Kisah di Balik Perubahan Skema Juventus
Editor Bolanet | 23 April 2015 09:42
- Salah satu kunci kesuksesan melewati AS Monaco di perempat final Liga Champions 2014/15 adalah perubahan skema oleh pelatih Massimiliano Allegri. Dia lantas mengungkapkan kenapa hal itu dilakukan.
Pada leg pertama di Turin, Juventus memakai formasi 4-3-1-2 dan menang 1-0 berkat penalti Arturo Vidal. Pada leg kedua di kandang Monaco, Allegri menerapkan formasi 3-5-2 dan Juventus meraih hasil imbang 0-0 untuk mengamankan hak lolos ke semifinal.
Saya memutuskan memakai skema ini setelah melihat keseharian para pemain di sesi latihan. Tevez meragukan bahkan hingga dua jam sebelum laga karena gangguan kesehatan yang membuatnya muntah-muntah selama dua hari. Vidal terserang demam, sedangkan Pirlo baru memainkan dua laga beruntun setelah absen selama dua bulan, papar Allegri seperti dilansir Football Italia.
Saya juga memperhitungkan kemungkinan andai kami kebobolan. Melihat situasi dan komposisi pemain yang ada, saya rasa ini adalah pilihan terbaik, imbuhnya.
(foti/gia)
Pada leg pertama di Turin, Juventus memakai formasi 4-3-1-2 dan menang 1-0 berkat penalti Arturo Vidal. Pada leg kedua di kandang Monaco, Allegri menerapkan formasi 3-5-2 dan Juventus meraih hasil imbang 0-0 untuk mengamankan hak lolos ke semifinal.
Saya memutuskan memakai skema ini setelah melihat keseharian para pemain di sesi latihan. Tevez meragukan bahkan hingga dua jam sebelum laga karena gangguan kesehatan yang membuatnya muntah-muntah selama dua hari. Vidal terserang demam, sedangkan Pirlo baru memainkan dua laga beruntun setelah absen selama dua bulan, papar Allegri seperti dilansir Football Italia.
Saya juga memperhitungkan kemungkinan andai kami kebobolan. Melihat situasi dan komposisi pemain yang ada, saya rasa ini adalah pilihan terbaik, imbuhnya.
Juventus lolos ke semifinal bersama Barcelona, Bayern Munich dan juara bertahan Real Madrid. Kini, kita tinggal menunggu hasil undian untuk mengetahui siapa lawan siapa di babak empat besar. [initial]
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Hasil Lecce vs Juventus: Douglas Luiz Gemilang, Bianconeri Menang 2-0
Liga Italia 26 Oktober 2026, 03:56
-
Tempat Menonton Lecce vs Juventus 26 Oktober 2026
Liga Italia 25 Oktober 2026, 22:00
-
Live Streaming Lecce vs Juventus: Jadwal Liga Italia di Vidio
Liga Italia 25 Oktober 2026, 21:00
-
Prediksi Lecce vs Juventus 26 Oktober 2026
Liga Italia 24 Oktober 2026, 12:05
-
Spalletti Bingung Gol Juventus Dianulir
Liga Eropa UEFA 23 Oktober 2026, 07:36
LATEST UPDATE
-
Menang Berkat Dua Gol Bunuh Diri, Cristian Chivu Akui Inter Milan Beruntung
Liga Italia 29 Oktober 2026, 12:45
-
Kalah dari Genoa, Statistik Lini Serang Juventus Kian Mengkhawatirkan
Liga Italia 29 Oktober 2026, 12:23
-
Andoni Iraola Puas Liverpool Singkirkan Chelsea, Soroti Performa Pemain Muda
Liga Inggris 29 Oktober 2026, 10:23
-
Jadwal Lengkap MotoGP Malaysia 2026 di Sepang, 30 Oktober - 1 November 2026
Otomotif 29 Oktober 2026, 10:18
-
Rapor Pemain Juventus saat Kalah dari Genoa: Kesalahan Pierre Kalulu Berujung Petaka
Liga Italia 29 Oktober 2026, 09:18
-
Hasil Lengkap, Klasemen, Jadwal dan Top Skor Serie A 2026/2027
Liga Italia 29 Oktober 2026, 07:56
-
Man of the Match Liverpool vs Chelsea: Morgan Rogers
Liga Inggris 29 Oktober 2026, 07:38
-
Man of the Match Genoa vs Juventus: Tommaso Baldanzi
Liga Italia 29 Oktober 2026, 07:25
LATEST EDITORIAL
-
4 Pemain Inggris yang Meraih Ballon d'Or sebelum Harry Kane
Editorial 27 Oktober 2026, 13:52
-
Kursi Panas Pelatih Premier League: 4 Manajer yang Berisiko Dipecat Lebih Dulu
Editorial 26 Oktober 2026, 23:49
-
7 Pelatih Gratis yang Bisa Gantikan Michael Carrick di Manchester United
Editorial 26 Oktober 2026, 16:03
-
5 Pemain Argentina yang Bisa Mewarisi Nomor 10 Lionel Messi
Editorial 8 Oktober 2026, 11:18







