Kasus Rasisme Kembali Terjadi di Laga Liverpool vs Chelsea
Yaumil Azis | 16 Agustus 2019 00:30
Bola.net - Kasus rasisme belum juga hilang dari dunia sepak bola. Kali ini yang menjadi korbannya adalah penyerang muda Chelsea, Tammy Abraham, dalam laga UEFA Super Cup belum lama ini.
Seperti yang diketahui, Chelsea dipertemukan dengan Liverpool dalam ajang yang mempertemukan juara Liga Champions dan Liga Europa itu. Pertandingan tersebut digelar pada hari Kamis (15/8/2019) di Stadion Vodafone, Istanbul, Turki.
Tammy masuk di babak kedua sebagai pengganti, dan sempat mencuri perhatian karena berjasa memberikan penalti kepada Chelsea di babak perpanjangan waktu. Namun, ia justru jadi biang kerok kekalahan the Blues dalam drama adu penalti.
Sang pelatih, Frank Lampard, coba memberinya semangat usai laga. "Tammy harus menegakkan kepalanya. Itu adalah resiko yang tidak terpisahkan dari seorang pemain top," tuturnya dikutip dari BT Sport.
Scroll ke bawah untuk membaca informasi selengkapnya.
Tammy Kena Kasus Rasisme
Berbeda dengan Lampard, publik tampaknya tak bisa menunjukkan reaksi yang lebih baik. Mereka menghujani Tammy dengan cacian berbau rasisme melalui media sosial. Tindakan tersebut mendapat perhatian dari organisasi anti-diskriminasi, Kick it Out.
Kick it Out tak bisa tinggal diam melihat kasus rasisme kembali terjadi, terlebih setelah masalah tersebut sudah ramai diperbincangkan pada musim lalu. Mereka mengajak masyarakat untuk tidak mengulangi masalah yang tak kunjung usai itu.
"Pelecehan seperti itu sekarang semakin mudah untuk diprediksi, tapi tidak mengurangi rasa jijiknya," tutur juru bicara organisasi, seperti yang dikutip dari Goal Interational.
"Kami mengirimkan dukungan kepada Tammy dan mengulangi seruan kami kepada Twitter dan perusahaan media sosial lainnya untuk menekan tingkat kasus ini," lanjutnya.
"Ini adalah seruan untuk bertindak - kami ingin tahu apa yang mereka lakukan untuk mengatasi masalah berbahaya ini," tandasnya.
Kasus Rasisme Marak Terjadi
Pada musim lalu, kasus rasisme terus menjadi bahan perbincangan. Sejumlah pemain dari berbagai belahan negara mendapatkan perlakuan yang kurang menyenangkan baik melalui media sosial maupun secara langsung.
Pemain Manchester City, Raheem Sterling, menjadi korban dari kasus ini saat klubnya menghadapi Chelsea di ajang Premier League. Lalu ada Kalidou Koulibaly, yang diejek secara tak senonoh oleh penggemar Inter Milan dalam laga Serie A.
Penyerang muda Juventus yang kini memperkuat Everton, Moise Kean, sempat membalas perlakuan rasis dari fans Cagliari beberapa bulan lalu. Striker Arsenal, Pierre-Emerick Aubameyang, pun tidak lolos dari aksi yang memalukan tersebut.
Sementara itu, di Inggris sudah terjadi sedikitnya empat kasus rasisme yang menimpa beberapa pemain. Mereka adalah James McClean (Stoke City), Theo Robinson (Coventry), Bambo Diaby (Barnsley) dan saudari bek Fulham, Cyrus Christie.
(Goal International)
Baca Juga:
- Momen Ketika N'Golo Kante 'Dikeroyok' Pemain Liverpool
- Ini Pesan Van Dijk pada Adrian Sebelum Jadi Pahlawan Adu Penalti Liverpool vs Chelsea
- Jurgen Klopp Sudah Siapkah Hadiah Khusus untuk Pemain Liverpool Usai Kalahkan Chelsea, Apa Itu?
- Liverpool vs Chelsea: Ini Pendapat Jurgen Klopp Tentang Aksi Wasit Wanita
- Liverpool vs Chelsea: Siapa yang Melempem, Siapa yang Bersinar di Piala Super Eropa
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Vinicius Jr ke Chelsea? Mantan Pemain The Blues Anggap Itu Sekadar Khayalan
Liga Inggris 19 Januari 2026, 19:39
-
Liverpool Siapkan Tawaran 1,5 Triliun untuk Bek Tottenham sebagai Pengganti Van Dijk
Liga Inggris 19 Januari 2026, 15:52
-
Anfield Mulai Hilang Kesabaran: Arne Slot Dikecam Usai Liverpool Ditahan Burnley
Liga Inggris 19 Januari 2026, 13:57
-
4 Bek Tengah yang Bisa Jadi Target Chelsea di Bursa Januari: Ada Eks Real Madrid
Editorial 19 Januari 2026, 12:06
LATEST UPDATE
-
Prediksi Qarabag FK vs Eintracht Frankfurt 22 Januari 2026
Liga Champions 20 Januari 2026, 21:09
-
Real Madrid vs Monaco: Statistik Gol Mbappe Jadi Ancaman Nyata buat Mantan Klubnya
Liga Champions 20 Januari 2026, 21:04
-
Villarreal vs Ajax: Jaminan Gol dalam Laga yang Berpotensi Berjalan Terbuka
Liga Champions 20 Januari 2026, 20:55
-
Prediksi Galatasaray vs Atletico Madrid 22 Januari 2026
Liga Champions 20 Januari 2026, 20:49
-
Copenhagen vs Napoli: Panggung Istimewa bagi Rasmus Hojlund
Liga Champions 20 Januari 2026, 20:17
-
Update Transfer Resmi 18 Klub BRI Super League pada Januari 2026
Bola Indonesia 20 Januari 2026, 20:14
-
Madrid vs Monaco: Ujian Arbeloa, Reuni Mbappe, dan Angkernya Bernabeu
Liga Champions 20 Januari 2026, 20:00
-
Sporting vs PSG: Tamu yang Sangat Berbahaya
Liga Champions 20 Januari 2026, 19:58
-
Inter vs Arsenal: Catatan Historis Nerazzurri Berada dalam Ancaman
Liga Champions 20 Januari 2026, 19:47
-
Tottenham vs Dortmund: Catatan 23 Laga Kandang Eropa Tanpa Kalah Jadi Modal Spurs
Liga Champions 20 Januari 2026, 19:36
-
Bodo/Glimt vs Man City: Panggung sang Predator Gol di Tanah Kelahirannya
Liga Champions 20 Januari 2026, 19:00
LATEST EDITORIAL
-
9 Pemain yang Pernah Bermain untuk Inter Milan dan Arsenal
Editorial 20 Januari 2026, 14:06
-
6 Bek Tengah yang Bisa Datangkan Liverpool Setelah Kehilangan Marc Guehi
Editorial 20 Januari 2026, 13:05
-
5 Pemain Liverpool yang Bisa Ikuti Jurgen Klopp ke Real Madrid
Editorial 19 Januari 2026, 12:24
-
4 Bek Tengah yang Bisa Jadi Target Chelsea di Bursa Januari: Ada Eks Real Madrid
Editorial 19 Januari 2026, 12:06





