Lippi Jelaskan Alasan Juventus Selalu Gagal di Liga Champions
Yaumil Azis | 3 Mei 2019 04:43
Bola.net - - Kata kegagalan seringkali akrab dengan Juventus saat beraksi di kompetisi Eropa, terutama Liga Champions. Sang mantan pelatih, Marcello Lippi, menjelaskan bahwa ada satu faktor yang membuat bekas klub asuhannya sering gagal meraih trofi bergengsi itu.
Lippi merupakan salah satu pelatih Juventus yang bisa disebut berhasil. Sebab berkat racikan taktiknya, Bianconeri sukses menyabet banyak gelar. Salah satunya adalah gelar Liga Champions yang diraih pada musim 1995/1996 silam usai mengalahkan Ajax Amsterdam.
Sejauh ini Juventus sudah mengoleksi dua trofi Liga Champions. Tapi setelah itu, mereka tak pernah lagi menggenggam gelar tersebut. Tiga kali mereka berhasil mencapai babak final pasca keberhasilan di tahun 1996, tapi tak sekalipun mereka keluar sebagai pemenang.
Scroll ke bawah untuk membaca informasi selengkapnya.
Satu Kekurangan Juventus
Musim ini, Juventus kembali menemui kegagalan. Di babak perempat final, mereka diyakini bisa melaju lebih jauh lantaran bertemu dengan klub underdog, Ajax Amsterdam. Tapi di luar dugaan, skuat asuhan Massimiliano Allegri tersebut malah harus pulang lebih dulu.
Juventus dicap gagal. Pembelian Cristiano Ronaldo dari Real Madrid senilai 100 juta euro, yang dianggap sebagai salah satu cara bagi Bianconeri untuk meraih trofi Liga Champions, langsung disebut gagal. Lippi sendiri menilai ada satu sisi dari Juventus yang masih kurang.
"Kami butuh sedikit keberuntungan. Dalam lima tahun terakhir, kami berhasil mencapai final dua kali, tahun ini tidak berjalan dengan baik karena Chiellini tidak tampil saat melwan Ajax," tutur Lippi kepada Sky Sport.
"Selain dia ada beberapa pemain penting lainnya yang absen, saat anda berada di Liga Champions, anda membutuhkan semua pemain anda dalam keadaan 100 persen," lanjutnya.
Soal Masa Depan Allegri
Kegagalan di Liga Champions membuat posisi Allegri semakin terpojok. Meskipun berhasil mengantar Juventus meraih Scudetto musim ini, namun gagal meraih trofi Liga Champions dianggap oleh penggemar sebagai dosa besar.
Spekulasi mengenai kepergiannya pun terus berkumandang, walau baik dari Allegri dan sang presiden, Andrea Agnelli, telah menampik kabar tersebut. Lippi pun mendapat pertanyaan seputar masa depan pria berumur 51 tahun itu.
"Akankah dia [Allegri] bertahan? Itu tergantung apakah anda sudah merasa perputarannya tertutup, saat saya pergi saya berpikir soal ini, lalu kembali dan menang lagi," tandasnya.
Karir Lippi di Juventus
Sebagai informasi, Lippi pernah memegang Juventus dari tahun 1994 hingga 1999. Setelahnya ia memutuskan untuk hengkang dan melatih klub rival, Inter Milan, selama satu musim sebelum akhirnya kembali ke pelukan Juventus pada tahun 2001.
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Man of the Match Genoa vs Juventus: Tommaso Baldanzi
Liga Italia 29 Oktober 2026, 07:25
-
Prediksi Genoa vs Juventus 29 Oktober 2026
Liga Italia 27 Oktober 2026, 12:17
-
PSG Pertahankan Gelar Men's Club of the Year di Ballon d'Or 2026
Liga Champions 27 Oktober 2026, 06:03
-
Rating Pemain Juventus usai Menang di Kandang Lecce: McKennie 8, Douglas Luiz 9
Liga Italia 26 Oktober 2026, 06:08
LATEST UPDATE
-
Mimpi-mimpi Mitchell Baker: Bermain di Piala Dunia dan Premier League
Tim Nasional 31 Oktober 2026, 23:47
-
Kata-kata Michael Carrick Usai Manchester United Dihajar Chelsea
Liga Inggris 31 Oktober 2026, 22:39
-
Lisandro Martinez yang Konyol!
Liga Inggris 31 Oktober 2026, 22:02
-
Halloween untuk MU: Kalah dari Chelsea, Setan Merah Ukir Rekor Terburuk Sejak 1988!
Liga Inggris 31 Oktober 2026, 21:47
-
Ketika Vinicius Junior Justru Dianggap Masalah bagi Real Madrid
Liga Spanyol 31 Oktober 2026, 20:19
-
Statistik Ini Jadi Bukti Nyata Bernardo Silva Ubah Permainan Real Madrid
Liga Spanyol 31 Oktober 2026, 19:45
-
Strategi Cerdas Marc Marquez Sprint Race MotoGP Malaysia 2026: Pantang Memimpin Balapan!
Otomotif 31 Oktober 2026, 19:14
-
Hasil BRI Super League: Madura United Raih Poin Penuh dari Markas PSM Makassar
Bola Indonesia 31 Oktober 2026, 17:44
LATEST EDITORIAL
-
4 Pemain Inggris yang Meraih Ballon d'Or sebelum Harry Kane
Editorial 27 Oktober 2026, 13:52
-
Kursi Panas Pelatih Premier League: 4 Manajer yang Berisiko Dipecat Lebih Dulu
Editorial 26 Oktober 2026, 23:49
-
7 Pelatih Gratis yang Bisa Gantikan Michael Carrick di Manchester United
Editorial 26 Oktober 2026, 16:03
-
5 Pemain Argentina yang Bisa Mewarisi Nomor 10 Lionel Messi
Editorial 8 Oktober 2026, 11:18








