Kisah Karir Edouard Mendy: 2015 Bingung Cari Kerja, 2021 Jadi Juara Liga Champions
Yaumil Azis | 30 Mei 2021 09:13
Bola.net - Minggu (30/5/2021) dinihari tadi menjadi hari yang bakal dikenal Edouard Mendy sepanjang masa. Bagaimana tidak, untuk pertama kalinya ia berhasil meraih medali juara Liga Champions bersama Chelsea.
Beberapa hari yang lalu, partisipasi Mendy di laga final kontra Manchester City di Estadio Do Dragao sempat diragukan. Kiper kelahiran Montivilliers, Prancis tersebut mengalami cedera dalam laga terakhir the Blues di Premier League.
Sang pelatih, Thomas Tuchel, harap-harap cemas menunggu kabar soal kondisi dirinya. Bagai tuah dari Dewi Fortuna, Mendy dinyatakan sembuh kurang dari 48 jam sebelum pertandingan digelar.
Mendy langsung mengisi pos penjaga gawang yang biasa ditempati. Ia tidak membiarkan satupun tembakan pemain the Citizens masuk ke gawangnya. Dan hasilnya, Chelsea berhasil keluar sebagai pemenang dengan skor 1-0.
Scroll ke bawah untuk membaca informasi selengkapnya.
Tidak Ada yang Menginginkan Mendy
Sungguh kisah yang dramatis. Mendy memang tidak lepas dari drama selama berkarir di dunia sepak bola. Ia memiliki kisah inspiratif lainnya yang bisa menjadi pelajaran bagi Bolaneters sekalian.
Pada tahun 2014, tidak ada yang menginginkan Mendy. Pada usia 22 tahun, ia dilepas oleh Cherbourg setelah melakoni 26 laga di semua kompetisi. Setelah setahun tidak memiliki klub, bisa disimpulkan kalau masa depan Mendy di dunia sepak bola suram.
Mendy berusaha melupakan mimpi-mimpi karir sukses di dunia sepak bola. Ia berkunjung ke Le Havre, tak jauh dari tempatnya bertumbuh, untuk mencari pekerjaan. Sepak bola tidak lagi jadi profesi yang diharapkan.
Di masa-masa menganggur itu, Mendy mengisi waktu dengan memperkuat tim-tim yang bermain di kasta bawah. Ia diberi kesempatan untuk memperkuat Marseille B yang bermain di divisi lima, kemudian bergabung dengan Reims B.
Perubahan Nasib
Reims, yang bermain di Ligue 2, melihat potensinya dalam menjaga gawang dan langsung memberinya kesempatan untuk bermain bersama skuad inti. Dari sinilah, nasib Mendy berubah drastis.
Mendy masih harus bersabar ketika mendapatkan seragam tim utama Reims. Ia ditugaskan sebagai No.2, dan hanya mampu bermain sebanyak 11 kali dalam semua kompetisi pada musim perdananya bersama Reims.
Barulah di tahun berikutnya, ia mendapatkan peran sebagai No.1. Ia langsung menjadi sosok penting dalam keberhasilan Reims promosi ke Ligue 1 dan mencatatkan 34 penampilan di semua kompetisi. Tentu saja, ia kembali menjadi starter pada musim berikutnya lagi.
Di tahun 2019, Mendy pindah ke Rennes dengan harga empat juta euro. Lagi-lagi, ia mendapatkan pencapaian yang cukup membanggakan. Berkat dirinya, Rennes bisa duduk di posisi tiga sembari merasakan sepak bola Eropa dalam ajang Liga Europa.
"Mungkin di Marseille, mereka tidak bisa melihat talentanya, atau mungkin belum pada waktunya dan dia belum siap," kata kepala divisi penjaga gawang Chelsea, Christope Lollichon, kepada ESPN.
"Degnan tingginya dan juga kemampuan mengoper bola yang luar biasa, penempatan posisi dan inisiatif, dia pemain dengan talenta yang besar. Dia juga orang yang baik," lanjutnya.
Kisah Sukses di Chelsea
Hanya perlu satu musim buat Mendy untuk menarik perhatian banyak klub Eropa. Setelah dikaitkan dengan banyak klub, pria berusia 29 tahun itu lalu memilih Chelsea sebagai labuhan berikutnya.
Ia diproyeksikan sebagai pengganti Kepa Arrizabalaga yang mengalami penurunan performa. Bukan tugas yang sulit buat dirinya. Mendy diprioritaskan dalam laga-laga penting karena kemampuannya lebih baik dibandingkan kiper termahal di dunia itu.
