Kontroversi Final Liga Champions: Arsenal Tak Dapat Penalti, Arteta dan Rice Mengamuk
Richard Andreas | 31 Mei 2026 01:43
Bola.net - Final Liga Champions antara Arsenal dan PSG kembali diwarnai kontroversi. Kali ini, sorotan tertuju pada keputusan wasit yang menolak klaim penalti Arsenal pada masa perpanjangan waktu.
Mikel Arteta dan Declan Rice menjadi dua sosok yang paling vokal menyampaikan protes. Keduanya bahkan harus menerima kartu kuning setelah meluapkan ketidakpuasan kepada perangkat pertandingan.
Insiden tersebut menambah daftar keputusan kontroversial dalam laga yang berlangsung ketat sejak menit awal dan memaksa kedua tim bertarung hingga extra time.
Arsenal Kecewa Setelah Klaim Penalti Ditolak

Momen yang memicu kemarahan kubu Arsenal terjadi pada menit ke-103. Noni Madueke terjatuh di dalam kotak penalti PSG setelah terlibat kontak dengan Nuno Mendes.
Para pemain Arsenal langsung meminta hadiah penalti. Mereka juga mendesak agar VAR meninjau ulang insiden tersebut melalui monitor di pinggir lapangan.
Namun, wasit Daniel Siebert tetap bergeming dan VAR tidak melakukan intervensi. Keputusan itu memicu reaksi keras dari para pemain dan staf Arsenal.
Declan Rice akhirnya menerima kartu kuning karena terus memprotes keputusan tersebut. Mikel Arteta juga mendapat hukuman serupa, bahkan sempat terlihat ditarik kembali ke area bangku cadangan oleh stafnya agar tidak menerima sanksi lebih berat.
Arsenal Dirugikan Keputusan Wasit?

Keputusan wasit itu turut mengundang perdebatan di kalangan pengamat pertandingan. Komentator TNT Sports, Ally McCoist, mengaku cenderung memberikan penalti untuk Arsenal meski mengakui ada kontak dari Madueke terhadap lawannya.
"Saya rasa saya akan memberikan penalti untuk itu. Satu-satunya hal adalah jika melihat lengan kiri Madueke, dia juga terlihat melakukan kontak," kata McCoist.
Mantan gelandang Liverpool, Steven Gerrard, juga menilai Arsenal memiliki alasan untuk merasa dirugikan. Menurutnya, Madueke berhasil lebih dulu mencapai bola sebelum terjadi kontak dengan Mendes.
"Ya, memang ada sedikit tarikan dari Madueke kepada Mendes. Namun yang dia lakukan sangat baik, dia lebih dulu mencapai bola, kecepatannya luar biasa untuk melewati lawannya."
"Menurut saya itu tindakan yang sangat ceroboh dari Mendes. Saya juga melihat ada kontak. Dalam pandangan saya, Arsenal bisa merasa dirugikan."
Laga Sarat Kontroversi Sejak Waktu Normal
Sebelum insiden Madueke, pertandingan sudah diwarnai sejumlah keputusan penting. Kai Havertz membawa Arsenal unggul cepat pada menit kelima dan membuat tim asuhan Arteta tampil lebih tenang.
PSG sempat merasa layak mendapatkan penalti pada menit ke-16 ketika bola hasil sepak pojok mengenai kedua tangan Bukayo Saka di dalam kotak penalti. Namun, Siebert menolak seluruh klaim yang diajukan kubu PSG.
Tim asuhan Luis Enrique kemudian perlahan menguasai jalannya pertandingan. Pada menit ke-63, Khvicha Kvaratskhelia dijatuhkan Cristhian Mosquera di area penalti Arsenal dan kali ini Siebert langsung menunjuk titik putih.
Keputusan tersebut tetap dipertahankan setelah tinjauan VAR. Ousmane Dembele sukses menjalankan tugasnya sebagai eksekutor dan menyamakan kedudukan bagi PSG.
Setelah itu, kedua tim gagal mencetak gol tambahan di waktu normal meski David Raya beberapa kali melakukan penyelamatan penting.
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Bye Arsenal! Leandro Trossard Segera Cabut ke Turki!
Liga Inggris 5 Juli 2026, 08:00
-
Juventus Ajukan Tawaran Perdana untuk Bomber PSG Ini
Liga Italia 4 Juli 2026, 16:00
-
RESMI: AC Milan Datangkan Goncalo Ramos dari PSG
Liga Italia 30 Juni 2026, 21:20
-
Xabi Alonso Ingin Boyong Eks Arsenal Ini ke Chelsea?
Liga Inggris 29 Juni 2026, 16:53
LATEST UPDATE
-
Donald Trump 'Dihilangkan' di Foto Juara Spanyol
Piala Dunia 20 Juli 2026, 21:33
-
Bagaimana Spanyol Membuat Argentina dan Messi Tak Berkutik di Final
Piala Dunia 20 Juli 2026, 21:07
-
Nico Paz Janji Bawa Argentina Juara Dunia Lagi usai Gagal di Final 2026
Piala Dunia 20 Juli 2026, 17:00
LATEST EDITORIAL
-
6 Alternatif Enzo Fernandez untuk Real Madrid
Editorial 3 Juli 2026, 14:19
-
Makin Panas! 5 Opsi Klub Baru Julian Alvarez, Barcelona Jadi Tujuan Impian
Editorial 24 Juni 2026, 15:34
-
6 Kemenangan Terbesar dalam Sejarah Piala Dunia
Editorial 15 Juni 2026, 16:55









