Keyakinan Achraf Hakimi, Memang Pantas Masuk Bursa Ballon d'Or 2025
Richard Andreas | 11 Agustus 2025 14:20
Bola.net - Kompetisi memperebutkan Ballon d'Or kembali memasuki fase yang menarik dengan berbagai nama besar bersaing meraih gelar individu paling prestisius. Salah satu kandidat yang menarik perhatian adalah Achraf Hakimi dengan klaim kontroversialnya.
Bek sayap PSG ini mengakhiri musim lalu dengan statistik yang mencengangkan. Catatan 11 gol dalam 55 penampilan di seluruh kompetisi menjadi pencapaian langka bagi seorang pemain bertahan.
Dalam wawancara eksklusif bersama Canal+, Hakimi menyampaikan pandangannya tentang performa musim ini dan ambisinya di ajang Ballon d'Or. Dia menegaskan bahwa pencapaiannya layak diperhitungkan meski berposisi sebagai bek.
Hakimi Bangga Masuk Perbincangan Ballon d'Or
Pemain berusia 26 tahun itu mengaku terkejut namanya masuk dalam diskusi perebutan penghargaan bergengsi tersebut. "Menjadi bagian dari debat Ballon d'Or adalah mimpi yang tidak pernah saya pikirkan sebelumnya," ungkapnya dengan jujur.
Hakimi menilai musim ini sebagai periode terbaik dalam perjalanan kariernya yang gemilang. "Saya pikir saya juga pantas mendapatkannya setelah musim bersejarah yang saya jalani," kata bek PSG tersebut dengan penuh keyakinan.
Kontribusinya di laga-laga krusial musim lalu menjadi poin yang dia tekankan. "Tidak banyak pemain yang mencetak gol di perempat final, semifinal, dan final, dan itu lebih sulit bagi seorang bek," tegasnya.
Pernyataan tersebut merujuk pada penampilannya yang konsisten di momen-momen penting. Kemampuannya tampil clutch di pertandingan big match menjadi nilai tambah yang signifikan.
Statistik yang Tak Lazim untuk Seorang Bek

Hakimi memperjelas posisinya di lapangan yang kerap disalahpahami oleh banyak pengamat. "Orang mengira saya penyerang atau gelandang, tapi tidak, saya bermain di lini belakang dengan empat bek dan harus fokus bertahan," jelasnya.
Dia menekankan bahwa tanggung jawab utamanya tetap sebagai pemain defensif. Namun, kemampuannya memberikan kontribusi ofensif menjadi keunggulan yang membedakannya dari bek lain.
"Statistik yang saya raih tahun ini bukan catatan bek normal," kata Hakimi dengan bangga. Pencapaian 11 gol memang jarang ditemukan pada pemain dengan posisi utama di lini belakang.
Pandangan terakhirnya menegaskan bahwa prestasi seorang bek patut dihargai setara atau bahkan lebih tinggi dibanding penyerang. Argumen ini mencerminkan keyakinannya bahwa kontribusi defensif dan ofensif secara bersamaan memiliki nilai yang istimewa.
Jangan sampai ketinggalan infonya
PSG Tahan Diri dari Transfer Megah, Luis Enrique Andalkan Tim Juara
Apakah Gianluigi Donnarumma Bakal Gabung MU? Ruben Amorim Hanya Bisa Tertawa
PSG Resmi Datangkan Lucas Chevalier, Donnarumma Menuju Premier League?
Kena PHP Benjamin Sesko, Newcastle Coba Serobot Striker Incaran Juventus Ini
Inter Masih Mengintai Donnarumma di Tengah Kisruh Kontrak PSG
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Selamat! PSG Juara Ligue 1 untuk Kelima Kali Beruntun
Liga Eropa Lain 14 Mei 2026, 05:21
LATEST UPDATE
-
Link Live Streaming BRI Super League: Persik vs Persija Jakarta
Bola Indonesia 16 Mei 2026, 15:27
-
Peran Baru untuk Eric Garcia yang Fleksibel di Barcelona
Liga Spanyol 16 Mei 2026, 15:20
-
Prediksi Man United vs Nottm Forest 17 Mei 2026
Liga Inggris 16 Mei 2026, 13:30
LATEST EDITORIAL
-
Prediksi Starting XI Real Madrid Era Mourinho, Tanpa Vinicius dan Trent
Editorial 12 Mei 2026, 23:01



















