Kesempatan Terakhir, Bayern Adalah Final untuk Barcelona!
Richard Andreas | 8 Desember 2021 04:00
Bola.net - Barcelona bakal menyambangi Bayern Munchen dalam duel matchday 6 Grup E Liga Champions 2021/22, Kamis (9/12/2021). Ini adalah laga hidup-mati bagi Blaugrana.
Nasib Barca dipertaruhkan dalam pertandingan ini. Mereka harus menang untuk memastikan langkah ke babak 16 besar.
Betapa tidak, gagal menembus 16 besar berarti Barca harus turun kasta ke Liga Europa. Tentu nama besar Barca sebagai salah satu klub terbaik di dunia bakal ternodai.
Striker Barca, Memphis Depay, paham betul betapa pentingnya pertandingan tersebut. Lantas apa katanya?
Kesempatan terakhir
Barca bersaing dengan Benfica untuk merebut posisi runner-up Grup E. Saat ini Barca unggul dengan 7 poin, Benfica mengekor dengan 5 poin.
Masalahnya, Barca harus menghadapi Bayern yang terbukti sangat kuat. Jika sampai kalah, kemungkinan Barca bakal tersingkir.
"Ini adalah kesempatan terakhir kami untuk lolos ke putaran berikutnya dan ini sama seperti laga final," kata Depay di Marca.
"Kami harus mempersiapkan mental dengan sangat baik untuk pertandingan ini dan kami harus memberikan segalanya untuk mendapatkan hasil positif."
Tergantung hasil Benfica

Di atas kertas, Benfica seharusnya menang atas Kiev. Artinya, jika Barca sampai kalah dari Bayern, mereka harus merelakan slot terakhir direbut Benfica.
"Saya tahu kami harus menyuguhkan intensitas maksimal, kami punya 90 menit untuk melakukannya," sambung Depay.
"Hasil pertandingan Benfica juga berpengaruh dalam persaingan kali ini, tapi kami harus fokus ke diri sendiri dan datang ke sana untuk menang."
Main untuk menang
Laga kontra Bayern ini juga bakal jadi tantangan terbesar Xavi sebagai pelatih baru Barca. Dia harus memilih pendekatan taktik yang tepat untuk memaksimalkan permainan Barca.
"Pendekatan kami untuk pertandingan ini adalah keputusan pelatih, tapi tentu kami ingin menerapkan garis tekanan tinggi dan ingin menguasai bola," lanjut Depay.
"Kami ingin mengontrol pertandingan dengan menguasai bola," pungkasnya.
Sumber: Marca
Jangan lewatkan ini Bolaneters!
Istanbul 2005, AC Milan vs Liverpool, dan Keyakinan Adu Penalti
The Miracle of Istanbul: AC Milan vs Liverpool dari Mata Xabi Alonso
AC Milan vs Liverpool, Klopp tak Sabar Kunjungi San Siro
Eks Liverpool Ini Kesal Lihat Salah Cuma Ada di Posisi Tujuh Ballon d'Or: Ini Lelucon!
Turunkan Tim Lapis Dua, Ralf Rangnick Targetkan MU Bekuk Young Boys
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
LATEST UPDATE
-
Michael Carrick Patah Hati! Mantan Anak Asunya Ogah Gabung MU!
Liga Inggris 7 Juni 2026, 07:30
-
Hasil Brasil vs Mesir: Endrick Jadi Penentu Kemenangan Selecao
Piala Dunia 7 Juni 2026, 07:26
-
Prediksi Timnas Indonesia U-19 vs Vietnam U-19 7 Juni 2026
Tim Nasional 7 Juni 2026, 07:00
-
Lewis Hall Mahal, MU Kejar Bek Lincah Barcelona Ini
Liga Inggris 7 Juni 2026, 06:00
-
Bintang Everton Ini Tolak Kontrak Baru Demi Gabung MU
Liga Inggris 7 Juni 2026, 05:40
-
Wonderkid MU Ini Kaget Tiba-tiba Diminta Main di Piala Dunia 2026!
Piala Dunia 7 Juni 2026, 05:20
-
Anthony Martial Tinggalkan Klubnya Setelah Hanya 20 Laga
Bola Dunia Lainnya 7 Juni 2026, 04:55
LATEST EDITORIAL
-
Arsenal Cari Winger Kiri Baru, Ini 5 Kandidatnya
Editorial 4 Juni 2026, 13:59
-
4 Striker Incaran Barcelona untuk Era Baru Hansi Flick
Editorial 3 Juni 2026, 16:19
-
3 Pemain Bournemouth yang Bisa Dibawa Andoni Iraola ke Liverpool
Editorial 3 Juni 2026, 16:05
-
6 Transfer yang Bisa Membawa Manchester United Juara Liga Champions
Editorial 3 Juni 2026, 15:47













