Main di Delapan Final UCL, Maldini Heran yang Diingat Hanya Edisi Tahun 2005
Dimas Ardi Prasetya | 16 Oktober 2019 21:24
Bola.net - Legenda AC Milan Paolo Maldini mengaku heran mengapa dari semua laga final Liga Champions yang pernah ia mainkan, hanya edisi tahun 2005 lawan Liverpool saja yang paling diingat semua orang.
Final di Istanbul itu memang sangat luar biasa. Sebab laga itu mempertontonkan salah satu laga paling epik dalam sejarah Liga Champions.
Saat itu Milan lebih diunggulkan dengan komposisi pemainnya yang lebih merata dan lebih berkualitas. Benar saja. Di babak pertama mereka bisa unggul tiga gol sekaligus.
Maldini membuka keunggulan Milan dengan golnya satu menit setelah laga dimulai. Rossoneri kemudian mencetak dua gol lagi via Hernan Crespo pada menit 39 dan 44.
Namun pada babak kedua, Liverpool bangkit. Dalam tempo enam menit saja mereka sukses menyamakan skor melalui tandukan Steven Gerrard, tendangan jarak jauh Vladimir Smicer dan sepakan jarak dekat Xabi Alonso setelah upaya pertamanya via titik 12 pas digagalkan Dida.
Keheranan Maldini
Laga berakhir imbang 3-3 di waktu normal dan waktu tambahan. Penentuan pemenang harus dilakukan via adu penalti.
Di sini, Liverpool akhirnya unggul 2-3. Fans The Reds menyebut ini sebagai Keajaiban Istanbul.
Maldini pun merasa heran mengapa semua orang akhirnya cuma mengingat laga final itu. Padahal ia juga memainkan tujuh laga final lainnya di sepanjang karirnya di Milan.
“Gol saya di Final 2005 adalah gol tercepat dan terindah di Final Liga Champions, hal yang paling dramatis untuk membuktikan bahwa segala sesuatu tidak dapat diterima begitu saja dan itu adalah sebuah ketidakpastian yang membuat olahraga ini menjadi luar biasa," tuturnya pada situs resmi UEFA.
“Itu membuat saya tertawa bahwa saya memainkan delapan Final Piala Eropa dan memenangkan lima dari mereka, tetapi orang-orang sepertinya hanya mengingat yang satu itu. Itu meninggalkan tanda penting," ujar Maldini.
Tidak Jelas
Milan dan Liverpool bertemu lagi di babak final pada tahun 2007. Kali ini laga itu dihelat di Olympic Stadium di Yunani.
Saat itu Maldini juga ikut bermain. Kali ini ia berhasil membalaskan dendamnya dan mengalahkan Liverpool 2-1 berkat dua gol Filippo Inzaghi.
Akan tetapi Maldini mengaku ia tak bisa mengingat banyak hal dari pertandingan itu. Pasalnya ia mengaku terlalu banyak menggunakan obat pereda rasa sakit.
“Saya hanya ingat sangat sedikit soal laga itu. Saya telah mengambil begitu banyak obat penghilang rasa sakit untuk melewatinya. Saya ingat gol Pippo Inzaghi, peluit akhir dan sedikit perayaan usai menang," ungkapnya.
"Ketika saya menjalani operasi tiga hari setelah Final, setiap kali saya bangun, saya akan bertanya apakah kami menang atau kalah, hanya untuk memastikan," beber Maldini.
Paolo Maldini saat ini menjadi direktur teknik AC Milan. Bersama dengan Zvonimir Boban, ia bekerja keras untuk membangkitkan Rossoneri.
(uefa)
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Sudah Jatuh Tertimpa Tangga! Pemain Kunci Chelsea Ini Cedera di Kandang Liverpool
Liga Inggris 29 Oktober 2026, 14:49
-
Liverpool Singkirkan Chelsea di Carabao Cup, Andoni Iraola Full Senyum
Liga Inggris 29 Oktober 2026, 14:40
-
Luka Modric Akui AC Milan Layak Kalah dari Bologna: Kami Tidak Menduganya
Liga Italia 29 Oktober 2026, 13:10
LATEST UPDATE
-
Pemain Juventus Muak, Luciano Spalletti Dianggap Terlalu Banyak Bicara!
Liga Italia 30 Oktober 2026, 22:58
-
Dominic Calvert-Lewin Diincar MU, Leeds: Maaf, Gak Dulu!
Liga Inggris 30 Oktober 2026, 22:57
-
Hitung Mundur Menuju 1000 Gol Cristiano Ronaldo, Kurang Berapa?
Piala Dunia 30 Oktober 2026, 22:20
-
Youri Tielemans Lega Michael Carrick Selamat dari Pemecatan di MU
Liga Inggris 30 Oktober 2026, 22:07
-
Tidak Takut, Michael Carrick Justru Tidak Sabar MU Hadapi Chelsea
Liga Inggris 30 Oktober 2026, 21:46
-
Prediksi BRI Super League: PSM vs Madura United 31 Oktober 2026
Bola Indonesia 30 Oktober 2026, 20:10
-
Prediksi BRI Super League: Persik vs Persita 31 Oktober 2026
Bola Indonesia 30 Oktober 2026, 20:05
-
Prediksi BRI Super League: Arema FC vs Bali United 31 Oktober 2026
Bola Indonesia 30 Oktober 2026, 20:00
-
Prediksi BRI Super League: Dewa United vs Persija 31 Oktober 2026
Bola Indonesia 30 Oktober 2026, 19:55
-
Tempat Menonton Persebaya vs Persijap di BRI Super League, 30 Oktober 2026
Bola Indonesia 30 Oktober 2026, 18:05
-
Nova Arianto Semringah Lihat Amar Brkic Bersinar di Borneo FC
Bola Indonesia 30 Oktober 2026, 18:00
-
Link Streaming Persebaya vs Persijap, 30 Oktober 2026
Bola Indonesia 30 Oktober 2026, 17:59
LATEST EDITORIAL
-
4 Pemain Inggris yang Meraih Ballon d'Or sebelum Harry Kane
Editorial 27 Oktober 2026, 13:52
-
Kursi Panas Pelatih Premier League: 4 Manajer yang Berisiko Dipecat Lebih Dulu
Editorial 26 Oktober 2026, 23:49
-
7 Pelatih Gratis yang Bisa Gantikan Michael Carrick di Manchester United
Editorial 26 Oktober 2026, 16:03
-
5 Pemain Argentina yang Bisa Mewarisi Nomor 10 Lionel Messi
Editorial 8 Oktober 2026, 11:18





