Kemunduran Wakil La Liga Karena Madrid dan Barca?
Editor Bolanet | 22 Februari 2013 17:05
- Wakil-wakil La Liga Spanyol kompak meraih hasil kurang enak di leg pertama 16 besar Liga Champions musim ini, tak satu pun ada yang menang.
Real Madrid hanya bermain seri 1-1 di rumah sendiri lawan Manchester United pekan kemarin, kalah di Mestalla oleh Paris Saint-Germain.
Kemudian di pekan ini tumbang di rumah Porto, dan disusul kekalahan 0-2 di San Siro oleh AC Milan. Beragam teori mengenai apakah roda dominasi Spanyol akan berakhir pun muncul.
Editorial Tomas Guasch di Marca pada Kamis mengklaim bahwa hanya masalah waktu sampai minimnya persaingan di Liga Spanyol berdampak pada penampilan Barca dan Real di Eropa, sedangkan yang lain berspekulasi bahwa ini merupakan dampak dari krisis ekonomi yang akhirnya merambah lapangan hijau.
Bagaimanapun, pesimisme semestinya saat ini dapat ditahan. Karena segalanya baru akan benar-benar diketahui setelah leg kedua sudah dituntaskan.
Barca punya rekor mengagumkan perihal mencapai semifinal kompetisi paling elit di level klub Eropa selama lima tahun terakhir. Artinya mereka merupakan tim yang berpeluang mampu mengubah defisit 0-2 menjadi sesuatu yang menguntungan mereka.
Dan Real juga mampu meraih kemenangan agregat 3-2 setelah menghadapi United yang lebih mengerikan, menyusul hasil 0-0 di Santiago Bernabeu pada 2000.
Harga diri masih akan diperjuangkan oleh Malaga dan Valencia, sehingga sepak bola Spanyol masih dapat menentukan nasibnya sendiri terkait penampilan dua tim raksasanya.
Seandainya mereka mampu menyingkirkan United dan Milan pada beberapa pekan mendatang, maka rasa cemas publik Spanyol akan menurun dengan cepat dan kemudian akan hilang sepenuhnya.
Namun jika tak mampu, maka mereka akan benar-benar menghadapi kemungkinan tanpa wakil di perempat final untuk pertama kalinya dalam delapan tahun.
Real Madrid hanya bermain seri 1-1 di rumah sendiri lawan Manchester United pekan kemarin, kalah di Mestalla oleh Paris Saint-Germain.
Kemudian di pekan ini tumbang di rumah Porto, dan disusul kekalahan 0-2 di San Siro oleh AC Milan. Beragam teori mengenai apakah roda dominasi Spanyol akan berakhir pun muncul.
Editorial Tomas Guasch di Marca pada Kamis mengklaim bahwa hanya masalah waktu sampai minimnya persaingan di Liga Spanyol berdampak pada penampilan Barca dan Real di Eropa, sedangkan yang lain berspekulasi bahwa ini merupakan dampak dari krisis ekonomi yang akhirnya merambah lapangan hijau.
Bagaimanapun, pesimisme semestinya saat ini dapat ditahan. Karena segalanya baru akan benar-benar diketahui setelah leg kedua sudah dituntaskan.
Barca punya rekor mengagumkan perihal mencapai semifinal kompetisi paling elit di level klub Eropa selama lima tahun terakhir. Artinya mereka merupakan tim yang berpeluang mampu mengubah defisit 0-2 menjadi sesuatu yang menguntungan mereka.
Dan Real juga mampu meraih kemenangan agregat 3-2 setelah menghadapi United yang lebih mengerikan, menyusul hasil 0-0 di Santiago Bernabeu pada 2000.
Harga diri masih akan diperjuangkan oleh Malaga dan Valencia, sehingga sepak bola Spanyol masih dapat menentukan nasibnya sendiri terkait penampilan dua tim raksasanya.
Seandainya mereka mampu menyingkirkan United dan Milan pada beberapa pekan mendatang, maka rasa cemas publik Spanyol akan menurun dengan cepat dan kemudian akan hilang sepenuhnya.
Namun jika tak mampu, maka mereka akan benar-benar menghadapi kemungkinan tanpa wakil di perempat final untuk pertama kalinya dalam delapan tahun.
Kekalahan Barcelona Memicu Pesimisme Spanyol
Messi Gagal Akhiri 'Kutukan' Lawan Tim Italia
Xavi: Barcelona Tidak Gagal (mar/lex)
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Kejutan Bursa Transfer: Real Madrid Pantau Ferran Torres!
Liga Spanyol 22 Juli 2026, 00:15
-
Arda Guler Jadi Pilar Proyek Baru Jose Mourinho di Real Madrid
Liga Spanyol 21 Juli 2026, 23:59
-
Real Madrid dan Seragam Putih yang Lahir dari Sebuah Mimpi di Inggris
Liga Spanyol 21 Juli 2026, 22:10
LATEST UPDATE
-
Nonton Piala Dunia 2026 Full 104 Laga Cukup Beli Voucher FolaPlay di GoPay
Lain Lain 23 Juli 2026, 11:03
-
Kabar Duka, Legenda Sepak Bola Indonesia M Basri Tutup Usia
Bola Indonesia 23 Juli 2026, 11:00
-
Joshua Zirkzee Tegaskan Ingin Bertahan di Manchester United
Liga Inggris 23 Juli 2026, 09:16
-
Al Hilal Terus Berburu Bintang, Kini Bidik Ousmane Dembele
Asia 23 Juli 2026, 08:46
-
Masih Ada yang Kurang dari Performa Lamine Yamal di Piala Dunia 2026
Piala Dunia 23 Juli 2026, 07:27
-
Kabar Buruk untuk Arsenal, William Saliba Menepi dalam Waktu Lama
Liga Inggris 23 Juli 2026, 06:07
LATEST EDITORIAL
-
6 Alternatif Enzo Fernandez untuk Real Madrid
Editorial 3 Juli 2026, 14:19
-
Makin Panas! 5 Opsi Klub Baru Julian Alvarez, Barcelona Jadi Tujuan Impian
Editorial 24 Juni 2026, 15:34












