Liverpool Tunjukkan pada PSG Bahwa Sepak Bola itu Kejam!
Asad Arifin | 6 Maret 2025 07:48
Bola.net - Liverpool berhasil meraih kemenangan mengejutkan atas PSG di leg pertama babak 16 besar Liga Champions, Kamis (6/3) dini hari WIB. Pasukan Arne Slot menang dengan skor 1-0 lewat gol Harvey Elliot.
Pertandingan yang berlangsung di Parc des Princes itu diwarnai dominasi PSG, namun Liverpool mampu memanfaatkan satu peluang emas untuk jadi gol. Kemenangan ini menjadi modal berharga bagi Liverpool jelang leg kedua di Anfield.
Gol semata wayang Liverpool dicetak oleh Harvey Elliott di menit ke-87, hanya 47 detik setelah ia masuk menggantikan Mohamed Salah. Meskipun PSG menciptakan banyak peluang dan mendominasi penguasaan bola, mereka gagal bikin gol.
Ketajaman lini depan mereka terhalang oleh penampilan gemilang kiper Liverpool, Alisson Becker, dan rapatnya pertahanan The Reds. Bahkan, gol Khvicha Kvaratskhelia di menit ke-20 dianulir wasit karena offside setelah pengecekan VAR.
Simak ulasan lengkapnya di bawah ini ya Bolaneters.
Jalannya Pertandingan: Dominasi PSG, Efisiensi Liverpool

PSG mendominasi jalannya pertandingan, terutama di babak kedua. Mereka menciptakan sejumlah peluang emas, namun penyelesaian akhir yang kurang efektif dan penampilan gemilang Alisson Becker membuat mereka gagal mencetak gol.
PSG punya penguasaan bola hingga 70 persen, berbanding 30 persen untuk Liverpool. PSG juga punya 27 shots sepanjang laga. Sementara, Liverpool hanya mampu melepas dua shots pada duel ini. Namun, PSG gagal bikin gol sama sekali.
Kekalahan ini bukan sepenuhnya kesalahan PSG dan para pemainnya yang gagal bikin gol. Sebab, kekalahan mereka juga berkat performa apik Alisson Becker di bawah mistar. Kiper Liverpool itu membuat sembilan kali penyelamatan sepanjang laga!
Sekali lagi, PSG tampil sangat dominan. Hal ini bisa dilihat dari 409 dari 694 umpan yang mereka lepas terjadi di daerah lawan. Namun, PSG gagal bikin gol.
Sepak Bola itu Kejam, PSG!

Pandit sepak bola Eropa, Julien Laurens, menyebut laga PSG vs Liverpool sebagai gambaran bahwa sepak bola itu kejam. PSG yang tampil dominan gagal bikin gol dan pada akhirnya harus menerima kekalahan pahit.
"Mendominasi bukan berarti menang. Malam ini sedikit kejam. Saya belum pernah melihat tim Liverpool ini begitu didominasi," ucap Julien Laurens.
"Counter-press dari PSG bekerja dengan sangat baik, tetapi jika Anda tidak mencetak gol, Anda selalu harus membayarnya. Itu semua adalah bagian dari kurva pembelajaran bagi tim muda ini," sambung Julien Laurens.
Sumber: FotMob, BBC Sport
Klasemen Premier League 2024/2025
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Jalur Liverpool Menuju Final Liga Champions 2025/26
Liga Champions 28 Februari 2026, 10:21
-
Guardiola: Laga Kontra Real Madrid Bikin Manchester City Lebih Baik
Liga Champions 28 Februari 2026, 10:01
-
Hansi Flick Waspadai Newcastle di Babak 16 Besar Liga Champions
Liga Champions 28 Februari 2026, 09:41
-
Liverpool Jumpa Galatasaray di Liga Champions: Arne Slot Siap Maksimalkan Kesempatan
Liga Champions 28 Februari 2026, 09:01
LATEST UPDATE
-
Prediksi Susunan Pemain Barcelona vs Villarreal: Ujian Berat di Puncak La Liga
Liga Spanyol 28 Februari 2026, 13:31
-
Prediksi Roma vs Juventus 2 Maret 2026
Liga Italia 28 Februari 2026, 13:17
-
Prediksi Man Utd vs Crystal Palace 1 Maret 2026
Liga Inggris 28 Februari 2026, 12:59
-
Prediksi Arsenal vs Chelsea 1 Maret 2026
Liga Inggris 28 Februari 2026, 12:50
-
Michael Carrick Belum Punya Jadwal Pasti Kembalinya Matthijs de Ligt
Liga Inggris 28 Februari 2026, 12:31
-
Prediksi Babak 16 Besar Liga Champions: Real Madrid Singkirkan Man City?
Liga Champions 28 Februari 2026, 12:01
-
Jalur Barcelona Menuju Final Liga Champions 2025/26
Liga Champions 28 Februari 2026, 11:41
-
Jalur Real Madrid Menuju Final Liga Champions 2025/26
Liga Champions 28 Februari 2026, 11:21
-
Jalur Arsenal Menuju Final Liga Champions 2025/26
Liga Champions 28 Februari 2026, 11:01
-
Jadwal Live Streaming MotoGP Thailand 2026 di Vidio, 27 Februari-1 Maret 2026
Otomotif 28 Februari 2026, 10:52
-
Hasil FP2 MotoGP Thailand 2026: Marco Bezzecchi Kembali Tercepat, Ungguli Pedro Acosta
Otomotif 28 Februari 2026, 10:49
LATEST EDITORIAL
-
Boros Tanpa Hasil, 5 Kesalahan Transfer Terbesar Manchester United
Editorial 27 Februari 2026, 16:12
-
10 Kiper Terhebat dalam Sejarah Premier League Menurut Jamie Carragher
Editorial 25 Februari 2026, 16:24
-
5 Klub MLS yang Paling Mungkin Mendatangkan Casemiro
Editorial 25 Februari 2026, 14:47
-
6 Pemain Arsenal yang Kontraknya Habis pada 2027, Siapa Bertahan dan Siapa Dijual?
Editorial 24 Februari 2026, 14:21





