Mengapa Ronaldo Tampil Buruk Lawan Porto? Begini Analisis Fabio Capello
Yaumil Azis | 16 Maret 2021 05:00
Bola.net - Fabio Capello merupakan salah satu sosok yang kritis terhadap penampilan Cristiano Ronaldo saat Juventus menghadapi Porto dalam laga leg kedua babak 16 besar Liga Champions, Rabu (10/3/2021). Sekarang, ia mencoba menganalisis performanya.
Ronaldo menjadi bulan-bulanan kritik ketika Juventus telah dipastikan tersingkir dari ajang Liga Champions. Klub berjuluk Bianconeri tersebut tetap tersingkir kendati mampu meraih kemenangan dengan skor tipis 3-2.
Kemenangan tersebut membuat agregat skor jadi imbang 4-4. Namun, Juventus dinyatakan kalah karena Porto unggul dalam agresivitas gol tandang. Mereka mampu mencetak dua gol di Allianz Stadium dan kebobolan satu di Estadio do Dragao.
Begitu dinyatakan kalah, publik langsung menyasar Ronaldo sebagai kambing hitam. Terutama setelah tayangan ulang di mana pria asal Portugal itu tak berupaya menghalau tendangan bebas Sergio Oliveira yang jadi gol kedua Porto beredar luas.
Scroll ke bawah untuk membaca informasi selengkapnya.
Penyebab Ronaldo Tampil Buruk
Capello, dulunya pernah menukangi Juventus, adalah salah satu sosok yang paling kritis terhadap penampilan Ronaldo di laga tersebut. Sekarang ia mencoba menganalisis penyebab Ronaldo gagal tampil gemilang.
"Mengapa Ronaldo tampil begitu buruk saat melawan Porto? Mungkin dia merasakan sedikit tekanan yang muncul karena berhadapan dengan tim asal Portugal," kata Capello kepada Sky Sport Italia.
"Kemudian dia bermain melawan mantan rekan setimnya, Pepe, yang mengenalnya dengan cukup baik. Namun masalah utamanya adalah dia tidak mendapatkan pelayanan yang sepantasnya," lanjutnya.
Salah Siapa Ronaldo Tampil Buruk?
Siapa yang pantas disalahkan atas minimnya pelayanan yang didapatkan Ronaldo saat menghadapi Porto? Kata Capello, tanggung jawab tersebut seharusnya diberikan kepada para pemain yang mengisi sektor gelandang.
"Massimiliano Allegri memiliki komposisi gelandang yang berbeda saat dia mencapai final sebanyak dua kali. Masalah Juventus terletak pada sektor gelandang," pungkasnya.
Sebagai gambaran, Juventus memakai formasi 4-3-1-2 ketika bermain di laga final Liga Champions tahun 2015 lalu. Empat pemain yang mengisi sektor tengah adalah Paul Pogba, Claudio Marchisio, Arturo Vidal dan Andrea Pirlo.
Pada tahun 2017, Allegri menerapkan formasi 3-4-1-2 dengan komposisi duet gelandang Sami Khedira dan Miralem Pjanic. Ditambah Marchisio yang tampil sebagai pengganti di babak kedua.
Sementara itu, saat mengalahkan Porto, Pirlo menggunakan formasi 4-4-2 dengan duet Adrien Rabiot dan Arthur Melo di lini tengah. Gelandang lainnya, Weston McKennie, baru tampil pada babak kedua.
(Sky Sport Italia)
Baca Juga:
'Italia Harus Berterima Kasih ke Juventus karena Merekrut Cristiano Ronaldo'
Juventus Bekuk Cagliari, Giorgio Chiellini Sedikit Kecewa
Cristiano Ronaldo Cetak Hattrick, Bos Juventus: Dia Marah!
Cristiano Ronaldo Digosipkan Hengkang dari Juventus dan Menuju Real Madrid, Zidane: Bisa Jadi
Kontroversi Bikin Emosi, Presiden Cagliari Klaim Ronaldo Mestinya Dikartu Merah
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Link Streaming Juventus vs AC Milan 7 September 2026
Liga Italia 6 September 2026, 23:45
-
Federico Dimarco Diragukan Tampil saat Inter Milan Hadapi Real Madrid
Liga Champions 6 September 2026, 19:14
-
Tantang Juventus, Ruben Amorim Indikasikan Rekrutan Baru AC Milan Bisa Debut
Liga Italia 6 September 2026, 14:02
-
Juventus Tim Kuat, Tapi AC Milan Siap Bawa Pulang 3 Poin dari Turin!
Liga Italia 6 September 2026, 13:52
LATEST UPDATE
-
Barcelona Kian Kokoh di Puncak Klasemen, Hansi Flick: Bodo Amat!
Liga Spanyol 7 September 2026, 11:03
-
Kalah dari Arsenal, Xabi Alonso Soroti Rapuhnya Pertahanan Chelsea
Liga Inggris 7 September 2026, 10:37
-
Bukan Main Jelek, MU Gak Hoki Aja Gagal Menang Lawan Everton!
Liga Inggris 7 September 2026, 09:47
-
Wow! Baru Tiga Laga, Fiorentina Pecat Pelatih Kepala Mereka
Liga Italia 7 September 2026, 09:08
-
Rapor Pemain AC Milan Saat Ditahan Imbang Juventus: Cisse Brillian, De Winter Solid!
Liga Italia 7 September 2026, 08:30
-
Comeback di Menit Akhir, Luciano Spalletti Acungi Jempol Perjuangan Juventus
Liga Italia 7 September 2026, 08:00
-
Rapor Pemain Chelsea Usai Kalah dari Arsenal: Rogers Menjanjikan, Palmer Tenggelam!
Liga Inggris 7 September 2026, 07:45
-
Pengakuan Jujur Ruben Amorim: AC Milan Tidak Layak Menang Lawan Juventus!
Liga Italia 7 September 2026, 07:30
-
Rapor Pemain Arsenal usai Comeback Lawan Chelsea: Saka Mematikan, Odegaard Pembeda!
Liga Inggris 7 September 2026, 07:15
-
Cetak Gol Tapi MU Gagal Menang, Perasaan Benjamin Sesko Campur Aduk
Liga Inggris 7 September 2026, 07:00
-
Barcelona Hancurkan Valencia, Hansi Flick Full Senyum!
Liga Spanyol 7 September 2026, 06:30
-
Kena Comeback Arsenal, Xabi Alonso Akui Chelsea Sempat Lengah
Liga Inggris 7 September 2026, 05:45
-
Bekuk Chelsea, Mikel Arteta Sanjung Mental Juara Arsenal
Liga Inggris 7 September 2026, 05:15
-
Man of the Match Juventus vs AC Milan: Francisco Conceicao
Liga Italia 7 September 2026, 04:34
LATEST EDITORIAL
-
Robert Sanchez Blunder Lagi, 5 Kiper Ini Bisa Jadi Solusi Chelsea
Editorial 27 Agustus 2026, 14:00
-
5 Pemain Manchester United yang Pernah Memakai Nomor 20 Sebelum Carlos Baleba
Editorial 26 Agustus 2026, 12:06
-
4 Klub yang Bisa Jadi Pelabuhan Nicolas Jackson, Aston Villa Paling Berpeluang?
Editorial 25 Agustus 2026, 11:33
-
5 Alternatif Bek Kiri Manchester United jika Gagal Mendapatkan Lewis Hall
Editorial 12 Agustus 2026, 12:51


