Kylian Mbappe Semprot Bintang Benfica, Gianluca Prestianni: Dasar Rasis! Jangan Main Lagi di Liga Champions!

Serafin Unus Pasi | 18 Februari 2026 09:19
Kylian Mbappe Semprot Bintang Benfica, Gianluca Prestianni: Dasar Rasis! Jangan Main Lagi di Liga Champions!
Gianluca Prestianni dari Benfica berebut bola dengan pemain Real Madrid, Vinicius Junior, dalam laga playoff 16 Besar Liga Champions, Rabu (18/2). (c) AP Photo/Pedro Rocha

Bola.net - Penyerang Real Madrid, Kylian Mbappe sangat murka terhadap pemain Benfica, Gianluca Prestianni. Ia menyebut pemain sayap Benfica itu seorang rasis dan tidak layak untuk bermain di kompetisi elit Liga Champions.

Dini hari tadi, Real Madrid bertandang ke markas Benfica untuk pertandingan leg pertama babak playoff Liga Champions 2025/2026. Di laga ini, Real Madrid berhasil menang dengan skor tipis 1-0.

Advertisement

Namun sepanjang laga itu, ada beberapa drama yang mencuri perhatian. Salah satunya adalah Prestianni yang diduga melakukan tindakan rasisme ke Vinicius Junior saat sang pemain merayakan golnya ke gawang Benfica.

Mbappe sendiri tidak terima melihat kelakuan winger muda asal Argentina tersebut. "Gianluca Prestianni tidak boleh lagi bermain di Liga Champions," buka Mbappe.

Simak penuturan lengkap Mbappe di bawah ini.

1 dari 4 halaman

Kelakuan Tidak Bisa Diterima

Menurut Mbappe, Prestianni mengolok-olok Vini dengan ujaran monyet. Ia menilai hal seperti itu tidak bisa diterima apapun alasannya.

"Prestianni dengan jelas memanggil Vini Jr seekor monyet dan itu lima kali terjadi. Saya melihat langsung apa yang terjadi itu." sambung Mbappe.

"UEFA memiliki kamera-kamera terbaik di dunia dan kita tunggu apa yang akan terjadi nanti. Apa yang dia lakukan itu tidak bisa diterima dan ini bukan kelakuan seorang manusia."

2 dari 4 halaman

Tidak Ada Penyesalan

Tidak Ada Penyesalan

Pemain Real Madrid, Vinicius Junior, bereaksi dalam laga fase awal Liga Champions antara SL Benfica melawan Real Madrid, Rabu (18/2/2026). (c) AP Photo/Pedro Rocha

Lebih lanjut, Mbappe mengaku semakin kesal karena Prestianni tidak menunjukkan raut penyesalan seolah-olah apa yang ia lakukan pada Vini itu sesuatu yang benar.

"Dia (Prestianni) masih muda, namun bagaimana bisa dia mengatakan hal seperti itu di atas lapangan? Kita lihat apa yang akan terjadi nanti," sambung Mbappe.

"Benfica adalah klub top, dan saya tidak punya masalah dengan mereka. Namun Prestianni tidak boleh lagi bermain di UCL. Apakah Prestianni meminta maaf? Apa anda lihat wajahnya? Kami tidak bodoh! Saya dan Vini melihat dan mendengar apa yang ia katakan," pungkas Mbappe.

3 dari 4 halaman

Diselidiki UEFA

Diselidiki UEFA

Pelatih Benfica, Jose Mourinho, menerima kartu merah dari wasit Fran?ois Letexier dalam laga playoff Liga Champions melawan Real Madrid, Rabu (18/2). (c) AP Photo/Pedro Rocha

Pada pertandingan tersebut, wasit Francois Letexier sempat mengaktifkan protokol anti rasisme, sehingga pertandingan dihentikan sementara waktu.

UEFA dikabarkan akan melakukan investigasi serius untuk masalah dugaan rasisme tersebut.

LATEST UPDATE