Mental Baja dan Strategi Cerdas: Senjata Club Brugge Tundukkan Atalanta
Gia Yuda Pradana | 19 Februari 2025 10:01
Bola.net - Club Brugge menunjukkan performa gemilang saat menaklukkan Atalanta 3-1 di Gewiss Stadium pada leg kedua play-off fase gugur Liga Champions 2024/2025. Hanya butuh tiga menit bagi Chemsdine Talbi untuk membuka keunggulan, memberi sinyal bahwa tim tamu datang dengan misi besar.
Dominasi mereka berlanjut dengan gol kedua Talbi pada menit ke-27, yang semakin melemahkan mental Atalanta. Ferran Jutgla kemudian menambah penderitaan tuan rumah dengan gol di masa tambahan waktu babak pertama. Brugge unggul 3-0 sebelum turun minum.
pelatih Club Brugge, Nicky Hayen, menegaskan bahwa timnya bermain dengan kedewasaan, kepercayaan diri, dan keberanian. "Kami menunjukkan mentalitas kuat dalam dua laga. Kami memanfaatkan ruang di belakang pertahanan mereka dengan sangat baik," ujar Hayen kepada TNT Sports.
Strategi Cerdas dan Efektivitas Serangan
Kunci keberhasilan Brugge terletak pada pemanfaatan celah di lini belakang Atalanta. Sejak awal, mereka fokus mengeksploitasi ruang kosong dan membangun serangan dengan cepat. Para penyerang Brugge bergerak dinamis, menciptakan peluang berbahaya di kotak penalti lawan.
Gol-gol mereka lahir dari pergerakan tanpa bola yang efektif serta penyelesaian akhir yang optimal. Talbi dan Jutgla menjadi eksekutor utama dari skema serangan yang dirancang dengan baik. Hayen mengungkapkan bahwa strategi ini telah dipersiapkan matang sejak leg pertama.
"Kami tahu bahwa ada ruang di pertahanan mereka dan kami memanfaatkannya. Striker kami berlari ke sana dan mencetak tiga gol," tambah Hayen. Performa ini membuktikan Brugge tidak hanya bertahan, tetapi juga menyerang dengan efektif.
Ketahanan Mental di Babak Kedua
Atalanta berusaha bangkit di babak kedua dan langsung mencetak gol melalui Ademola Lookman di menit ke-46. Mereka terus menekan, mencoba membalikkan keadaan dengan serangan bertubi-tubi. Namun, Brugge tetap tenang dan mampu mengatasi tekanan dengan disiplin tinggi.
Momen krusial terjadi ketika Atalanta mendapat hadiah penalti, tetapi kiper Simon Mignolet berhasil menggagalkan eksekusi tersebut. Penyelamatan ini menjadi titik balik yang menjaga keunggulan Brugge tetap aman hingga akhir laga.
"Kami tahu di babak kedua mereka akan bermain habis-habisan. Kami harus bertahan dalam beberapa momen sulit, terutama penalti yang Simon selamatkan," ujar Hayen. Ketangguhan mental ini membawa Brugge melangkah ke babak 16 besar dengan agregat meyakinkan 5-2.
Keberanian Menuju Babak 16 Besar
Kemenangan ini bukan hanya soal skor, tetapi juga cerminan mentalitas Brugge yang tak gentar menghadapi tim kuat seperti Atalanta. Mereka bermain dengan keberanian, disiplin, dan efektivitas tinggi, dua kali menaklukkan lawan yang lebih diunggulkan.
Lolosnya Brugge ke babak 16 besar menjadi bukti bahwa mereka bukan sekadar tim kejutan, tetapi kekuatan nyata di Liga Champions. Dengan strategi matang dan mental baja, Brugge siap menghadapi tantangan berikutnya, di mana mereka akan melawan salah satu dari Lille atau Aston Villa.
Atalanta tersingkir, sementara Club Brugge melangkah dengan penuh percaya diri. Perjalanan mereka di kompetisi elite Eropa belum selesai, dan kemenangan ini adalah pesan kuat bahwa mereka siap bersaing dengan tim-tim terbaik.
Baca Artikel-artikel Menarik Lainnya:
- Jatuhnya Atalanta: Babak Pertama yang Mematikan, Sejarah Baru di Tanah Italia
- Ardon Jashari: Mesin Penggerak Club Brugge yang Menenggelamkan Atalanta
- Prediksi Borussia Dortmund vs Sporting Lisbon 20 Februari 2025
- Prediksi PSG vs Brest 20 Februari 2025
- Prediksi Real Madrid vs Manchester City 20 Februari 2025
- Prediksi PSV Eindhoven vs Juventus 20 Februari 2025
- Prediksi Aston Villa vs Liverpool 20 Februari 2025
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Batang Hidung Jose Mourinho Tak Terlihat di Bernabeu, Ternyata Sembunyi di Sini!
Liga Champions 26 Februari 2026, 17:17
-
Real Madrid Mungkin Ketemu Man City Lagi? Arbeloa Hanya Bisa Lega!
Liga Champions 26 Februari 2026, 16:45
-
Wajah Memalukan Serie A di Liga Champions: Hanya Atalanta yang Lolos 16 Besar
Liga Champions 26 Februari 2026, 16:15
-
No Mbappe No Worry! Ada Vinicius yang Siap Selamatkan Real Madrid!
Liga Champions 26 Februari 2026, 11:15
LATEST UPDATE
-
Ole Romeny Masih Mencari Gol Pertama di Oxford United Jelang Agenda Timnas Indonesia
Tim Nasional 27 Februari 2026, 01:12
-
Update Timnas Indonesia: 6 Pilar Absen di FIFA Series, Skuad Garuda Harus Putar Otak
Tim Nasional 27 Februari 2026, 00:43
-
Prediksi BRI Super League: PSBS Biak vs PSIM 27 Februari 2026
Bola Indonesia 26 Februari 2026, 23:28
-
Hasil Persita vs Dewa United: Tren Positif Tim Tamu Terus Berlanjut
Bola Indonesia 26 Februari 2026, 22:52
-
BRI Super League: Donny Warmerdam Mulai Menemukan Diri di PSIM Yogyakarta
Bola Indonesia 26 Februari 2026, 22:21
-
Krisis Cedera yang Menggerogoti Liverpool: Tumbangnya Pemain-Pemain Kunci
Liga Inggris 26 Februari 2026, 21:59
-
PSG Susah Payah ke 16 Besar Liga Champions: Magis Sudah Habis?
Liga Champions 26 Februari 2026, 21:28
-
Real Madrid Tindak Tegas Suporter yang Lakukan Salam Nazi Saat Lawan Benfica
Liga Champions 26 Februari 2026, 21:18
-
2 Calon Lawan Menanti Real Madrid di 16 Besar Liga Champions
Liga Champions 26 Februari 2026, 21:06
-
Jalan Terjal Chelsea Menuju Liga Champions: Rentetan Laga Berat yang Jadi Ancaman
Liga Inggris 26 Februari 2026, 21:01
LATEST EDITORIAL
-
10 Kiper Terhebat dalam Sejarah Premier League Menurut Jamie Carragher
Editorial 25 Februari 2026, 16:24
-
5 Klub MLS yang Paling Mungkin Mendatangkan Casemiro
Editorial 25 Februari 2026, 14:47
-
6 Pemain Arsenal yang Kontraknya Habis pada 2027, Siapa Bertahan dan Siapa Dijual?
Editorial 24 Februari 2026, 14:21
-
4 Rekrutan Gratis Manchester United, Adakah yang Benar-Benar Sukses?
Editorial 24 Februari 2026, 13:58