Mendy mengakhiri musim 2020/21 dengan 45 penampilan, 30 kali kebobolan dan 25 clean sheet di semua kompetisi yang dijalani Chelsea, serta satu trofi Liga Champions. Sesuatu yang takkan mungkin diraihnya jika mendapatkan pekerjaan di Le Havre enam tahun lalu.
Reaksi Warganet
Reaksi Warganet
(ESPN)
Baca Juga:
Thomas Tuchel: Trofi UCL akan Buat Chelsea Berevolusi!
Bagaimana Rasanya Menangi Liga Champions, Thomas Tuchel?
3 Kesalahan Guardiola yang Bikin Man City Gagal Juara
Chelsea Juara Liga Champions, Lampard dan Eden Hazard Ikut Masuk Trending Topic
6 Pelajaran Final Liga Champions Man City vs Chelsea: Blunder Pep, Senyum Lampard
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Tidak Takut, Michael Carrick Justru Tidak Sabar MU Hadapi Chelsea
Liga Inggris 30 Oktober 2026, 21:46
-
Tempat Menonton Persebaya vs Persijap di BRI Super League, 30 Oktober 2026
Bola Indonesia 30 Oktober 2026, 18:05
-
Link Streaming Persebaya vs Persijap, 30 Oktober 2026
Bola Indonesia 30 Oktober 2026, 17:59
-
Legenda Liverpool Dukung MU Pekerjakan Unai Emery: Dia Pelatih yang Luar Biasa!
Liga Inggris 30 Oktober 2026, 17:54
-
Kabar Baik MU? Ada Klub Inggris yang Mau Beli Marcus Rashford
Liga Inggris 30 Oktober 2026, 17:41
LATEST UPDATE
-
Rating Pemain AC Milan usai Hajar Inter Milan: Moreira Tertinggi, Maignan Krusial
Liga Italia 1 November 2026, 08:21
-
Man of the Match Milan vs Inter: Diego Moreira
Liga Italia 1 November 2026, 08:03
-
Man of the Match Bayern vs Dortmund: Konrad Laimer
Bundesliga 1 November 2026, 07:54
-
Bryan Cristante, Konduktor Sekaligus Finisher di Balik Pesta Gol AS Roma
Liga Italia 1 November 2026, 07:45
-
Rating Pemain Man City usai Dipermalukan Brighton di Etihad: Doku 8, Haaland 5
Liga Inggris 1 November 2026, 07:36
-
Rating Pemain Man Utd usai Terkapar di Markas Chelsea: Lisandro Martinez Terburuk!
Liga Inggris 1 November 2026, 07:06
-
Rating Pemain Chelsea usai Menang 2-0 vs Man Utd: Colwill, Lavia, Rogers 8, Palmer 9
Liga Inggris 1 November 2026, 06:58
-
Jadwal Liga Inggris di SCTV Pekan Ini, 31 Oktober - 3 November 2026
Liga Inggris 1 November 2026, 06:36
-
Jadwal Lengkap MotoGP Malaysia 2026 di Sepang, 30 Oktober - 1 November 2026
Otomotif 1 November 2026, 06:35
-
Prediksi BRI Super League: Persib vs Isenmulang FC 1 November 2026
Bola Indonesia 1 November 2026, 06:34
-
Prediksi BRI Super League: PSIM vs Borneo FC 1 November 2026
Bola Indonesia 1 November 2026, 06:21
-
Hasil Barcelona vs Alaves: Blaugrana Pesta Gol 6-1
Liga Spanyol 1 November 2026, 06:19
-
Hasil Bayern vs Dortmund: Kane Gagal Penalti, Der Klassiker Berakhir Imbang 2-2
Bundesliga 1 November 2026, 05:57
-
Hasil Udinese vs Roma: Mengamuk di Babak Pertama, Giallorossi Menang Telak 5-2
Liga Italia 1 November 2026, 05:43
LATEST EDITORIAL
-
4 Pemain Inggris yang Meraih Ballon d'Or sebelum Harry Kane
Editorial 27 Oktober 2026, 13:52
-
Kursi Panas Pelatih Premier League: 4 Manajer yang Berisiko Dipecat Lebih Dulu
Editorial 26 Oktober 2026, 23:49
-
7 Pelatih Gratis yang Bisa Gantikan Michael Carrick di Manchester United
Editorial 26 Oktober 2026, 16:03
-
5 Pemain Argentina yang Bisa Mewarisi Nomor 10 Lionel Messi
Editorial 8 Oktober 2026, 11:18

