Lahm Akui Strategi Guardiola Sangat Riskan
Editor Bolanet | 10 Maret 2015 06:27
- Bayern Munich menjadi favorit untuk melaju ke perempat final Liga Champions setelah bermain tanpa gol di kandang Shakhtar Donetsk di 16 besar leg pertama. Kamis (12/03) nanti, Die Roten akan menjadi tuan rumah.
Namun kegagalan di semifinal musim lalu masih dibicarakan. Beberapa pihak menilai strategi Josep Guardiola tidak tepat sehingga mereka dilumat Real Madrid dengan empat gol tanpa balas di kandang sendiri.
Sebelumnya di Bundesliga musim ini, Bayern juga kebobolan empat gol atas Wolfsburg. Bagi kapten Philipp Lahm strategi Pep adalah strategi yang sangat baik namun semua pemain harus disiplin melakukan tugasnya.
Kami hanya kebobolan empat gol dalam 17 laga di putaran pertama musim ini. Sistem yang dikembangkan Guardiola ini memang sangat riskan ketika tidak semua pemain melakukan apa yang seharusnya mereka lakukan.
Bila banyak pemain yang tidak disiplin di posisinya, pertandingan bisa menjadi seperti ketika kami kalah (4-1) dari Wolfsburg. Sistem ini sudah bekerja dengan baik selama lebih dari satu setengah tahun, sistem ini adalah yang terbaik. terang Lahm pada Perform. [initial]
(fft/dct)
Namun kegagalan di semifinal musim lalu masih dibicarakan. Beberapa pihak menilai strategi Josep Guardiola tidak tepat sehingga mereka dilumat Real Madrid dengan empat gol tanpa balas di kandang sendiri.
Sebelumnya di Bundesliga musim ini, Bayern juga kebobolan empat gol atas Wolfsburg. Bagi kapten Philipp Lahm strategi Pep adalah strategi yang sangat baik namun semua pemain harus disiplin melakukan tugasnya.
Kami hanya kebobolan empat gol dalam 17 laga di putaran pertama musim ini. Sistem yang dikembangkan Guardiola ini memang sangat riskan ketika tidak semua pemain melakukan apa yang seharusnya mereka lakukan.
Bila banyak pemain yang tidak disiplin di posisinya, pertandingan bisa menjadi seperti ketika kami kalah (4-1) dari Wolfsburg. Sistem ini sudah bekerja dengan baik selama lebih dari satu setengah tahun, sistem ini adalah yang terbaik. terang Lahm pada Perform. [initial]
Menuju final Liga Champions 2015
Di Matteo: Tidak Benar Bila Real Madrid Alami Krisis
Real Madrid Dikalahkan Athletic, Ini Pendapat Di Matteo
Preview: Real Madrid vs Schalke, Saatnya Unjuk Taring
Data dan Fakta UCL: Real Madrid vs Schalke
Ancelotti: Tak Ada Debut Untuk Odegaard Lawan Schalke
Lucas Silva Tepis Anggapan Krisis di Real Madrid
James Yakin Madrid Pertahankan Gelar Juara Liga Champions
Cahill: Hanya Ada PSG di Benak Chelsea
Nyaman di Madrid, Lucas Silva Berharap Kalahkan Schalke
Lawan Schalke, Modric Akan Bermain 30 Menit
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Real Madrid Keluarkan Pernyataan soal Michael Olise
Liga Spanyol 21 Juni 2026, 00:01
-
David Raya Akui Hancur Setelah Arsenal Gagal Juara Liga Champions
Liga Inggris 20 Juni 2026, 23:24
-
Piala Dunia 2026: Trio Bayern Unjuk Kualitas Terbaik di Matchday Pertama
Piala Dunia 18 Juni 2026, 23:04
-
Lionel Messi yang Terus Berevolusi
Piala Dunia 9 Juni 2026, 10:58
LATEST UPDATE
-
Alasan Manchester United Enggan Belanja Pemain Tembus 100 Juta Pounds
Liga Inggris 22 Juli 2026, 14:00
-
Barcelona Tak Tutup Pintu untuk Kepergian Ronald Araujo
Liga Spanyol 22 Juli 2026, 12:00
-
Kabar Baik untuk Real Madrid, Rodrygo Berpeluang Comeback Lebih Cepat
Liga Spanyol 22 Juli 2026, 11:31
-
Tottenham Masuk Persaingan, 3 Klub Premier League Incar Marcus Rashford
Liga Inggris 22 Juli 2026, 11:01
-
Andoni Iraola Buka Suara soal Rumor Alexis Mac Allister ke Real Madrid
Liga Inggris 22 Juli 2026, 10:31
-
Gary Neville: Tanpa Lionel Messi, Argentina Sulit Tembus Semifinal
Piala Dunia 22 Juli 2026, 10:01
-
Inter Milan Dekati Cristian Romero, Tottenham Minta 50 Juta Euro
Liga Italia 22 Juli 2026, 08:01
LATEST EDITORIAL
-
6 Alternatif Enzo Fernandez untuk Real Madrid
Editorial 3 Juli 2026, 14:19
-
Makin Panas! 5 Opsi Klub Baru Julian Alvarez, Barcelona Jadi Tujuan Impian
Editorial 24 Juni 2026, 15:34
-
6 Kemenangan Terbesar dalam Sejarah Piala Dunia
Editorial 15 Juni 2026, 16:55









