Madrid dan Tantangan Ulangi Prestasi Milan
Gia Yuda Pradana | 8 Agustus 2017 09:24
Bola.net - - Juara Liga Champions Real Madrid akan menghadapi juara Liga Europa Manchester United di Piala Super Eropa 2017, Rabu (09/8). Madrid adalah juara bertahan di ajang ini dan akan mencoba mengulangi prestasi yang pernah dicapai oleh AC Milan pada tahun 1990 silam.
Dilansir situs resmi UEFA, Milan merupakan tim terakhir yang sanggup menjuarai Piala Super Eropa dua edisi secara beruntun. Rossoneri melakukannya pada tahun 1989 dan 1990.
Madrid, yang menjuarai Piala Super Eropa 2016 dengan mengalahkan Sevilla 3-2 lewat extra time, akan coba mengulangi pencapaian Milan itu saat menghadapi Red Devils di Skopje nanti.
Tantangan juara beruntun Sergio Ramos dan kawan-kawan bisa dibilang sedikit lebih mudah daripada Milan. Pasalnya, Milan waktu itu melakukannya ketika Piala Super Eropa masih memakai sistem dua leg kandang dan tandang.
Piala Super Eropa 1989, Milan berjumpa . Milan turun mengusung status juara European Cup (Liga Champions), sedangkan Barcelona sebagai kampiun European Cup Winners' Cup.
Pada leg pertama di Camp Nou, Milan meraih hasil imbang 1-1 berkat penalti Marco van Basten. Trofi diamankan Milan setelah gol tunggal Alberigo Evani memberi mereka kemenangan 1-0 pada leg kedua di San Siro.
Setelah itu, Milan tak hanya berhasil mempertahankan gelar European Cup mereka, tapi juga gelar di Piala Super Eropa. Melawan Sampdoria yang datang dengan status kampiun European Cup Winners' Cup, Franco Baresi dan rekan-rekannya menang agregat 3-1.
Pada leg pertama di Luigi Ferraris, Milan meraih hasil imbang 1-1 lewat gol penyama kedudukan Evani untuk membalas opener Oleksiy Mykhaylychenko. Pada leg kedua yang waktu itu dimainkan di Stadio Renato Dall'Ara, Bologna, Milan menang 2-0 berkat dua bintang Belanda mereka.
Ruud Gullit membuka skor untuk pasukan Arrigo Sacchi di menit 44. Frank Rijkaard lalu menggandakannya pada menit 77 sekaligus mengakhiri perlawanan Sampdoria yang kala itu diperkuat Gianluca Vialli dan Roberto Mancini.
Sejak itu, bahkan setelah Piala Super Eropa berganti format menjadi satu leg mulai edisi 1998, belum pernah ada lagi yang sanggup menjuarai kompetisi ini dua kali secara beruntun.
Kans terbuka bagi Madrid. Untuk itu, Los Merengues terlebih dahulu harus melewati rintangan bernama Manchester United.
Klik juga:
Prediksi Real Madrid vs Manchester United 9 Agustus 2017
Zidane: Hadapi United, Kuncinya di Madrid Sendiri
Mourinho: Ada Gap Antara Juara Liga Champions dan Liga Europa
Pertanda Bagus Buat Milan di Playoff Liga Europa
Dani Alves di PSG: 2 Laga, 1 Gol, 2 Assist, 1 Trofi
Edinson Cavani 200 Laga Berseragam PSG
Napoli vs Nice, Waspadai Ancaman Balotelli
Dribbling, Senjata Terkuat Emre Mor
Dua Rekor Pulisic di Piala Super Jerman
Laga ke-250 Nuri Sahin Berakhir Pahit
Hattrick Bersejarah David Villa
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Anthony Martial Tinggalkan Klubnya Setelah Hanya 20 Laga
Bola Dunia Lainnya 7 Juni 2026, 04:55
-
Target Manchester United Berikutnya: Sandro Tonali
Liga Inggris 7 Juni 2026, 04:16
-
Manchester United Kejar Tonali, Newcastle Minta 115 Juta Euro
Liga Inggris 7 Juni 2026, 00:40
LATEST UPDATE
-
Michael Carrick Patah Hati! Mantan Anak Asuhnya Ogah Gabung MU!
Liga Inggris 7 Juni 2026, 07:30
-
Hasil Brasil vs Mesir: Endrick Jadi Penentu Kemenangan Selecao
Piala Dunia 7 Juni 2026, 07:26
-
Prediksi Timnas Indonesia U-19 vs Vietnam U-19 7 Juni 2026
Tim Nasional 7 Juni 2026, 07:00
-
Lewis Hall Mahal, MU Kejar Bek Lincah Barcelona Ini
Liga Inggris 7 Juni 2026, 06:00
LATEST EDITORIAL
-
Arsenal Cari Winger Kiri Baru, Ini 5 Kandidatnya
Editorial 4 Juni 2026, 13:59
-
4 Striker Incaran Barcelona untuk Era Baru Hansi Flick
Editorial 3 Juni 2026, 16:19
-
3 Pemain Bournemouth yang Bisa Dibawa Andoni Iraola ke Liverpool
Editorial 3 Juni 2026, 16:05
-
6 Transfer yang Bisa Membawa Manchester United Juara Liga Champions
Editorial 3 Juni 2026, 15:47













