Kontroversi Penalti Bayern Munchen: Mantan Wasit Sebut Keputusan Abaikan Handball Joao Neves Sebagai Lelucon
Afdholud Dzikry | 7 Mei 2026 10:42
Bola.net - Kontroversi mewarnai semifinal Liga Champions antara Bayern Munchen dan PSG setelah wasit menolak klaim penalti tuan rumah akibat dugaan handball Joao Neves. Keputusan itu langsung memicu protes keras di Allianz Arena dan menjadi perdebatan luas di media sosial.
Kejadian bermula saat bola sapuan Vitinha secara tidak sengaja mengenai lengan rekan setimnya sendiri, Joao Neves. Namun, wasit Joao Pinheiro tetap bergeming dan memutuskan untuk membiarkan pertandingan terus berjalan tanpa adanya hukuman.
Keputusan ini memicu perdebatan hebat di media sosial karena dianggap tidak konsisten dengan laga sebelumnya. Bahkan, tim VAR sama sekali tidak memberikan intervensi untuk meninjau ulang insiden yang dianggap sangat jelas tersebut.
Kekecewaan Die Roten semakin memuncak karena mereka merasa seharusnya unggul secara jumlah pemain. Sebelum drama penalti terjadi, ada insiden lain yang melibatkan Nuno Mendes namun wasit memiliki pandangan berbeda.
Kronologi Insiden Tangan Joao Neves
Momen kontroversial terjadi saat Vitinha mencoba membuang bola dari area pertahanan PSG. Bola malah mengarah ke Joao Neves yang berdiri di jalur pantulannya.
Neves tampak berusaha menghindar, tetapi lengannya terangkat dan bola mengenai tangannya. Para pemain Bayern langsung mengerubungi wasit untuk meminta penalti.
"Maaf, tapi ini semua hanya lelucon sekarang," tulis mantan wasit Manuel Grafe melalui platform X.
Grafe menilai posisi tangan Neves cukup aktif menghalangi arah bola di area terlarang. Menurutnya, kondisi itu seharusnya cukup untuk membuat PSG dihukum penalti.
Perdebatan Mengenai Aturan Handball UEFA

Joao Pinheiro menilai insiden tersebut tidak mengandung unsur kesengajaan. Ia menganggap bola berasal dari sapuan rekan setim sendiri sehingga situasinya tidak memenuhi unsur pelanggaran handball.
Dalam regulasi terbaru, handball memang bisa dianggap tidak sengaja jika bola berasal dari pemain satu tim dalam jarak dekat. Penafsiran aturan inilah yang menjadi dasar keputusan wasit di lapangan.
"Itu sudah merupakan 100 persen penalti, terlebih lagi jika melihat konteks pertandingan leg pertama," lanjut Manuel Grafe.
Grafe membandingkan insiden itu dengan penalti PSG pada leg pertama yang melibatkan Alphonso Davies. Perbedaan keputusan tersebut memunculkan tudingan inkonsistensi terhadap perangkat pertandingan.
Kontroversi Kartu Kuning Kedua Nuno Mendes
Sebelum drama handball terjadi, Bayern juga memprotes keputusan wasit terkait Nuno Mendes. Bek kiri PSG itu dianggap melakukan handball saat mencoba memotong umpan Konrad Laimer.
Mendes sebenarnya sudah mengantongi satu kartu kuning pada babak pertama. Namun, wasit lebih dulu melihat adanya pelanggaran lain yang dilakukan Laimer sebelum insiden handball terjadi.
"Sangat sulit dipercaya," tambah Manuel Grafe mengenai rangkaian keputusan wasit tersebut.
Keputusan itu membuat Mendes tetap bermain hingga laga berakhir dan membantu PSG menjaga keunggulan. Di sisi lain, Bayern harus menerima kenyataan gagal melangkah ke final di tengah kontroversi yang masih diperdebatkan.
Pertandingan penuh drama ini diperkirakan akan terus menjadi bahan diskusi di kalangan penggemar sepak bola Eropa. Bayern kini harus mengalihkan fokus ke kompetisi domestik setelah mimpi mereka menuju final Liga Champions terhenti.
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Wales Cabut Dukungan untuk Gianni Infantino Jelang Pemilihan Presiden FIFA
Piala Dunia 3 Agustus 2026, 15:46
-
Waduh, Bayern Munchen Ingin Bajak Benjamin Sesko dari MU?
Liga Inggris 3 Agustus 2026, 15:30
-
UEFA Peringatkan Gianni Infantino soal Rencana Penjualan Aset Piala Dunia FIFA
Piala Dunia 3 Agustus 2026, 15:04
-
PSG Salip Juventus dalam Perburuan Zion Suzuki, Kirim Tawaran Resmi ke Parma
Liga Italia 3 Agustus 2026, 13:05
-
Liverpool Siapkan 5 Transfer Sekaligus, Jalan Datangkan Barcola Mulai Terbuka
Liga Inggris 3 Agustus 2026, 12:19
LATEST UPDATE
-
Luciano Spalletti Ungkap Kunci Juventus Kalahkan Chelsea
Liga Italia 6 Agustus 2026, 10:00
-
Lionel Messi Cetak Brace, Inter Miami Libas Atletico San Luis 4-2
Bola Dunia Lainnya 6 Agustus 2026, 09:27
-
Jadwal Perebutan Peringkat 3 Piala Presiden 2026: Persija Jakarta vs Arema FC
Bola Indonesia 6 Agustus 2026, 08:56
-
Jadwal Final Piala Presiden 2026: Persib vs Persebaya Berebut Trofi Juara
Bola Indonesia 6 Agustus 2026, 08:47
-
Mikel Arteta Petik Pelajaran Berharga usai Arsenal Kalah dari Real Betis
Liga Inggris 6 Agustus 2026, 07:55
-
Tes Medis Beres, Bruno Guimaraes Segera Resmi Jadi Pemain Arsenal
Liga Inggris 6 Agustus 2026, 05:53
-
Prediksi Piala Presiden 2026: Persija vs Arema FC 6 Agustus 2026
Bola Indonesia 6 Agustus 2026, 05:16
-
Prediksi Piala Presiden 2026: Persib vs Persebaya 6 Agustus 2026
Bola Indonesia 6 Agustus 2026, 04:52
-
Hasil Uji Coba: PSG Dibungkam Mallorca 0-3 pada Laga Perdana Pramusim
Liga Eropa Lain 6 Agustus 2026, 04:25
LATEST EDITORIAL
-
6 Pemain yang Bisa Dijual Real Madrid demi Datangkan Rekrutan Baru
Editorial 5 Agustus 2026, 10:59
-
5 Pemain yang Masih Bisa Direkrut Manchester United Sebelum Bursa Transfer Ditutup
Editorial 4 Agustus 2026, 13:00
-
7 Transfer yang Bisa Dituntaskan Manchester United Pekan Ini
Editorial 3 Agustus 2026, 10:59
-
5 Alternatif Lebih Murah dari Bradley Barcola yang Bisa Diburu Liverpool
Editorial 29 Juli 2026, 13:16



