Lawan Bodo/Glimt, Cristian Chivu Tegaskan Inter Harus Tetap Tenang

Aga Deta | 24 Februari 2026 11:43
Lawan Bodo/Glimt, Cristian Chivu Tegaskan Inter Harus Tetap Tenang
Pelatih Inter Milan Cristian Chivu duduk di bangku cadangan saat laga Coppa Italia/Piala Italia antara Inter vs Torino di Monza, Italia, Rabu, 4 Februari 2026 (c) Spada/LaPresse via AP

Bola.net - Cristian Chivu menegaskan Inter harus tampil tanpa tekanan saat menghadapi Bodo/Glimt pada leg kedua play off Liga Champions. Inter membutuhkan kemenangan minimal dua gol untuk memperpanjang laga dan tiga gol untuk lolos langsung.

Pada pertemuan pertama di Norwegia, Nerazzurri takluk 1-3. Hasil tersebut membuat langkah Inter menuju babak 16 besar menjadi lebih berat.

Advertisement

Inter sejatinya tampil dominan di Serie A musim ini. Namun kekalahan pada leg pertama tetap menyisakan kekecewaan di ruang ganti.

Selain itu, kondisi tim juga menjadi sorotan jelang pertandingan. Hakan Calhanoglu absen dalam dua laga terakhir, tetapi Cristian Chivu belum memastikan apakah sang gelandang akan kembali bermain.

1 dari 3 halaman

Tidak Boleh Merasa Tertekan

Tidak Boleh Merasa Tertekan

Selebrasi Federico Dimarco di laga Lecce vs Inter Milan, Minggu (22/02/2026). (c) Dok. Inter.it

Cristian Chivu menekankan pentingnya menjaga ketenangan saat memburu defisit gol. Ia ingin timnya fokus pada permainan, bukan pada tekanan skor.

Menurutnya, Inter harus tetap seimbang karena Bodo berbahaya dalam situasi transisi. Ia percaya timnya memiliki kapasitas untuk membalikkan keadaan.

"Tidak ada yang berubah, kami harus turun ke lapangan untuk menang dan menyadari bahwa kami bisa melakukannya," ujar Cristian Chivu.

"Kami tidak boleh merasa tertekan untuk mencetak dua atau tiga gol demi lolos. Kami harus melakukan yang terbaik dengan pikiran jernih untuk memahami momen dalam pertandingan, mengetahui bahwa kami adalah tim yang bisa membalikkan hasil negatif.

"Kami juga harus sadar bahwa kami perlu tetap seimbang karena Bodo sangat berbahaya dalam transisi," tegas Chivu.

2 dari 3 halaman

Kekecewaan dan Fokus Penuh

Kekecewaan dan Fokus Penuh

Selebrasi skuad Inter Milan dalam laga versus Sassuolo di Liga Italia, Senin (9/2/2026). (c) La Presse via AP Photo/Spada

Chivu mengakui ada rasa pahit setelah kekalahan di leg pertama. Ia menilai Inter seharusnya mampu berbuat lebih banyak dalam pertandingan tersebut.

Meski demikian, timnya langsung mengalihkan fokus ke laga berikutnya. Jadwal padat tidak dijadikan alasan oleh pelatih asal Rumania itu.

"Ada banyak rasa pahit karena kami seharusnya bisa berbuat lebih. Kami harus melakukan lebih banyak. Pada akhirnya, kami pantas dengan hasil tersebut," kata Cristian Chivu.

"Kami segera fokus pada pertandingan hari Sabtu yang sama pentingnya. Dan sejak Sabtu, kami sudah memikirkan laga ini. Kami akan bermain hanya 72 jam setelah pertandingan terakhir.

"Di Lecce bahkan kurang dari 72 jam dari laga sebelumnya, termasuk perjalanan kembali ke Milan dan penerbangan ke Lecce," pungkas Chivu.

Sumber: Football Italia

3 dari 3 halaman

Jadwal Play-Off Fase Gugur UCL 2025/2026 Leg 2

Jadwal Play-Off Fase Gugur UCL 2025/2026 Leg 2

Pemain Bodo/Glimt, Ole Didrik Blomberg (kiri), dan pemain Inter Milan, Francesco Acerbi berebut bola dalam pertandingan Liga Champions, Kamis (19/2/2026) dini hari WIB. (c) Thomas Andersen/NTB Scanpix via AP

Rabu, 25 Februari 2026

00.45 WIB Atletico Madrid vs Club Brugge
03.00 WIB Newcastle vs Qarabag
03.00 WIB Leverkusen vs Olympiakos
03.00 WIB Inter vs Bodo/Glimt

Kamis, 26 Februari 2026

00.45 WIB Atalanta vs Dortmund
03.00 WIB Juventus vs Galatasaray
03.00 WIB PSG vs Monaco
03.00 WIB Real Madrid vs Benfica

LATEST UPDATE