Kontroversi Handball Warnai Babak Pertama Final Liga Champions PSG vs Arsenal, Dua Keputusan Wasit Jadi Sorotan
Richard Andreas | 31 Mei 2026 00:12
Bola.net - Final Liga Champions 2025/2026 antara PSG dan Arsenal di Puskas Arena, Budapest, tidak hanya menghadirkan tensi tinggi di atas lapangan. Babak pertama juga diwarnai dua kontroversi handball yang langsung memicu perdebatan panas di media sosial.
Arsenal untuk sementara unggul 1-0 hingga turun minum berkat gol Kai Havertz pada menit keenam. Namun, proses gol tersebut serta satu insiden di kotak penalti Arsenal menjadi bahan perbincangan besar di kalangan suporter kedua tim.
Wasit asal Jerman, Daniel Siebert, menjadi pusat perhatian setelah memutuskan untuk tidak menghukum dua kejadian yang dianggap kontroversial oleh banyak pihak.
Keputusan tersebut bahkan langsung memancing reaksi beragam di platform X dan Instagram selama pertandingan berlangsung.
Gol Kai Havertz Diprotes karena Dugaan Handball Trossard

Kontroversi pertama terjadi dalam proses terciptanya gol Arsenal. Sebelum bola jatuh ke kaki Kai Havertz yang kemudian menaklukkan kiper PSG, tayangan ulang menunjukkan bola sempat mengenai tubuh Leandro Trossard.
Sejumlah suporter PSG meyakini bola lebih dulu menyentuh tangan pemain asal Belgia tersebut sehingga gol seharusnya dianulir.
Meski begitu, wasit dan VAR tetap mengesahkan gol itu. Berdasarkan tayangan yang beredar, bola lebih dulu ditembak keras Marquinhos dari jarak sangat dekat sebelum memantul ke area dada dan lengan Trossard.
Situasi tersebut dinilai sebagai kontak yang tidak disengaja karena jarak antarpemain sangat dekat dan posisi tangan Trossard berada dekat dengan tubuhnya. Meski demikian, keputusan itu tetap memicu perdebatan besar di media sosial.
Banyak akun di X menyebut Arsenal mendapat keuntungan dari keputusan tersebut, sementara sebagian lainnya menilai keputusan wasit sudah sesuai dengan interpretasi handball terbaru UEFA.
PSG Merasa Dirugikan Usai Saka Lolos dari Hukuman Penalti

Kontroversi kedua muncul sekitar 10 menit setelah gol Havertz. PSG mengajukan protes keras ketika sebuah bola liar hasil sepak pojok terlihat mengenai tangan Bukayo Saka di dalam kotak penalti Arsenal.
Dalam tayangan ulang, Saka terlihat gagal menyapu bola dengan sempurna sebelum bola memantul ke bagian dada lalu mengenai lengan kanannya.
Komentator TNT Sports, Ally McCoist, bahkan sempat menyebut bola memang mengenai tangan Saka saat menanggapi tayangan ulang insiden tersebut.
Meski demikian, wasit Daniel Siebert langsung mengabaikan klaim penalti para pemain PSG. VAR juga tidak meminta sang wasit meninjau ulang kejadian tersebut di monitor pinggir lapangan.
Diyakini keputusan itu kemungkinan diambil karena bola terlebih dahulu mengenai tubuh Saka sebelum menyentuh lengannya. Dalam interpretasi aturan handball saat ini, kontak semacam itu sering dianggap sebagai pantulan alami dan bukan pelanggaran yang layak dihukum penalti.
Meski ada penjelasan tersebut, reaksi keras tetap bermunculan di media sosial. Sejumlah suporter PSG menyebut tim mereka seharusnya mendapat penalti, sementara pendukung Arsenal menilai keputusan wasit sudah tepat karena tidak ada unsur kesengajaan dari Saka.
Hingga jeda pertandingan, Arsenal masih memimpin 1-0 atas PSG melalui gol Kai Havertz. Namun, terlepas dari keunggulan The Gunners, perdebatan mengenai dua insiden handball itu tampaknya masih akan terus berlanjut bahkan setelah laga berakhir.
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Bye Arsenal! Leandro Trossard Segera Cabut ke Turki!
Liga Inggris 5 Juli 2026, 08:00
-
Juventus Ajukan Tawaran Perdana untuk Bomber PSG Ini
Liga Italia 4 Juli 2026, 16:00
-
RESMI: AC Milan Datangkan Goncalo Ramos dari PSG
Liga Italia 30 Juni 2026, 21:20
-
Xabi Alonso Ingin Boyong Eks Arsenal Ini ke Chelsea?
Liga Inggris 29 Juni 2026, 16:53
LATEST UPDATE
-
Donald Trump 'Dihilangkan' di Foto Juara Spanyol
Piala Dunia 20 Juli 2026, 21:33
-
Bagaimana Spanyol Membuat Argentina dan Messi Tak Berkutik di Final
Piala Dunia 20 Juli 2026, 21:07
-
Nico Paz Janji Bawa Argentina Juara Dunia Lagi usai Gagal di Final 2026
Piala Dunia 20 Juli 2026, 17:00
LATEST EDITORIAL
-
6 Alternatif Enzo Fernandez untuk Real Madrid
Editorial 3 Juli 2026, 14:19
-
Makin Panas! 5 Opsi Klub Baru Julian Alvarez, Barcelona Jadi Tujuan Impian
Editorial 24 Juni 2026, 15:34
-
6 Kemenangan Terbesar dalam Sejarah Piala Dunia
Editorial 15 Juni 2026, 16:55









