Mengapa Ballon dOr 2025 Bisa Menjadi Milik Lamine Yamal
Aga Deta | 22 September 2025 17:55
Bola.net - Persaingan Ballon d’Or 2025 tidak lagi berkutat pada nama Lionel Messi dan Cristiano Ronaldo. Dominasi dua ikon besar itu sudah berakhir, membuka jalan bagi bintang generasi baru.
Dari sekian banyak kandidat, sorotan publik tertuju pada Lamine Yamal dan Ousmane Dembele. Keduanya tampil memikat sepanjang musim 2024/2025 bersama klub masing-masing.
Meski Dembele membawa PSG meraih treble, banyak analis menilai Yamal lebih layak. Konsistensi dan pengaruhnya di Barcelona membuatnya unggul dalam perdebatan.
Bahkan sejumlah pakar sepak bola menyebut pemain berusia 18 tahun itu sebagai wajah masa depan. Ia dianggap simbol kebangkitan generasi baru sepak bola dunia.
Musim Spektakuler Wonderkid Barcelona

Yamal sudah jadi fenomena meski usianya masih 18 tahun. Dalam semusim, ia membukukan 21 gol dan 22 assist di berbagai ajang.
Kontribusinya sangat vital bagi Barcelona dalam meraih tiga gelar domestik: La Liga, Copa del Rey, dan Piala Super Spanyol. Hampir di setiap laga, ia selalu jadi pembeda.
Di Liga Champions, Yamal tetap bersinar meski timnya gugur di semifinal melawan Inter Milan. Gayanya kerap membuat orang membandingkannya dengan Messi hingga Ronaldinho.
Simbol Kebangkitan Blaugrana

Jika Yamal meraih Ballon d’Or, itu bukan sekadar penghargaan individu. Penghargaan itu juga mencerminkan kebangkitan Barcelona pasca era Messi.
Dalam skuad yang diisi Pedri, Gavi, Raphinha, dan Jules Kounde, Yamal tampil sebagai pemimpin lini serang. Hansi Flick pun mempercayainya sebagai poros utama permainan.
Sementara Dembele bersinar di Paris, Yamal menunjukkan konsistensi luar biasa di tengah proses transisi besar di Barcelona. Faktor ini membuatnya semakin istimewa.
Generasi Baru Sepak Bola Dunia

Jika trofi Ballon d’Or 2025 jatuh ke tangan Yamal, itu akan jadi penanda era baru. Ia sudah terbukti mampu memimpin tim di panggung tertinggi.
Kematangan mental, kreativitas, dan keterampilan individunya menjadikannya sosok langka. Yamal bisa dianggap penerus estafet setelah masa kejayaan Messi dan Ronaldo.
Namun, bahkan jika gagal tahun ini, masa depannya sudah jelas. Ia diprediksi akan menjadi kandidat utama Ballon d’Or untuk tahun-tahun mendatang.
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Waduh! Chelsea Siap Jual Rugi Alejandro Garnacho di Musim Panas 2026
Liga Inggris 6 April 2026, 11:23
-
Diincar MU, RB Leipzig Pagari Sang Bintang dengan Kontrak Baru
Liga Inggris 6 April 2026, 10:50
LATEST UPDATE
-
Juventus Sempurna untuk Robert Lewandowski
Liga Italia 6 April 2026, 12:59
-
Nasib Arne Slot Dipertaruhkan di Laga Kontra PSG?
Liga Inggris 6 April 2026, 11:44
LATEST EDITORIAL
-
4 Kandidat Pengganti Pep Guardiola di Manchester City
Editorial 3 April 2026, 14:32
-
Italia Cari Pelatih Baru: 7 Kandidat Pengganti Gennaro Gattuso
Editorial 3 April 2026, 14:14
-
3 Bintang Manchester United yang Absen di Piala Dunia 2026
Editorial 2 April 2026, 10:41
-
Starting XI Pemain Termahal yang Absen di Piala Dunia 2026
Editorial 2 April 2026, 10:13
















