Laga PSG vs Bayern Memang Spektakuler, tapi Ada Masalah Besar!
Richard Andreas | 1 Mei 2026 16:45
Bola.net - Laga semifinal Liga Champions antara PSG dan Bayern Munchen menyita perhatian luas. Pertandingan yang berakhir dengan skor 5-4 itu disebut sebagai salah satu yang paling spektakuler dalam sejarah kompetisi.
Banyak pihak memuji duel tersebut karena intensitas dan jumlah gol yang tercipta. Namun di balik pujian itu, muncul juga pandangan kritis dari sosok yang melihatnya dari sudut pandang berbeda.
Lothar Matthaus menjadi salah satu yang memberikan analisis mendalam. Ia tidak hanya menilai kualitas hiburan laga tersebut, tetapi juga menyoroti aspek taktik yang menurutnya patut dipertanyakan.
Pujian Besar untuk Laga Spektakuler, Tapi Disertai Catatan

Matthaus menyebut pertandingan itu sebagai salah satu yang terbaik yang pernah disaksikan. Ia melihat duel tersebut melampaui standar pertandingan biasa di level liga.
"Kita menyaksikan apa yang mungkin menjadi pertandingan Liga Champions terbaik dalam sejarah, sebuah semifinal yang jauh melampaui laga liga biasa," tulis Matthaus.
"Dua tim terbaik di dunia menunjukkan daya serang luar biasa; tak terelakkan, itu menghasilkan kurangnya stabilitas di lini belakang. Bahkan hasil imbang 7-7 pun mungkin terjadi. Hiburan yang luar biasa!”
Meski demikian, ia menilai banyaknya gol juga menunjukkan masalah di sektor pertahanan. Menurutnya, kualitas menyerang yang tinggi tidak bisa menutupi kelemahan organisasi bertahan.
Kritik untuk PSG dan Prediksi Bayern ke Final

Penilaian berbeda muncul saat Matthaus menanggapi komentar pelatih PSG, Luis Enrique. Ia menilai pujian tersebut lebih mencerminkan sudut pandang penonton ketimbang pelatih.
“Hal itu mengejutkan saya. Sisi penggemarnya yang berbicara, sebagai pelatih, seharusnya dia tidak bisa puas dengan pertahanan seperti itu," lanjut Matthaus.
Matthaus juga menilai hasil tersebut justru lebih merugikan PSG meski mereka menang tipis. Ia menyoroti fakta bahwa PSG sempat unggul tiga gol sebelum akhirnya dikejar Bayern.
“Pada akhirnya, hasil itu terasa lebih negatif bagi PSG, meski menang tipis, dibandingkan bagi Bayern Munchen. Mereka masih akan menyesali keunggulan tiga gol itu.”
Ia bahkan memprediksi Bayern akan melangkah ke final. Penilaian itu didasarkan pada performa keseluruhan tim Jerman tersebut dalam pertandingan.
Faktor Fisik dan Saran untuk Kompany
Selain aspek taktik, Matthaus menilai Bayern unggul secara fisik. Ia melihat hal itu sebagai faktor kunci jelang leg kedua.
Matthaus juga memberi saran kepada pelatih Bayern, Vincent Kompany. Ia menyarankan agar Konrad Laimer kembali masuk dalam susunan pemain inti.
Bek sayap asal Austria itu disebutnya sebagai sosok yang tidak tergantikan. Namun ia tidak secara tegas menentukan siapa yang harus digantikan, antara Alphonso Davies atau Josip Stanisic.
Situasi Davies sendiri masih belum sepenuhnya jelas. Setelah tampil sebagai starter dan ditarik lebih awal, ia hanya menjalani latihan individu, sehingga kebugarannya masih menjadi tanda tanya.
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
PSG Pertahankan Gelar Men's Club of the Year di Ballon d'Or 2026
Liga Champions 27 Oktober 2026, 06:03
-
Man of the Match PSG vs Lyon: Mika Godts
Liga Eropa Lain 27 Oktober 2026, 05:05
-
Hasil PSG vs Lyon: 2 Gol Babak Kedua Bawa Les Parisiens ke Puncak Klasemen
Liga Eropa Lain 27 Oktober 2026, 05:00
-
Man of the Match Freiburg vs Bayern: Dayot Upamecano
Bundesliga 26 Oktober 2026, 03:49
-
Hasil Freiburg vs Bayern: Die Roten Menang 3-1
Bundesliga 26 Oktober 2026, 03:44
LATEST UPDATE
-
Sisi Versatile Rizky Ridho yang Dioptimalkan Shin Tae-yong
Bola Indonesia 27 Oktober 2026, 18:30
-
Hasil BRI Super League: Kartu Merah Warnai Kemenangan Borneo FC atas PSS
Bola Indonesia 27 Oktober 2026, 17:30
-
BRI Kepanjen Salurkan KUR Rp496 Miliar kepada 10 Ribu Nasabah, Dorong UMKM Naik Kelas
News 27 Oktober 2026, 17:27
-
Ini Satu Hal yang Buat Lamine Yamal Kalah dari Harry Kane dalam Ballon d'Or 2026
Liga Champions 27 Oktober 2026, 15:49
-
Barcelona Lewatkan Kesempatan Rekrut Bomber Tajam Club Brugge, Kini Menyesal?
Liga Spanyol 27 Oktober 2026, 15:42
-
Christian Pulisic Sepakat Perpanjang Kontrak di AC Milan hingga 2031
Liga Italia 27 Oktober 2026, 15:02
-
Pedas! Gary Neville Tuding Bruno Fernandes Sebagai 'Pengkhianat'
Liga Inggris 27 Oktober 2026, 14:55
LATEST EDITORIAL
-
4 Pemain Inggris yang Meraih Ballon d'Or sebelum Harry Kane
Editorial 27 Oktober 2026, 13:52
-
Kursi Panas Pelatih Premier League: 4 Manajer yang Berisiko Dipecat Lebih Dulu
Editorial 26 Oktober 2026, 23:49
-
7 Pelatih Gratis yang Bisa Gantikan Michael Carrick di Manchester United
Editorial 26 Oktober 2026, 16:03
-
5 Pemain Argentina yang Bisa Mewarisi Nomor 10 Lionel Messi
Editorial 8 Oktober 2026, 11:18







