James melepas umpan pada Mason Mount. Bola mampu dikuasai Mount dan dibawa masuk ke kotak penalti. Ada Fikayo Tomori yang melakukan penjagaan pada Mount.
Tomori kalah cepat dari Mount. Ada upaya gangguan yang dilakukan Tomori pada Mount. Meskipun begitu, Mount tetap bisa melaju dan melepaskan shots. Namun, tendangannya bisa diblok kiper Milan.
Wasit Siebert kemudian meniup peluit tanda penalti untuk Chelsea. Bukan hanya penalti, tetapi juga kartu merah untuk Tomori. Pemain Milan tentu saja protes atas kejadian buruk yang mereka alami di awal laga.
Ada kontak antara Mount dan Tomori. Kontak itu terlihat jelas pada tayangan ulang. Namun, Mount masih melaju dan sempat melepas shots. Lantas, seperti apa Laws of the Game mengatur situasi itu.
Laws of the Games Tentang Penalti
Kontak antara Mason Mount dan Fikayo Tomori menjadi perdebatan. Sebab, walau memang ada, kontak bisa dikatakan minimal. Mount masih bisa melaju. Namun, wasit Daniel Siebert mungkin punya pertimbangan berbeda.
Siebert mungkin mengacu pada Laws of the Games pasal 12 tentang 'Fouls and Misconduct'. Pada pasal itu, secara khusus ada bagian yang mengatur 'Denying a goal or an obvious goal-scoring opportunity' (DOGSO) atau menggagalkan gol atau peluang mencetak gol yang jelas.
Berikut adalah aturan lengkapnya:
Tentang Kartu Merah
Masih merujuk pada aturan di atas, wasit juga bisa memberikan hukuman kartu peran jika ada pelanggaran dengan situasi memegang, menarik, mendorong, tidak ada kemungkinan untuk memainkan bola.
Mungkin, pada sudut pandang itulah wasit Daniel Siebert memberi hukuman penalti dan kartu merah untuk Tomori.
Selain itu, dalam pemberian kartu merah, wasit menurut Laws of the Games harus menimbang empat hal lain yakni: Jarak antara pelanggaran dan gawang, arah permainan, kemungkinan mendapat dan menguasai bola, posisi dan jumlah pemain bertahan lawan.
Pioli Ngamuk-ngamuk!

Begitu laga AC Milan vs Chelsea usai, Stefano Pioli langsung masuk ke area lapangan. Pelatih AC Milan itu mendatangi wasit dan menyampaikan protes. Pioli menunjuk area kotak penalti dimana terjadi insiden antara Mount dan Tomori.
Sementara, kepada Sky Sports, Pioli mengungkapkan rasa kecewanya. "Tidak (penalti), saya pikir itu terlalu jelas dan terlalu sederhana untuk dinilai," kata Pioli.
"Saya memberi tahu wasit apa yang saya pikirkan di akhir pertandingan. Saya tidak berbicara bahasa Inggris dengan lancar tetapi saya pikir dia mengerti," tegasnya.
Sumber: IFAB, Sky Sports
Klasemen Grup E Liga Champions 2022/2023
Baca Ini Juga ya Bolaneters:
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Halloween untuk MU: Kalah dari Chelsea, Setan Merah Ukir Rekor Terburuk Sejak 1988!
Liga Inggris 31 Oktober 2026, 21:47
-
Live Streaming AC Milan vs Inter Milan: Jadwal dan Link Nonton
Liga Italia 31 Oktober 2026, 15:16
-
Live Streaming Chelsea vs Man Utd: Jadwal dan Link Nonton
Liga Inggris 31 Oktober 2026, 15:01
-
AC Milan vs Inter Milan: 10 Fakta Menarik Jelang Derby della Madonnina
Liga Italia 31 Oktober 2026, 07:50
LATEST UPDATE
-
Live Streaming Liverpool vs Arsenal: Jadwal dan Link Nonton
Liga Inggris 1 November 2026, 13:17
-
Keluarga Hadir di Sepang, Veda Ega Pratama Sukses Raih Podium Kedua
Otomotif 1 November 2026, 12:51
-
Runner Up di Sepang, Veda Ega Pratama Ukir Pencapaian Terbaik di Moto3
Otomotif 1 November 2026, 12:46
-
Klasemen Moto3 2026: Veda Ega Pratama Naik ke Posisi 7
Otomotif 1 November 2026, 12:41
-
Live Streaming Racing Santander vs Madrid: Jadwal dan Link Nonton
Liga Spanyol 1 November 2026, 12:13
-
Hasil Moto3 Malaysia 2026: Maximo Quiles Juara, Veda Ega Pratama Finis Kedua!
Otomotif 1 November 2026, 11:43
-
Live Streaming PSIM vs Borneo FC: Jadwal dan Link Nonton
Bola Indonesia 1 November 2026, 11:18
-
Live Streaming Persib Bandung vs Isenmulang FC: Jadwal dan Link Nonton
Bola Indonesia 1 November 2026, 10:14
-
Batas Waktu untuk Michael Carrick di Manchester United
Liga Inggris 1 November 2026, 09:10
-
Memprediksi Peluang Manchester United Terdegradasi
Liga Inggris 1 November 2026, 09:00
-
Rating Pemain Barcelona vs Alaves: Raphinha dan Yamal 9, Fermin Lopez Tertinggi
Liga Spanyol 1 November 2026, 08:51
-
Rating Pemain Inter Milan usai Kalah 1-3 dari AC Milan: Kebanyakan 6
Liga Italia 1 November 2026, 08:28
-
Rating Pemain AC Milan usai Hajar Inter Milan: Moreira Tertinggi, Maignan Krusial
Liga Italia 1 November 2026, 08:21
-
Man of the Match Milan vs Inter: Diego Moreira
Liga Italia 1 November 2026, 08:03
-
Man of the Match Bayern vs Dortmund: Konrad Laimer
Bundesliga 1 November 2026, 07:54
LATEST EDITORIAL
-
4 Pemain Inggris yang Meraih Ballon d'Or sebelum Harry Kane
Editorial 27 Oktober 2026, 13:52
-
Kursi Panas Pelatih Premier League: 4 Manajer yang Berisiko Dipecat Lebih Dulu
Editorial 26 Oktober 2026, 23:49
-
7 Pelatih Gratis yang Bisa Gantikan Michael Carrick di Manchester United
Editorial 26 Oktober 2026, 16:03
-
5 Pemain Argentina yang Bisa Mewarisi Nomor 10 Lionel Messi
Editorial 8 Oktober 2026, 11:18

